Lanjutttt...........Mas JOOST....
-----Original Message-----
From: Joost Soenardjo <[EMAIL PROTECTED]>
To: [EMAIL PROTECTED] <[EMAIL PROTECTED]>
Date: Tuesday, October 17, 2000 10:19 PM
Subject: [mancing-l] Info Banda Neira 3
>Pada awalnya kaum pemuda yang dibuang
>di tana Merah, Bouven Digul adalah mereka
>yang di Jawa menyebarkan paham sosialisme
>kekiri kirian...yaitu komunis.
>(tentu saja paham ini pada jaman itu sedang "ngetrend"
>soalnya contoh soal di Eropa yang berhasil adalah
>Rusia).....Bung Hatta dan Bung Sjahrir sebenarnya
>sangat mendalami paham sosialisme ini tetapi beliau
>lebih kekanan....tidak menerapkan kepemilikan secara ekstrim
>komunal. Hasil nyata dari kedalaman paham sosialisme dari
>Bung hatta adalah koperasi (beliau adalah Bapak Koperasi
>Indonesia).
>Sedangkan Bung Sjahrir adalah pendiri PSI (Partai Sosialis
>Indonesia).
>Kedua beliau ini pada mulanya dikirim untuk dikucilkan
>oleh Belanda ke Tana Merah, saya lupa tahunnya tetapi
>sekitar tahun 1930.
>Mengapa ke Tana Merah?
>Karena Tanah Merah adalah tempat buangan khusus untuk
>mereka yang dituduh Belanda berpikir komunis.
>Ada juga baiknya sistim yang dilakukan oleh Belanda untuk
>mengirim orang-orang berbahaya ke pembuangan, yaitu
>diperbolehkannya keluarga ikut....walaupun kehidupan di
>pembuangan sangat sulit, kebutuhan hidup dijatah, secara tidak disengaja,
>terjadi kaderisasi, anak-anak diajarkan oleh orang tua
>atau orang lain sesama orang pembuangan.
>Dalam beberapa buku sejarah diceritakan ada juga usaha dari
>beberapa orang buangan yang memncoba melarikan diri, cuma
>karena medan yang sulit dan penduduk asli yang masih kanibal
>semua yang mencoba lari, biasanya dapat tertangkap, atau tewas.
>Tahun 1936 Bung Hatta dan Bung Sjahrir dipindahkan ke Banda.
>(mungkin karena pikiran kedua beliau ini menjadi panutan bagi
>orang-orang yang lebih dulu dibuang).
>Hal lain juga, karena pemerintah Belanda di Indonesia ( Hindia
>Belanda) gerah juga ditanya oleh parlemen Belanda soal kelaparan,
>malnutrisi, malaria, sakit jiwa, bunuh diri dari para orang buangan.
>Juga perlu diingat Bung Sjahrir masih beristri wanita Belanda.
>Bung Hatta dan Bung Sjahrir tiba di Banda 11 Februari 1936
>Di Banda pada saat itu sudah ada 2 orang buangan beserta keluarganya yaitu,
>Dr Cipto Mangunkusumo dan Mr Iwa Kusumasumantri. Ada satu keluarga dokter
>yang bekerja untuk
>pemerintah Belanda yang bertuga di Banda Dr Suhadi (?)
>Pengaruh Bung Hatta dan Bung Sjahrir...........
>Joost
>
>
>---------------------------------------------------------------------
>Millis ini terselengara berkat dukungan PT. KreatifNet - The WebDesign
Company
>http://www.kreatif.com
>To unsubscribe, e-mail: [EMAIL PROTECTED]
>For additional commands, e-mail: [EMAIL PROTECTED]
>
>Website mancing-l at http://www.MancingL.com --> Fishing information,
online chat, forum discusion, clasifiedads, etc
>MancingL Archive at http://www.mail-archive.com/[email protected]
>
>** Save Bandwidth... potong berita yang tidak perlu **
>
>
>
>
>
>
>
---------------------------------------------------------------------
Millis ini terselengara berkat dukungan PT. KreatifNet - The WebDesign Company
http://www.kreatif.com
To unsubscribe, e-mail: [EMAIL PROTECTED]
For additional commands, e-mail: [EMAIL PROTECTED]
Website mancing-l at http://www.MancingL.com --> Fishing information, online chat,
forum discusion, clasifiedads, etc
MancingL Archive at http://www.mail-archive.com/[email protected]
** Save Bandwidth... potong berita yang tidak perlu **