temanssss
tulisan ini merupakan suatu bahan diskusi dari seorang pemula,
jadi kalau salah jangan dimarah ya ,senior !
pada sauatu waktu saya sedang kelelahan bertarung dengan seekor ikan
selama l/k 2 jam dimana sudah tidak dapat memompa terus untuk memberikan
tegangan kenur yang optimal pada ikan,muncul suatu usul dari tukang perahu sbb
1.pada waktu pemancing telah loyo maka perahu akan dimajukan dengan kecepatan
   tertentu agar kenur tetap tegang dan terulur secara perlahan.
2.dan bila pemancing sudah cukup isterahat ,dan siap menggulung/memompa
   lagi maka perahu akan dimundurkan secara perlahan ,dan pemancing dapat
   menggulung lagi,tanpa suatu beban yang berarti.
3. ulangi proses 1-2 ,kata tukang perahu masa ikan dapat melawan kekuatan perahu.
   dan saya ,karena sudah lelah terpaksa menyetujui usul ini ,dan setelah 5 kali 
proses 
   ini nasiklah si ikan minta ampun kepada tukang perahu,dan bukan pada saya,karena
   saya merasa tidak banyak bertarung dengan si ikan yang ternyata seekor ikan pari 
besar.
 Pertanyaan:
1. dengan semangat sportifitas seorang pemancing,yang masih belum anggota formasi
    apakah cara diatas masih memenuhi syarat2 dari formasi ?
2. sampai sebatas mana manuver perahu/kapal dengan tujuan ikut melelahkan ikan
    diijinkan oleh peraturan ?.

kornelius
pemancingpemula




Kirim email ke