Terima kasih banyak Pak Aditya atas sambutannya. Saya pun juga sudah bergabung di IRPS. Tetapi mohon maaf kalau nanti masih banyak belajarnya dulu nih, seperti kami sampaikan terdahulu...
 
Kami dari warga Minang/Sumbar pecinta kereta api yang diwakili melalui MPKAS ini merasa sangat salut dan berterima kasih atas keprihatinan, ide, niat baik, spirit dan motivasi yang sangat luar biasa dari rekan-rekan thd nasib kereta api di Sumbar. Kami pun juga telah menggulirkan rencana rekan-rekan ini di bbrp milis-milis utama Minang. Dan alhamdulillah, sambutan yang kami dapat pun juga sangat luar biasa diluar perkiraan kami.
 
PHRI Bukittinggi ingin ikut terlibat menyambut kunjungan ini. Hotel Nikita menawarkan Hotel dg discount 35% dr harga normal dan sewa bus dg harga sangat khusus.
 
Pagi ini kami dapat konfirmasi dari Anai Golf & Resort bahwa mereka menawarkan untuk menginap gratis di cottage-cottage Anai Resort sampai dg kapasitas 80 orang, pemakaian ruangan meeting dg kapasitas 120 orang, menyediakan makan malam dan sarapan pagi, main golf gratis, dan termasuk gratis mandi di pemandian Taman Tirta Alami yg sangat jernih airnya dr sumber mata air pegunungan di area situ juga.
 
Rekan-rekan2 fotografer dan bbrp foto model dari Padang jg ingin ikut bergabung nanti. Mudah-mudahan redaktur dan pengarah gaya dari sebuah majalah nasional juga bisa ikutan bantu nanti buat sesi potret memotret bagi yang hobby fotografi.
 
Pak Wali Kota Sawah Lunto pun rasanya juga tidak akan tinggal diam begitu saja dengan rencana kedatangan ini.
 
Ada yang minta agar diadakan juga silaturrahmi dengan main bola kaki bersama... Nah lo...?
 
Pak Aditya, kalau saya boleh saran (draft aja dl nih) jika hanya utk 2 malam, agendanya lebih baik sbb:
 
- Sampai di Bandara International Minangkabau, Padang sebaiknya sore sebelum jam 6. Krn antara jam 5.30 - 6.30 sore biasanya sepanjang Pantai Sumbar, sering terjadi "Fire Sky Sunset" yg luar biasa cantiknya. Salah satu contoh:
 
- Malam pertama menginap di Padang. Mudah-mudahan juga ada nanti yg akan kasih penawaran dg discount khusus utk Hotel. Kita tungu deh, mudah-mudahan PHRI di Padang juga ada yg terketuk hatinya utk membantu. Tolong kasih range budgetnya.
- Stlh sarapan, kunjungan ke Balai Yasa Padang jam 8 pagi. Mudah2an Pak Kadivre bisa bantu, krn Sabtu tidak ada karyawan yg masuk kerja.
 
- Jam 9.30 berangkat menuju Padang Panjang. Krn KA Wisata ini jadwal khusus, bisa kita minta berhenti dilokasi2 tertentu utk pemotretan, termasuk disekitar Air Terjun Lembah Anai yang sangat indah pemandangannya.
 
- Jam 1 siang makan siang di Padang Panjang. Bagi yang berminat makan Sate Syukur di sumber aslinya, bisa kita atur nanti. Cuman sktr 1 Km dr Stasiun Padang Panjang. Didepan Sate Syukur ini juga ada obyek yg bisa dikunjungi yaitu Pusat Dokumentasi dan Informasi Kebudayaan Minangkabau (PDIKM) dan Perkampungan Minangkabau (jika waktu cukup).
 
Stlh dr Stasiun ini ada bbrp pilihan:
- Apakah langsung pulang ke Padang lg naik KA, nginap di Padang lagi, baru besok pagi ke Museum KA di Sawah Lunto.
- Atau mau mampir ke Bukittinggi naik Bus. Bukittinggi adalah Bandungnya Sumbar...! Sktr 19 Km dr Pdg Panjang, hanya 0,5 jam saja. Bagi yg blm pernah kesana, banyak obyek: Jam Gadang, Gedung Negara Bung Hatta, Ngarai Sianok, Benteng Fort de Kock, Kebun Binatang dan Nasi Kapau, plus oleh2 Keripik, dll. Kotanya turun naik agak2 kayak di San Franscisco gitulah, tp jauh lbh kecil aja... Fire Sky Sunset jg fenomena hampir tiap hari terjadi diatas Ngarai Sianok ini sktr jam 6 sore.
 
- Sabtu malam saya sarankan menginap di daerah Anai yg sejuk, sudah disediakan gratis lagi, termasuk makan malam dan sarapan pagi. Sehingga malam minggu tsb kita bisa memusatkan acara disana sekalian "ramah tamah" dan saling tukar informasi. Mudah-mudahan kalau ada yg nyumbang acara kesenian malam itu skln promosi wisata, akan lebih bagus lagi kali ya... Kita tunggu aja... KA Wisata biar kembali ke Padang kosong, atau tergantung KAI.
 
