Ini nich berita lengkapnya.....
Nomor 45/VI, 23 September 2000
PERNIKAHAN UNIK
Cita-cita Arjuna Madura
Pria belia itu menikahi empat istri. Pestanya berlangsung empat hari, dengan
menyembelih empat ekor sapi.
KEEMPAT gadis itu masih amat belia. Siti Rasma alias Trisma, Ani Risanti,
dan Martuha, masing-masing berusia 16 tahun. Mahmudah bahkan lebih muda dua
tahun. Tapi, mereka rela tinggal serumah, dan rukun-rukun saja sebagai istri
Syamsuddin, yang juga masih amat muda: 20 tahun.
Lebih dari itu, mereka sangat bangga bersuamikan putra kiai terkenal di
desanya, Genteng, Kecamatan Konang, Bangkalan, Madura. Desa terpencil itu
terselip di tengah hutan jati, sekitar 60 kilometer dari Pelabuhan Kamal,
Bangkalan.
Resepsi pernikahan dirayakan dengan pesta empat hari empat malam, 21-24
Agustus lalu. Dalam busana pengantin adat Madura, Syamsuddin, yang biasa
dipanggil "Lora Syam", diapit keempat mempelai wanitanya. Sekitar 1.000
pengunjung tumplek-blek menyaksikan perhelatan menarik itu.
Hari pertama pesta diisi pertunjukan sandur, tayuban khas Madura. Sejak
pagi, para penari -yang disebut ledhek- tak kenal lelah meliukkan tubuhnya.
Tua-muda turut berjingkrak mengikuti alunan gamelan hingga menjelang subuh.
Hari kedua dimeriahkan orkes dangdut dari Bangkalan, juga nonstop hingga
lewat tengah malam.
Layar tancap digelar pada malam ketiga. Penonton tumpah ruah, duduk lesehan
di halaman rumah Syamsuddin, yang hampir seluas lapangan bola. Tapi, pada
malam keempat, para pengunjung lebih banyak dari kalangan bapak-ibu. Resepsi
penutup itu diisi pengajian semalam suntuk. Para ustad berdakwah, antara
lain, seputar hidup berumah tangga.
Usai pesta, Hajah Supiyah, 55 tahun, merasa lega. "Alhamdulillah, berjalan
lancar," kata ibunda Syamsuddin itu. Istri Kiai Haji Achmad Djazuli
(almarhum) itu mengaku menghabiskan dana Rp 50 juta. Untuk menjamu tamunya
selama empat hari itu, ia menyembelih empat ekor sapi, masing-masing seharga
Rp 2,5 juta.
Kini, Bu Hajah berencana merombak rumahnya, menambah ruang untuk dua
mempelai wanita yang belum kebagian kamar. "Baru dua mempelai yang sudah
dapat kamar," kata ibu lima anak itu. Syamsuddin adalah anak keduanya.
Baginya, perkawinan ini biasa saja.
Harap maklum, ia sendiri adalah yang termuda dari 27 istri Kiai Achmad
Djazuli, ayahanda Syamsuddin, dan pernah tinggal serumah dengan istri-istri
lain sang kiai. Sebelum wafat, lima tahun lalu, Kiai Djazuli memimpin pondok
pesantren di Desa Tlokoh, Kecamatan Dupok.
Jadi menantu kiai beken dianggap keempat mempelai tadi sebagai menaikkan
derajat. "Saya bahagia," kata Mahmudah, istri Syamsuddin yang dinikahi
paling akhir. Padahal, sebagai istri termuda, fasilitasnya tak lengkap.
Hingga kini, misalnya, ia belum punya kamar sendiri.
Bersama Martuha, yang sama-sama belum dapat kamar, Mahmudah rela tidur di
ruang tengah, di depan pesawat televisi. Hanya beberapa jam ia diizinkan
menggunakan kamar-kamar "sejawatnya", ketika Syamsuddin hendak melengkapkan
pergaulan.
Pengutamaan dinikmati oleh Trisma, istri tertua. Selain kamarnya paling
besar, ia juga mengaku mendapat nafkah bagus. "Kalau Kakak punya Rp 40.000,
setengahnya diberikan kepada saya," katanya. "Untuk istri kedua Rp 10.000,
sisanya dibagikan kepada Martuha dan Mahmudah."
Syamsuddin, yang dipanggil "kakak" oleh para istrinya, memang tak sekaligus
menikahi mereka. Kisah Arjuna Madura ini mirip petualangan cinta. "Punya
istri banyak adalah cita-cita saya," katanya kepada Gatra. Ketika duduk di
sekolah dasar (SD), katanya, ia sering bilang kepada teman-temannya kelak
akan menikahi banyak perempuan.
Ia terinspirasi oleh sosok ayahnya yang beristri banyak, dan karismatis.
Mulai terwujud pada 1997, ketika usianya 17 tahun, dan baru dua tahun lulus
sekolah menengah pertama (SMP). Ia menikahi Siti Rohmah, warga Tlokoh,
tetangga desanya. Ketika itu, Syamsuddin sedang mondok di Pesantren Lan
Bulan, Tambelangan, Sampang. Rohmah, yang cuma tamat SD, baru berumur 14
tahun.
Selang setahun, mereka dikaruniai anak lelaki, dan diberi nama Fathur Rozy.
Pada Mei 1999, Syamsuddin pamit mengunjungi kakaknya di Pangkal Pinang,
Bangka, Sumatera Selatan. Baru sebulan tinggal di Bangka, Syam, yang
berangkat sendirian, terpikat pada Trisma, warga Bangka asal Madura.
