Kalau Aiz mau nonton bilang aja Om Marno, entar ditraktir di Kafe Bentara.
Udah pernah nyobain belum?

bst

-----Original Message-----
From: E. Sumarno <[EMAIL PROTECTED]>
To: [EMAIL PROTECTED] <[EMAIL PROTECTED]>
Date: Wednesday, November 15, 2000 8:44 PM
Subject: Re: [mancing-l] Bukan Film India Nyanyi2..


>Buat yang seneng nonton film kuno, biasanya Aiz, Wirda dan konco2 yang
lain,
>gratis kok kalau anda suka datang aja langsung.....dan yang ini film India
>yang enggak pake nyanyi2 kata yang punya gawe.
>
>
>-----Original Message-----
>From: Adi Wisaksono <[EMAIL PROTECTED]>
>To: [EMAIL PROTECTED] <[EMAIL PROTECTED]>
>Date: Wednesday, November 15, 2000 7:17 PM
>Subject: Re: [mancing-l] Bukan Film India Nyanyi2..
>
>
>>Ini ditujukan kepada siapa sih Oom Marno ????
>>
>>At 02:05 PM 11/15/00 +0700, you wrote:
>>>Dengan senang hati, BENTARA BUDAYA JAKARTA mengundang
>>>bapak/ibu/rekan-rekan untuk hadir dalam acara BBJ Putar Film yang akan
>>>mengetengahkan :
>>>Trilogi Satyajit Ray.
>>>
>>>Acara tersebut akan berlangsung pada:
>>>
>>>Hari/tanggal : Senin-Rabu, 20 s/d 22 November 2000
>>>Waktu : setiap pukul 16.00 dan 19.30
>>>Tempat : Galeri Kanan Atas
>>>   Bentara Budaya Jakarta
>>>   Jl Palmerah Selatan 17, Jakarta Pusat
>>>
>>>
>>>Jadwal :
>>>Senin (20 Nov.2000)
>>>16.00: Pather Panchali
>>>19.30: Aparajito
>>>
>>>Selasa (21 Nov.2000)
>>>16.00: The World of Apu
>>>19.30: Pather Panchali
>>>
>>>Rabu (22 Nov.2000)
>>>16.00: Aparajito
>>>19.30: The World of Apu
>>>
>>>Satyajit Ray (1921 - 1922)
>>>Nama sutradara India ini boleh disejajarkan dengan nama sutradara-
>>>sutradara terkemuka di dunia. Bila kini sudah banyak sutradara Asia
>>>yang mampu menerobos dominasi barat, maka pada zamannya Satyajit Ray dan
>>>Akira Kurosawa dari Jepang saja yang berhasil mendapat pengakuan dunia.
>>>Puncak pengakuan terhadap Ray adalah Piala Oscar Kehormatan atas
>>>penguasaannya atas seni film dan untuk pandangan kemanusiaannya.
>>>Satyajit Ray lahir dari keluarga yang tersohor dalam bidang seni dan
>>>sastra di Bengali. Tahun 1940 setelah lulus universitas dalam bidang
>>>eksakta dan ekonomi, ia masuk sekolah terkenal yang didirikan oleh
>>>Rabrindranath Tagore di Santiniketan. Tagore dikenal pula sebagai tokoh
>>>yang menumbuhkan renaissance kebudayaan India. Tokoh ini pula yang sangat
>>>mempengaruhi Satyajit Ray dalam karier selanjutnya di bidang film.
>>>Tahun 1942 Ray ke Calcutta. Sepuluh tahun berikutnya ia bekerja sebagai
>>>art director pada sebuah perusahaan periklanan Inggris. Dalam waktu
>>>luangnya ia menulis skenario film. Salah satunya adalah adaptasi dari
>>>novel Tagore berjudul Ghare Baire. Skenario ini ditolak produser karena
>>>Ray menolak melakukan perubahan seperti yang dimaui produser. Saat India
>>>merdeka tahun 1947, Ray mendirikan klub film pertama di Calcutta bersama
>>>dengan Chidananda Das Gupta. Ia menulis artikel-artikel yang menganjurkan
>>>tumbuhnya sinema baru.
>>>Ketrampilan sebagai ilustrator membuatnya ia diminta membuat ilustrasi
>>>untuk novel klasik Bibhutibhushan Banerji berjudul Pather Panchali versi
>>>ringkasannya. Inilah yang kemudian menjadi film pertamanya, setelah ia
