Berangkat dengan penuh kekuatiran akan jeleknya kondisi laut karena hujam berturut
dalam dua hari
sebelum akhir kami berangkat juga dengan diawali dengan "musibah" pertama adalah
teringgalnya
tackle boxnya adrianus di Bogor . Tepat puku 9.30 kami mendarat di P ayer, dan
ternyata hal yang
ditakuti telah terjadi,kondisi laut sangat kotor dan berwarna hijau,hampir putus asa
saya dibuatnya,
setelah mengecek ke dermaga belakang ternyata di jumpai cela2 yang masih bersih dan
tampak
ikan kakatua sedang berleha-leha.dengan memperhatikan methoda pemancing kenalan saya
juga yang sedang mengakali kakatua dengan penuh keyakinan saya mengambil alat pancing
saya,karena methoda yang diterapkan teman saya tsb.saya yakin memang tidak dapat
mengakali kakatua.
setelah kembali dengan peralatan yang benar ternyata cela yang bersih tsb sudah
tertutupi dengan
sempurna dan acara mancing pun bubar.
Pukul 14 kami dapat memasuki catage pesanan kami dan ternyata kondisi laut sudah mulai
membaik dan tampak ikan kakatua,baronang,dan como sedang bergembira menyambut
kedatangan kami ,diawali dengan seekor como dan disusuli dengan lima ekor kakatua 700
gr,saya strike pertama
Napoleon yang lumayan kuatnya dengan berat l/k 1.5 kg ,dan ditutupi dengan adrianus
dengan kakatua 2 kg. acara mancing ditutup jam 16.00 karena air kembali keruh dan ikan
pun lari tunggang
langgang bagai dikejar Wira dengan gunting kuku.tepat 18.00 umpan konceran dari
kuniran hidup
disambar barakuda sambil melompat keudara mengagetkan aku yang sedang merokok sambil
melamun,strike sempurna,dan setelah bertarung l/k 2 menit menanglah si ikan dengan
teknik
melilit ke tiang cotage.
Hari kedua dibuka dengan kekecewaan yang lebih parah air laut penuh sampah dan sangat
keruh,saking kesalnya saya mengambil popper berdiameter 1 inch dengan panjang 15 cm
dan mulai
casting dengan kondisi laut yang sangat parah,pada lemparan ketiga ternyata strike
pada kedalaman
air l/k 70 cm dan setelah bertarung l/k 5 menit dengan kenur 10 lb naik lah ikan tsb
ternyata seekor
kue kuwe gerong seberat l/k 2 kg(photo menyusul)maka timbul lah semangat mancing yang
sedari
kemarin memudar,lemparan ketujuh ternyata strike lagi ,seekor baracuda sepanjang l/k 1
m melompat keudara sambil mengigit popper ku pada jarak hanya l/k 8 m,tetapi begitu di
udara dia ,melihat pemilik popper nya ternyata kornelius ,lalu cepat2 di
lepehin,sambil ngomel ... wah kalau
orang itu gua gak berani.
adrianus pun dipanggil dengan cepat untuk ber casting ria,dan popper diganti dengan
minnow murahan dari pasar ikan,dan ternyata hanya membutuhkan dua lemparan strike
lagi,tetapi dasar murahan,kail nya lurus,kail diperbaiki dan pada lemaparan ke tiga
kembali strike lagi dan naik seekor kue gerong lagi.sampah pun melimpah dengan
dasyatnya dan acara bubar lagi.
habis makan siang ternyata air membaik lagi dan saya berpikir inilah kesempatan
menguji keampuhan beberapa kenur yang sudah disiapkan sebelumnya ,beberapa kakatua
kecil pun mulai di angkat dan giliran saya strike pertama kakatua gede ikan berlari
bagai wong gila dan setelah beberapa kali nyangkut saya harus mengucapkan selamt jalan
pd si kakatua,saya diberikan kesemapatan untuk strik kedua dan naiklah ikan kakatua 2
kgan,kembali lagi saya strike ketiga ,dengan larinya ikan yang sangat liar sejauh l/k
100 m dan akhir nya putus juga,setelah mereda beberapa saat kini giliran adrianus yang
belum strike dan mungkin berpikir kalau dia pasti naik, mengingat peralatan dia jauh
lebih canggih pun tiba lah, ikan berlari lebih liar lagi dan tidak ada hentinya ,reel
terus menjerit bagai ekor anjing kejepit pintu,dan adrianus pun sangat tegang
wajahnya,tetapi akhir nya harus berkata :wah putus .
Air laut kembali jelek luar biasa tetapi kali ini tidak hijau melainkan coklat ikan2
pun menghilang lagi,setelah isterahat sore hari hari acara dilanjtukan dengan
casting,tetapi tidak terjadi strike hingga
jam 19.00 adrianus strike baracuda kecil,pada kondisi hari sudah gelap.
Hari ketiga laut penuh sampah hingga 10.00 dimana kami harus siap2 untuk pulang.
Dengan kondisi laut yang sangat jelek spt ini kami berhasil mendapat 13 ekor kakatua
dengan 3 ekor berukuran besar(std P ayer) 2 kuwe gerong, 1 baracuda,dan ikan kecil
lain nya.
Note:Adrianus tampaknya kurang bersemangat mancing gara2 ketinggalan tackle box.
Ada beberapa hal menarik untuk disimak dari trip ini:
1. Misi dari trip yakni meracuni adrianus dengan untuk mancing kakatua dapat dikatakan
100 % OK
karena dia pulang sambil sakit gigi memikirkan kekuatan kakatua.
2.Kenapa pada kondisi air yang begitu keruh,jauh lebih parah dari cirata,tetapi
casting dapat menghasilkan.-pada hal pada air jernih dan ikan nya tampak dengan jelas
malah ogah dia.
3.Minnow murahan pasar ikan(daiwa),cukup bagus,tetapi kailnya mesti di ganti.
4.FC ashima nya si OY agak diragukan keampuhan nya(tidak untuk menjatuhkan harga loh)
mungkin kenur ini tidak bundar,dan tampaknya terlalu kaku.
5.Ikan P ayer dapat dikatakan ikan2 kota,dan hampir setiap hari dipancingi tetapi
dapat ditipu dengan "gantungan kunci"
6.Daerah karang P aye cukup luas ,sehingga kuwe berputar dengan slang waktu l/ 20
menit,jadi
sebaiknya casting pada daerah yang tampak ada ikan umpanya.
7. Ilmu kakatua belum sempurna ,baru mampu sebatas 2 kg an lebih dari itu
.......tus...tus lagi.
8.Kami sudah berunding dengan adri ,bahwa sebaiknya mengundang Presiden java,kalau dia
masih
berani untuk menunjukan kepiwaian nya didalam ilmu casting ,di waktu mendatang.dan
mungkin orang kompas gak perlu diundang karena sudah pasti gaaaaaaaaaaaak berani.
kr
bukanngejagotapimauberguru.