Ibu guru melihat Badu mengantuk dalam kelas. Melihat hal itu ibu guru
segera memberi pertanyaan pada Badu,
Ibu Guru :"Badu, siapa Proklamator kita?"
Badu :"eh...nggak tau Bu..bukan saya Bu."
Ibu Guru :"Ayo Badu, katakan siapa proklamator kita?"
badu :"Sumpah Bu..bukan saya!"
Karena kesal, bu Guru mengadukan hal ini ke sersan Roso, ayah Badu yang
terkenal sebagai integrator yang paling ditakuti.Tak seorang pun yang tidak
buka mulut jika diinterogasi oleh Sr Roso...dan setibanya di sekolah, Sr
Roso sebagai orangtua meminta diberi kesempatan untuk bicara dengan Badu
Sr Roso :"Badu, ayo katakan siapa proklamator kita"
(sambil memilin kumis dan melotot)
Badu :"sungguh, Pak, Badu nggak tau..."(lirih)
Sr Roso marah dan langsng menampar Badu "plaaakkk!!!"
Sr Roso :"Ayo jangan malu2-in Bapak, katakan siapa proklamator kita."
Badu :"Sungguh Pak, bukan Badu, Badu nggak tau..."
'Bukkkkk...', Sr Roso memukul Badu, Badu jatuh mendapat pukulan... dan
pukulan demi pukulan bahkan tendangan..dan tetap badu menjawab,"Saya nggak
tau...", dan "Bukan Saya.."
Melihat anaknya sudah setengah mampus, akhirnya Sr Roso menghadap Ibu
Guru...
Ibu Guru :"Bagaimana Pak...?"
Sr. Roso :"Wah, Bu guru, sepertinya memang bukan dia orangnya..!"
Ibu Guru :"!!!!!!"
Saking susahnya nyari kerjaan, akhirnya seorang lulusan ITB terpaksa
menerima tawaran untuk bekerja di Kebun Binatang Ragunan. "Apa boleh buat
daripada nganggur, kerja beginian juga bolehlah, yang penting halal!"
begitu tekadnya. Maka sejak hari itu sang insinyur muda mulai bekerja
sebagai 'monyet monyetan'
Sepanjang hari harus betah mengenakan baju monyet, pakai topeng monyet
sambil mengunyah
pisang atau kacang rebus terus terusan. Dan harus jempalitan selincah
mungkin untuk menarik perhatian pengunjung. Pokoknya tak beda dengan monyet
asli yang sudah mulai punah. Tak ayal lagi pengunjung Kebon Binatang
Ragunan membludak lantaran mau ngeliat si monyet super yang konon tidak
hanya lincah dan gesit tetapi juga cerdas, Wong ITB kok... Sayang sekali
yang namanya sial itu sulit dielakkan ... dan akhirnya bisa datang juga.
Sedang enak enaknya jempalitan, tiba tiba:
gedebuk.... Byurrrrrrrrr..........
Sang monyet terjatuh ke dalam kandang buaya.
"Waduh, mati aku!" pikiran sebelon dimangsa oleh buaya buaya ganas itu.
Tapi ketika mulut buaya terbuka lebar siap menggigit,,,,,, dari dalam
terdengar suara berbisik:jangan takut mas..... kami dari UI"
Kiriman dari : maz Aco
---------------------------------------------------------------------
Millis ini terselengara berkat dukungan PT. KreatifNet - The WebDesign Company
http://www.kreatif.com
To unsubscribe, e-mail: [EMAIL PROTECTED]
For additional commands, e-mail: [EMAIL PROTECTED]
Website mancing-l at http://www.MancingL.com --> Fishing information, online chat,
forum discusion, clasifiedads, etc
MancingL Archive at http://www.mail-archive.com/[email protected]
** Save Bandwidth... potong berita yang tidak perlu **