Temanssssss
tanggal 27 jan 2001 saya,ming liang,pak bekti dan irwin mendapat
suatu kesempatan untuk mancing dikapal pak bobby h
bukan mancing bersama pak bobby karena pak bobby sendiri tidak
ikut mancing.
Sebenarnya pada kesempatan ini lebih diutamakan untuk belajar
menggunakan peralatan mancing,mulai dari fishfinder,gps,plontang,
jangkar,hingga karestik dari kapal.-
pada kesempatan ini saya dapat belajar banyak sekali dari sang kapten,
dan setelah itu kok merasa diri bertambah bodoh saja,kenapa nih?
terima kasih banyak untuk sang kapten yang telah memberi kesempatan.
dan seperti biasanya seorang murid selalu menilai kemampuan sang guru
tetapi pada sang guru yang satu ini,saya tidak mempunyai barometer
yang dapat mengukurnya,untuk segala hal didalam bidang mancing,
jadi tidak dapat saya komentari kemampuan sang guru ini.-
setelah merenung beberapalama dapat di ilustrasikan kira2 begini:
waktu di slta(sma) biasanya ulangan ilmu ukur sudut mempunyai
nilai maksimum 100,tetapi saya pernah memperoleh nilai 100 +
nilai plus ini karena saya mempunyai suatu trik pada satu soal yang
dapat mempersingkat penyelesean soal tersebut,demkian pula
sang kapten ,tetapi tidak pada satu soal tetapi semuanya,jadi
nggak tahu mau diberi nilai berapa ,masak saya harus
ditulis 100++++++++++++++++++++++++++++++++++++ ?
mungkin saya harus menulis beberapa keahlianya hingga temannnns dapat
berkonsultasi bila memerlukan nya:kapal,mesin,plotang,jangkar,gps,
fishfinder,cuaca,piranti mancing,mancing,rule/code,dlllllll hingga
masalah apong,tetapi apa sih apong itu ?(kok rasanya tambah bodoh saja)
tulisan lain tentang hasil mancing akan ditulis ,pak bekti dan ii
sekali lagi terimakasih utk sang kapten
kornelius