>>>berjumpa dengan Jean Renoir, sutradara Perancis terkemuka, tahun 1949,
dan
>>>kesempatan menonton Bicycle Thief di London pada tahun 1950. Ray menulis
>>>skenario dan menyutradarainya sekaligus. Ia melakukan
>>>pengambilan gambarnya pada hari-hari akhir pekan. Usahanya tampaknya
tidak
>>>mendapatkan perhatian sama sekali dari investor, dan film ini tak akan
>>>pernah selesai seandainya tidak datang permintaan dari Museum of Modern
>>>Art, New York, agar mengikutsertakan film ini dalam pameran seni India
>>>yang akan dilakukan di tempat itu. Pemerintahan Bengali Barat-untuk
>>>pertama kalinya dalam sejarah-mendanai pembuatan film itu.
>>>Pather Panchali berhasil mengantongi beberapa penghargaan internasional
>>>dan mengukuhkan Ray sebagai sutradara kelas dunia. Film ini ternyata juga
>>>cukup laris di dalam negeri, hingga untuk selanjutnya Ray bisa memegang
>>>kendali penuh atas film-film yang dibuatnya. Dan dalam film-film
>>>selanjutnya Ray tidak hanya bertindak sebagai sutradara dan penulis
>>>skenario saja, tapi juga sebagai ilustrator musik (sejak 1961) dan
>>>sinematografer (sejak 1963).
>>>Keberhasilan ini mendorong Ray membuat kelanjutannya berdasarkan novel
>>>yang sama yaitu Aparajito (1956) dan The World of Apu (1959). Tiga film
>>>ini yang kemudian dikenal sebagai Trilogi Apu. Sejak 1955 hingga 1991 ia
>>>telah membuat sekitar 30 film, sebuah produktivitas yang cukup tinggi.
Dan
>>>puluhan penghargaan internasional juga diterimanya.
>>>
>>>SINOPSIS:
>>>
>>>Pather Panchali
>>>1955 - 112 menit - H/P
>>>
>>>Sutradara/Skenario: Satyajit Ray; Editor: Dulal Dutta; Sinematografi:
>>>Subrata Mitra; Musik: Ravi Shankar; Artistik: Banshi Chandra Gupta;
>>>Pemain: Kanu Banerji, Karuna Banerji, Subir Banerji, Runki Banerji, Uma
>>>Das Gupta, Chunibala Devi, Reva Devi, Rama Gango padhaya, Tulshi
>>>Chakraborty, Harimoran Nag.
>>>
>>>Penghargaan:
>>>Penghargaan Dokumen Kemanusiaan dalam Festival Film Cannes 1956.
>>>British Academy Awards untuk Film Terbaik 1957.
>>>New York Film Critics Circle untuk Film Asing Terbaik 1958.
>>>
>>>Sinopsis:
>>>Kisah sebuah keluarga miskin yang tinggal di sebuah desa di negara
>>>bagian Bengali. Sang ayah (Kanu Banerji) meninggalkan desanya menuju kota
>>>untuk meraih cita-citanya sebagai penulis. Ia juga meninggalkan
>>>istrinya  (Karuna Banerji) yang harus memelihara anak-anaknya dan seorang
>>>saudara tua. Saudara tua ini, perempuan, kemudian dibawanya ke desa lain
>>>dan meninggal. Saat sang ibu kembali ke rumah, dijumpainya anak
>>>perempuannya juga meninggal. Dua film berikutnya dari trilogi ini
>>>mengisahkan tentang Apu, anak lelakinya. Kisah film dan dua film
>>>selanjutnya didasarkan pada novel berjudul sama karya Bibhutibhushan
>Banerji.
>>>
>>>Aparajito
>>>1957 - 108 menit - H/P
>>>
>>>Sutradara/Skenario: Satyajit Ray; Sinematografi: Subrata Mitra;  Musik:
>>>Ravi Shankar; Artistik: Bansi Chandragupta; Pemain: Pinaki Sen Gupta,
>>>Smaran Ghosal, Karuna Banerji, Kanu Banerji, Ramani Sen Gupta, Charu
Gosh,
>>>Subodh Ganguly, Kali Charan Ray, Santi Gupta, KS Pandfey, Sudipta Ray,
>>>Ajay Mitra.
>>>
>>>Penghargaan:
>>>Piala Singa Emas dan Hadiah Fipresci dalam Festival Film Venetia
>>>1957.British Academy Awards untuk Film Terbaik 1958.