- Pagi jam 7.30, meninggalkan Anai Resort menuju Museum KA di Sawah Lunto, naik Bus. Perjalanan dari sini akan sangat menarik. Naik kembali ke Padang Panjang (Anai ke Pdg Panjang hanya sktr 6-7 Km), lalu akan menyusuri sepanjang pinggiran Dana Singkarak sepanjang kira2 15 Km, paralel dg Rel KA. Jd skln peninjauan thd kondisi Rel kereta.
Padang Panjang - Solok 54 Km, Solok - Swh Lunto 32 Km.
 
-Pulangnya nanti Sawah Lunto - Solok - Padang melalui Sitinjau Laut sktr 105 Km. Kira2 2,5 jam. Ini penting utk mengatur waktu keberangkatan yg kembali ke Jkt minggu sore atau malam pswt jam 7.
 
Untuk peta jarak (Peta Mudik Lebaran), silahkan liat dan download di www.west-sumatra.com melalui menu Download. Walaupun belum lengkap bgt, ttp foto2 daerah dan obyek2 yang akan dilalui, sbgn bisa dilihat di situs tsb. Coba aja Search...
 
Ok sekian dulu. Mohon maaf kalau saran saya ajukan belum memenuhi rencana dan obyektif rekan2. Itu berdasarkan info yang baru saya dapat sejauh ini. Semoga berkenan dan terjalin kerja sama yang baik. Terima kasih.
 
Salam,
Nofrins
 

aditya dwi laksana <[EMAIL PROTECTED]> wrote:
Selamat datang dan selamat bergabung di milist keretapi, Pak Nofrins. Salam kenal dan salam hangat juga dari saya, Aditya Dwi Laksana, anggota dan salah satu pengelola kesekretariatan IRPS.
 
Sungguh suatu kabar yang menggembirakan bahwa di Sumatra Barat telah terbentuk komunitas yang peduli dengan eksistensi perkeretaapian di Sumatra Barat yang beberapa lama ini telah berada dalam kondisi yang cukup memprihatinkan. Kami sangat berharap dengan dukungan dari MPKAS, perkeretaapian di Sumatra Barat dapat bangkit dan berjaya kembali.
 
Pada akhir Januari 2006 yang lalu saya berkunjung ke wilayah Divisi Regional II Sumbar, dan saya melihat suatu potensi besar dari aspek kepariwisataan yang bisa digarap oleh jajaran perkeretaapian di Sumbar untuk memperdengarkan kembali "dengusan" tarikan lokomotif di sana. Harapan saya akan terdengarnya kembali gesekan roda2 di rel bergerigi akhirnya terjawab manakala bulan Agustus yang lalu saya memperoleh kabar dari pimpinan PTKA Divre II bahwa KA Wisata Lembah Anai telah dapat dioperasikan!!
 
Berawal dari informasi tersebut, maka teman-teman pecinta kereta api yang dikoordinir oleh IRPS merencanakan untuk melakukan kunjungan di wilayah Divre II Sumbar pada awal bulan Desember nanti. Kunjungan tersebut direncanakan akan mencakup silaturahmi dengan pimpinan Divre II Sumbar dan juga dengan MPKAS, serta kunjungan ke Balai Yasa Padang dan Museum Sawahlunto dan yang paling dinanti-nantikan adalah mencoba Kereta Wisata Lembah Anai dan Kereta Wisata Pantai Pariaman!
 
Tentunya kami sangat mengharapkan bantuan dari teman-teman MPKAS dalam kunjungan kami di Sumbar. Kami akan menginformasikan kembali bila sekiranya rencana tersebut telah cukup matang.
 
Atas nama Pengurus IRPS, saya mengharapkan dapat terwujud jalinan kerjasama yang baik serta saling mendukung antara IRPS dan MPKAS dalam upaya melestarikan aset perkeretaapian Indonesia. Dan alangkah berbahagianya, bila teman2 MPKAS juga bersedia untuk bergabung di IRPS atau sebaliknya, teman2 IRPS bergabung dengan MPKAS.
 
terima kasih dan salam,
 
aditya dwi laksana
 


Yulnofrins Napilus <[EMAIL PROTECTED]com> wrote:
Yth. Rekan-rekan Milis Keretapi,
 
Sebagai anggota baru, pertama izinkan saya memperkenalkan diri. Nama saya Nofrins, Anggota dan Sekjen dari MASYARAKAT PEDULI KERETA API SUMBAR (MPKAS) yang baru terbentuk 6 September 2006 lalu. Kelompok independen ini terbentuk dari keprihatinan para perantau Minangkabau thd dunia kereta api di Sumbar. Kereta Api yang pernah berjaya ini, sekarang sedang "sekarat"....
.



Do you Yahoo!?
Get on board. You're invited to try the new Yahoo! Mail. __._,_.___

Mari basamo awak maju mampatahankan mak Itam, tarutamo keselamatan asetno di Sumatra Barat.




SPONSORED LINKS
Confederate railroad Model railroad train

Your email settings: Individual Email|Traditional
Change settings via the Web (Yahoo! ID required)
Change settings via email: Switch delivery to Daily Digest | Switch to Fully Featured
Visit Your Group | Yahoo! Groups Terms of Use | Unsubscribe

__,_._,___