Kepada kakaknya, Syam tak mengaku sudah punya istri. Karena itu, sang kakak
membantu melamar Trisma. Berkat nama besar Kiai Djazuli, lamaran Syam
diterima keluarga Trisma. Mereka menikah awal Juli 1999. Bulan itu juga Syam
memboyong Trisma ke Madura. Tak pelak lagi, Siti Rohmah sewot.
Trisma pun sempat ngambek. Tapi, Syamsuddin memilih menceraikan Rohmah.
Fathur Rozy kemudian ikut ibunya. Di mata Trisma, gaya hidup Syam memang
rada urakan. Dengan sepeda motor RX-King kebanggaannya, Syam kerap kongko
dengan konco-konconya ke tempat-tempat hiburan pada musim hajatan.
Tapi, bagi Trisma, Syamsuddin adalah cintanya pertama. Trisma mengangguk
saja ketika, Juni lalu, suaminya menyampaikan keinginannya menikahi Martuha,
warga Cangkarman, Kecamatan Konang. Akad nikah dilangsungkan di rumah
orangtua Martuha, bulan berikutnya. Uniknya, justru Trisma yang menyiapkan
pakaian Syam untuk akad nikah itu.
Martuha pun kemudian menjadi istri yang sama patuhnya dengan Trisma.
Keduanya tak keberatan ketika Syam minta izin hendak menikahi Ani Risanti,
teman Syam semasa kecil yang kemudian hijrah bersama keluarganya ke Malang.
Setelah menamatkan SMP di Malang, Ani bersama keluarganya balik ke Madura.
Syam meminang Ani, 10 Agustus lalu, dengan mas kawin Rp 10.000. Uniknya,
Syam juga sekalian menyampaikan niatnya untuk meminang gadis keempat:
Mahmudah, masih warga sedesanya. Toh, keluarga Ani tak keberatan. Begitu
juga dua istri pertama Syam. Cuma empat hari sejak menikahi Ani, Syam resmi
meminang Mahmudah.
Seperti sebelumnya, akad nikah berlangsung di rumah mempelai wanita. "Saya
bahagia, karena Kakak calon kiai," kata Mahmudah. Gadis manis jebolan kelas
III SD itu cuma paham bahasa Madura. Sepekan setelah meminang Mahmudah,
digelarlah pesta besar tadi. Sejauh ini, Syam belum berniat menambah istri.
"Saya cuma ingin punya empat saja," kata pria yang masih menganggur itu.
Endang Sukendar dan Nurul Fitriyah (Surabaya)
-----Original Message-----
From: Pudjo Basuki MBA [mailto:[EMAIL PROTECTED]]
Sent: Sunday, October 01, 2000 9:42 AM
To: [EMAIL PROTECTED]
Subject: [mancing-l] Fw: [mancing-alternatif] Pria Ajaib.......joke
beneran
----- Original Message -----
From: wirawan <[EMAIL PROTECTED]>
To: <[EMAIL PROTECTED]>
Sent: Sunday, October 01, 2000 6:16 AM
Subject: Re: [mancing-alternatif] Pria Ajaib.......joke beneran
> baru baru ini di Bangkalan Madura ada seorang yang bernama
> Syamsudin baru berumur 20 tahun sekaligus menikahi 4 orang gadis
> masing-2 baru berumur kira kira 15 th,.14th, 15th dan 16th.
> Hebatnya dinikahi 4 hari berturut-2 dan dirayakan 20 hari berturut-2.
>
> Kalau pria menikahi 4 orang wanita itu katanya biasa.
> Bagaimana kalau satu wanita menikahi lebih dari 1 pria?
>
> Mungkin Aiz bisa memberi penilaiannya?
> wirawan.
>
>
>
>
> -------------------------- eGroups Sponsor -------------------------~-~>
> eGroups eLerts
> It's Easy. It's Fun. Best of All, it's Free!
> http://click.egroups.com/1/9067/8/_/_/_/970355699/
> ---------------------------------------------------------------------_->
>
> Untuk menulis pesan, kirim ke:
> [EMAIL PROTECTED]
> Untuk mendaftar sebagai anggota milis, kirim email kosong ke:
> [EMAIL PROTECTED]
> Untuk berhenti, kirim email kosong ke:
> [EMAIL PROTECTED]
>
>
---------------------------------------------------------------------
Millis ini terselengara berkat dukungan PT. KreatifNet - The WebDesign
Company
http://www.kreatif.com
To unsubscribe, e-mail: [EMAIL PROTECTED]
For additional commands, e-mail: [EMAIL PROTECTED]
Website mancing-l at http://www.MancingL.com --> Fishing information,
online chat, forum discusion, clasifiedads, etc
MancingL Archive at http://www.mail-archive.com/[email protected]
** Save Bandwidth... potong berita yang tidak perlu **
---------------------------------------------------------------------
Millis ini terselengara berkat dukungan PT. KreatifNet - The WebDesign Company
http://www.kreatif.com
To unsubscribe, e-mail: [EMAIL PROTECTED]
For additional commands, e-mail: [EMAIL PROTECTED]
Website mancing-l at http://www.MancingL.com --> Fishing information, online chat,
forum discusion, clasifiedads, etc
MancingL Archive at http://www.mail-archive.com/[email protected]
** Save Bandwidth... potong berita yang tidak perlu **