>>>New York Film Critics Circle untuk Film Asing Terbaik 1959.
>>>
>>>Sinopsis:
>>>Seri kedua dari Trilogi Apu ini mengisahkan perjuangan hidup Apu dan
>>>ibunya di sebuah kota kecil. Tidak seperti keinginan ibunya agar
>>>menjadi pendeta, Apu memohon-mohon agar disekolahkan. Ternyata ia
>>>berhasil, dan ia mendapat beasiswa masuk universitas Calcytta. Terbenam
>>>dalam kehidupan kota dan tuntutan pelajaran sekolahnya, sedikit demi
>>>sedikit Apuy melupakan ibunya.
>>>
>>>
>>>The World of Apu
>>>1959 - 103 menit - H/P
>>>
>>>Sutradara/Skenario: Satyajit Ray; Sinematografi: Subrata Mitra;  Musik:
>>>Ravi Shankar; Artistik: Bansi Chandragupta; Pemain: Soemitra Chaterjee,
>>>Sharmila Tagore, Swapan Mukherji, S. Alke Chakravarty, Alok Chakravarty.
>>>
>>>Penghargaan:
>>>New York Film Critics Circle untuk Film Asing Terbaik 1960.
>>>British Academy Awards untuk Film Terbaik 1961.
>>>
>>>SinopsisI:
>>>Apu (Soumitra Chaterji) sudah jadi pemuda. Seperti ayahnya ia juga
>>>ingin jadi penulis. Karena kekurangan uang, ia terpaksa meninggalkan
>>>studinya di universitas. Hidupnya berubah saat ia berjumpa lagi dengan
>>>kawan lamanya, Pulu (Shapan Mukerji). Bersama-sama mereka datang ke pesta
>>>perkawinan sepupu Pulu, Aparna (Sharmila Tagore). Calon pengantin
>>>laki-laki ternyata gila, hingga pernikahan dibatalkan. Apu setuju
>>>mengawini Aparna, untuk menyelamatkannya dari cibiran masyarakat.
>>>Pasangan baru ini kembali ke apartemen Apu di Calcutta untuk memulai
hidup
>>>baru, namun nasib nampaknya tidak ramah pada mereka.
>>
>>
>>---------------------------------------------------------------------
>>Millis ini terselengara berkat dukungan PT. KreatifNet - The WebDesign
>Company
>>http://www.kreatif.com
>>To unsubscribe, e-mail: [EMAIL PROTECTED]
>>For additional commands, e-mail: [EMAIL PROTECTED]
>>
>>Website mancing-l at http://www.MancingL.com  --> Fishing information,
>online chat, forum discusion, clasifiedads, etc
>>MancingL Archive at http://www.mail-archive.com/[email protected]
>>
>>** Save Bandwidth... potong berita yang tidak perlu **
>>
>>
>>
>>
>>
>>
>>
>>
>
>
>---------------------------------------------------------------------
>Millis ini terselengara berkat dukungan PT. KreatifNet - The WebDesign
Company
>http://www.kreatif.com
>To unsubscribe, e-mail: [EMAIL PROTECTED]
>For additional commands, e-mail: [EMAIL PROTECTED]
>
>Website mancing-l at http://www.MancingL.com  --> Fishing information,
online chat, forum discusion, clasifiedads, etc
>MancingL Archive at http://www.mail-archive.com/[email protected]
>
>** Save Bandwidth... potong berita yang tidak perlu **
>
>
>
>
>
>
>
>


---------------------------------------------------------------------
Millis ini terselengara berkat dukungan PT. KreatifNet - The WebDesign Company
http://www.kreatif.com
To unsubscribe, e-mail: [EMAIL PROTECTED]
For additional commands, e-mail: [EMAIL PROTECTED]

Website mancing-l at http://www.MancingL.com  --> Fishing information, online chat, 
forum discusion, clasifiedads, etc  
MancingL Archive at http://www.mail-archive.com/[email protected]

** Save Bandwidth... potong berita yang tidak perlu **







Kirim email ke