Berita yang satu ini belum sempat dimuat di tabloid manapun termasuk
Bulletin Sinetron maupun Cek & Ricuh:
Heboh, bintang sinetron dan model iklan seksi Pasrah Ashari hamil tanpa
ketahuan dengan pasti siapa ayah biologis dari bayi yang dikandungnya.
Hingga bayinya lahir dan tumbuh agak besar sampai bisa merangkak, masih
belum jelas dari benih siapa jabang bayi itu berasal. Pasrah Ashari pun
tidak tahu pasti dari hubungan dengan lelaki yang mana dirinya hamil.
Yang jelas, saat ini ada dua lelaki yang sama-sama ngotot mengaku sebagai
penanam benih dan ayah kandung si bayi tersebut.
Lelaki pertama adalah Pedro Keraskepalo seorang fotomodel dan pengusaha
berwajah indo, sedangkan lelaki kedua adalah Jaime Horas seorang pemain
bola impor yang dikontrak main di PSMS Medan. Karena si bayi masih kecil
dan wajahnya masih berubah-ubah, sampai saat ini belum dapat terlihat
jelas si bayi ini mirip lelaki yang mana. Sebetulnya ada ide untuk
melakukan test DNA di laboratorium, namun niat itu diurungkan karena
keluarga khawatir berita kurang enak ini akan tersebar di media massa.
Pikir punya pikir, akhirnya ayah Pasrah Ashari dapat ide yahud.
"Begini saja," ucap orang tua ini memulai dengan gayanya yang dibikin
bijaksana, "kita semua 'kan tahu kalau minat seorang anak itu tidak akan
jauh beda dengan minat dan kebiasaan bapaknya." Segenap keluarga besar
yang hadir mulai manggut-manggut.
"Karenanya, kita siapkan saja dua buah benda yang sangat dekat dengan
dunia masing-masing lelaki yang mengaku ayah si bayi ini. Benda pertama
adalah kamera dan benda lainnya adalah bola kaki. Kita biarkan si bayi
ini di lantai dan saksikan benda apa yang dia dekati. Jika si bayi
memilih kamera, maka kamu Pedro Keraskepalo boleh menimang bayi itu
dan silakan memboyong anakku ke Port Tegal sana. Namun, jika bayi ini
lebih memilih bola, maka silakan kamu Jaime Horas angkat bayi ini dan
bawalah anakku terbang ke Prio de Jame Piro, kota asalmu di Bratsil
sana." Lagi-lagi semua yang hadir mengangguk-angguk tanda kagum dan
setuju atas kebijakan dan kecerdikan orang tua yang satu ini.
Maka, diletakkanlah sebuah kamera dan sebuah bola di lantai. Si bayi
dilepas dan dibiarkan merangkak sesuka hatinya. Setapak demi setapak,
si bayi merangkak mendekati kedua benda tadi. Pedro Keraskepalo dan
Jaime Horas pun dag-dig-dug menanti keputusan si jabang bayi. Begitu
sampai di dekat kedua benda tadi, si bayi ternyata ngeloyor begitu
saja dan tampak sama sekali tidak tertarik baik pada kamera maupun
bola.
Si bayi terus merangkak menuju ujung ruangan dan tiba-tiba dia
menghentikan langkahnya dan langsung memegang sesuatu yang tergeletak
di ujung ruangan itu. Seisi rumah pun penasaran dan segera mendekati
bayi itu. Kecuali Pasrah Ashari, semuanya kaget bukan kepalang karena
benda yang sangat menarik perhatian bayi itu adalah sebuah GUNTING
RUMPUT.
Melihat kenyataan ini, sebelum semaput ayah Pasrah Ashari pun memekik:
"WARSOOO?.!!!! AKU TAK SUDI KAU JADI MENANTUKU?!!!!!"

---
si uda 'ii' mo mancing



---------------------------------------------------------------------
Millis ini terselengara berkat dukungan PT. KreatifNet - The WebDesign Company
http://www.kreatif.com
To unsubscribe, e-mail: [EMAIL PROTECTED]
For additional commands, e-mail: [EMAIL PROTECTED]

Website mancing-l at http://www.MancingL.com  --> Fishing information, online chat, 
forum discusion, clasifiedads, etc  
MancingL Archive at http://www.mail-archive.com/[email protected]

** Save Bandwidth... potong berita yang tidak perlu **







Kirim email ke