/   |  _     \ |        | |
                    _o_\_,_;_(_  ,o _\;__,_,_,_; :
                   (    ..      (



> -----Original Message-----
> From: Ibnu Mintarsyah E. H. 
> Sent: Sunday, September 23, 2001 8:46 AM
> To:   [EMAIL PROTECTED]
> Subject:      [jamaah23] Anekdot Dua Raksasa
> 
> > Anekdot dua Raksasa
> >  
> > Beruang Merah sudah menggali liang kuburnya 
> > Di Afghan, Chechnya, Deghistan.....
> > Dengan sisa tenaga si tua renta
> > Terkubur dengan kehinaannya
> > Berselimutkan kain lusuh keserakahan.....
> >     Paman Sam senyum kecut memandang
> >     Seterunya dahulu dalam perang dingin
> >     Sekarang kawan yang mengharap belas kasihan
> >     Bergandeng tangan menghadapi Quran dan Pedang
> > Paman Sam pernah berucap "Salah kamu dalam bertindak"
> > "Mengapa kamu membangunkan singa-singa Afghan.???" 
> > "Mereka jangan di ganggu"
> > "Bukan Afghannya yang berbahaya"
> > "Bukan Arabnya yang kita takut"
> > "Bukan bangsanya yang mengancam, bukan-bukan itu semua!!!"
> >     "Beruang dungu coba camkan!!!"
> >     "Kalimat mereka satu"
> >     "Qur'an mereka satu"
> >     "Mati bagi mereka hidup!!!"
> >     "Qiblat mereka sama"
> >     "Ini yang membuat kami lari dari MORO"
> > Paman Sam berbisik licik
> > "SSSST jangan sampai mereka tahu"
> > "Bangun Negri mereka lihat kerja kami di Saudi!!!"
> > "Makmurkan rakyatnya lihat hasilnya Kuwait !!!"
> > "Banyakkan hutangnya lihat jadinya Indonesia!!!"
> > "Manjakan pemimpinnya lihat Brunai!!!"
> > "Sibukkan dengan negara tetangganya lihat hancurnya Palestina!!!"
> > "Hidupkan kebangsaannya lihat contohnya Malaysia!!!"
> > "Pakai tangan-tangan PBB, lihat Bosnia, Kosova, Albania!!!"
> > "SSSST Masih banyak kerja kami ...Timor-Timur,Ambon dll"
> >     Beruang Merah hanya termanggu-manggu bodoh
> >     Dan senyum ragu ???
> >     Dia tahu Paman Sam untuk seperti itu, harus berhutang 10.2 triliyun
> > dlm 2020
> >     Dengan hasil yang masih tanda tanya besar???
> >     Selama di tangan umat Islam Qur'an,Sunnah dan Pedang..???????
> > Teori tinggal teori,
> > Paman Sam tak sabar lagi
> > Sekian banyak dolar mengalir,
> > untuk membeli para munafik.
> >    Berpuluh-puluh film sudah dibuat,
> >    untuk mencuci otak dunia,
> >    Bahwa Islam adalah bahaya,
> >    penghambat penguasa adidaya.
> > Paman Sam tak puas hati,
> > Ternyata film tak nampak jitu,
> > Kejadian nyata lebih berarti,
> > Untuk menipu mereka yang tak punya hati.
> >    Tragedi mulai meraja lela
> >    melanda kemana-mana
> >    Dari Bosnia, Kosova dan Somalia,
> >    Sudan dan Irak tak luput juga.
> > Paman Sam terlanjur bangga,
> > Dan sudah seperti dewa dunia.
> > Disanjung oleh negara boneka
> > dipuja dan dihormati penguasa lemah.
> >    Kebohongan adalah ajarannya,
> >    yang disebarkan dengan media,
> >    dari Cinema, TV, dan majalah,
> >    tak luput juga internet dan website.
> > Paman Sam memang tak sendiri,
> > bergandeng tangan dengan Zionis
> > Membuat drama dimana-mana 
> > untuk memukul Islam dan ummatnya.
