Senin, 21/5/2001, 02:07 WIB
Ikan mas, hama sangat merugikan petani Australia
Laporan Yarais

satunet.com - Di Australia ikan mas (gold fish) merupakan salah satu hama 
yang sangat merugikan petani.
Ikan mas merupakan salah satu musuh utama para petani di Australia, karena 
perilaku ikan yang suka menyusup ke dalam lumpur sungai untuk bertelur, 
sehingga lumpur naik ke permukaan, demikian reporter Radio Australia 
Hidayat Djajamihardja, baru-baru ini.

Akibatnya air sungai menjadi keruh dan menyulitkan petani di pedalaman 
untuk mengambil sumber air bersih. Air Sungai Marry biasanya bisa langsung 
diminum penduduk di pedalaman. Namun kini sungai tersebut sudah 'tercemar' 
oleh kelakuan ikan mas yang mencapai jutaan itu. Setiap kali bertelur di 
lumpur, ikan mas mengeluarkan sedikitnya 1.000.000 butir telur.

Selain itu, yang dirasakan paling membahayakan dan merusak akibat perilaku 
ikan mas adalah kacaunya sistem aliran sungai di Australia. Dahulu, sebelum 
jumlah ikan mas tidak terlalu membludak, para petani mengairi lahan 
pertanian mereka dari aliran sungai yang tetap. Tetapi saat jumlah ikan 
sudah demikian banyak, para petani merasa dikerjai.

Lumpur yang diaduk ikan terbawa ke permukaan. Sebagian besar menempel ke 
pinggir sungai dan membentuk delta yang pada akhirnya mengubah aliran 
sungai. Akibatnya para petani bingung, karena aliran sungai yang dahulu 
tetap kini telah berubah.

Radio Australia juga melaporkan musuh utama petani Australia hingga kini 
masih kelinci. Namun kini jumlahnya sudah banyak berkurang, karena 
diberantas. Hewan ini diberi racun yang membuat mereka mandul.
Daftar hama lain yang menjadi musuh utama petani antara lain belalang, 
kakatua, tikus, kangguru, rubah, kodok dan sebagainya.

Burung kakatua, yang di Indonesia banyak diburu untuk dikoleksi, ternyata 
juga menjadi hewan sangat merusak. Ketika menyerang sebuah perkebunan, 
jumlah mereka yang mencapai ribuan bisa langsung menghabiskan hasil 
perkebunan siap panen dalam sekejap.

Sementara itu, kangguru yang menjadi simbol Australia ternyata sangat 
dimusuhi para petani, karena sering merusak lahan pertanian. Kangguru di 
Australia tidak termasuk hewan yang dilindungi, tetapi masuk daftar hama 
yang menjadi sasaran perburuan. Daging kangguru cukup enak dan bisa 
dijumpai di toko-toko swalayan di sana.[djn]

Kirim email ke