> >    Segala tragedi di dunia,
> >    dikaitkan dengan para Mujahid.
> >    Terutama Usamah tokoh yang gagah,
> >    yang berjuang dengan nyawa dan harta.
> > Paman Sam sudah gelap mata,
> > Bagai mana menjeratnya.
> > Kasus Pecah kapal di Yaman, dan
> > peledakan dimana-mana, belum juga dapat menangkapnya.
> >    Paman Sam tak tanggung-tanggung.
> >    Buat diluar kurang berkesan,
> >    tak ada tanggapan dari dunia
> >    bahkan Taliban tetap mempertahankan.
> > WTC yang jadi korban,
> > gedung tua yang tak punya dosa,
> > walau penghuninya kebanyakan syaitan,
> > dari situ dolar diatur.
> >    WTC hancur memanglah rugi,
> >    tapi keuntungannya tidak terkira,
> >    untuk menangkap yang dicarinya,
> >    dan menghajar yang melindungi.
> > Paman Sam terangkat lagi,
> > sebagai adidaya yang mengharap iba,
> > mengemis dengan bersandiwara
> > minta bantuan kemana-mana.
> >    Duniapun tau siapa sebenar pelakunya
> >    tapi tak dapat bersuara,
> >    Karena media mereka punya,
> >    segelintir saja yang dapat berkata.
> > Dahsyat memang runtuhnya WTC,
> > menyayat hati melihat korbannya.
> > Ditambah lagi dengan drama,
> > dan banjir air mata sanak keluarga.
> >    Lebih dahsyat akibatnya,
> >    Ummat Islam USA menjadi korban drama.
> >    Australia tak luput juga,
> >    seperti nenek-nenek latah.
> > Rakyatnya banyak yang terbius
> > bencikan Islam dan ummatnya.
> > merusak masjid dan menodainya,
> > sebagai pelampiasan dendam drama.
> >    Zionis juga ambil keuntungan,
> >    membantai palestine kian menggila,
> >    tak ada media yang ambil peduli
> >    Karena TV sedang menangis.
> > Paman Sam terasa banngga,
> > bahwa dunia di fihaknya,
> > kecuali negara yang punya Izzah,
> > seperti Taliban dan lainnya.
> >    Lengkaplah sudah sandiwara,
> >    Untuk hancurkan Islam dan Ummatnya,
> >    Usamah hanya batu loncatan,
> >    untuk melangkah yang lebih jauh.
> > Paman Sam panggul senjata,
> > tanpa hiraukan nasehat si beruang merah
> > Yang babak belur di medan laga,
> > meghadap mujahid yang tak kenal nyerah.
> >   Paman Sam memang bukan seperti beruang merah,
> >   yang menyerang lawan dari dadanya.
> >   Dan mundur teratur ketika kalah
> >   juga mengakui kegagahan lawannya.
> > Paman sam yakin dengan sikapnya,
> > hingga menolak keputusan Taliban,
> > untuk mengeluarkan si Pahlawan,
> > mencari tempat pengembaraan.
> >   Paman Sam mau Usamah diserahkan,
> >   seperti penjahat yang kalah perang,
> >   Padahal perang belum lagi dimulai,
> >   patutkah nyerah sebelum perang???.
> > Dunia Islam mulai bersuara,
> > Ulama fatwa dimana-mana
> > bahwa jihad lawan Paman Sam wajib adanya
> > bila berani melangkah ke Afghanistan.
> >    Paman Sam masih beretorika,
> >    terutama Bush yang gila hero,
> >    cari simpati yang sudah rapuh
> >    dengan menuduh mujahid dengan teroris.
> > Berkali-kali Bush berucap,
> > ini saatnya kita bersatu,
> > untuk menggempur terorist,
> > yang dimaksud adalah mujahid.
> >    Red Army dari jepang, IRA,
> >    Serbia, Libiya, dan lainnya 
> >    sudah terhapus dikamus Paman Sam
> >    Pada abjad Teroris = ISlam, Mujahid, 
> > Seorang jendral beruang merah,
> > yang telah berkecimpung dimedan laga
> > memberi nasehat pada Pada Paman Sam
> > bahwa afghan 10 kali vietnam:)
> >    Berpuluh-puluh pengamat politik dan perang
> >    juga menyatakan yang sama,
> >    janganlah perang melawan afghan,
> >    bisa terperangkap kuburan masal.
> > Memang benar adanya,
> > Afghanistan berat dan keras,
> > tanahnya masih mengubur ranjau
> > yang rata di 27 wilayah dari 29 wilayah.
> >    10 juta ranjau lebih,
> >    silahkan bersihkan wahai pahlawan Paman Sam,
> >    jangan sedih dan jangan berduka
> >    kalau balik ke istri tak punya kaki:)
> > Drama ini bisa terbukti, 
> > bangkitkan Muslim yang punya hati,
> > siap terpanggil untuk Ilahi,
> > karena mati sudalah pasti.
> >     Inilah yang harus di pahami,
> >     bahwa hal ini bukan urusan Taliban sendiri.
> >     Dimana kita mesti terpanggil,
> >     dan berbuat sebagai bukti.
> > Harta dan nyawa,
> > tenaga dan fikiran,
> > tulisan dan ucapan,
> > waktu dan kesempatan .....
> >     untuk menyambut jihad suci
> >     yang bukan penentu dan penunda mati,
> >     melainkan bukti benarnya Iman
> >     untuk hidup menjadi aman.
> > Kalau setiap kita berkata hatinya:
> >             Hidupku matiku hanyalah untuk Ilahi
> >             yang telah memberikan karunia ini
> >             Hidupku matiku, amalku ibadahku
> >             da'wahku, jihadku untuk Nya....
> > Pohon Iman yang dulu lebat menghijau.
> > kini layu kering berguguran
> > Api jihad yang dulu merah membara ..
> > kini padam dibuai dunia...
> >             Mungkinkah kan ...marak lagi... dan membara...
> > Pohon Iman yang dulu lebat menghijau...
> > kini layu kering berguguran,
> > Api jihad yang dulu merah mebara...
> > kini padam dibuai dunia....
> >            Mungkinkah ka... marak lagi ...dan membara....
> >  
> >      
> >     Allahumma unsur ikhwanana almujaahidina fie kulli makaaan, Allhumma
> > aanshiril muslimiina
> > wal mushtadh afiina fie kulli makaaaan, Allhummanhsurhum 'alaa
> 'adaaihim,
> > wahaqiq limujahidiina 
> > aamaalahum, wamakkin hum fie tathbiiqi syareeatuka fie ardhi
> > bilaadihim.wastabbithum wawahhid 
> > sufufahum, wa allif qulubahum yaaa robbal alamiin.
> >  
> > Ya Allah tolonglah saudara2 kami mujahidin di mana saja, ya Allah
> > tolonglah muslimin dan orang2
> > lemah dimana saja, ya Allah tolonglah mereka dalam menghadapi musuh2
> > mereka, dan realisirlah 
> > cita-cita mujahidin, dan mantabkan mereka dalam menerapkan syareat Mu di
> > negri-negri mereka..
> > dan mantabkanlah mereka, dan satukan barisan mereka, dan satukanlah
> > hati-hati mereka ya robba
> > alamiin
> > 
> > 
> 
> ------------------------ Yahoo! Groups Sponsor ---------------------~-->
> Get your FREE credit report with a FREE CreditCheck
> Monitoring Service trial
> http://us.click.yahoo.com/MDsVHB/bQ8CAA/ySSFAA/IYOolB/TM
> ---------------------------------------------------------------------~->
> 
> 
> "Menjalin silaturrohmi menuju jalan Ilahi".
>  
> 
> Your use of Yahoo! Groups is subject to http://docs.yahoo.com/info/terms/ 
> 

Silakan kunjungi website 'moderator' :-)
di http://abuharits.cjb.net

Kirim email ke