Pulang dan ngecek e-mail ada 227 email menunggu di download, mak! Dan Rupanya pak Kolonel ini sangat antusias menceritakan trip ini sehingga begitu saya cek ternyata cerita lengkapnya sudah terkirim.
Sekedah tambahan, sebenarnya ini bukan trip khusus mancing, Kornelius dan saya sama-sama mengajak keluarga alias anak bini. Jadi sekalian bikin senang anak bini kitanya bisa mancing gitu. Saya baru sadar tackle box saya ketinggalan setelah tiba di Marina. Praktis untuk trip kali ini modal saya hanya tiga joran, tiga reel, dan sekitar 4 kilometer kenur. jadi peralatan lainnya (hook, swivel, timah, lure, dll) terpaksa nebeng ke pak Kolonel. Dalam kondisi seperti digambarkan pak Kolonel hasil mancing kali ini dapat dikatakan cukup memuaskan, terutama dalam hal 1. Ikan target utama, kakatua, sebanyak 13 ekor berhasil dikadalin 2. Didapat 2 ekor kakatua dan 1 napoleon ukuran cukup besar 3. Percobaan casting, tanpa diduga, cukup berhasil, dalam keadaan air keruh dan sudah agak gelap berhasil didapat 2 GT dan 1 barracuda. Satu hal yang masih mengganjal adalah bagaimana caranya menaikkan kakatua yang berukuran lebih besar lagi yang ada di sana. Masalahnya adalah kalau kenur besar dia tidak mau dibohongi, dan kenur kecil berakibat larinya ikan tidak dapat ditahan. Dengan kondisi medan yang penuh karang kejadiannya selalu sama, drag menjerit panjang, lalu LEADER putus tergesek karang. Mungkin para pakar dapat membantu memikirkan pemecahannya?? adrianus -----Original Message----- From: kornelius [mailto:[EMAIL PROTECTED]] Sent: Thursday, October 25, 2001 4:33 PM To: [EMAIL PROTECTED]; [EMAIL PROTECTED] Subject: [mancing-l] CERITER TENTANG BERBURU KAKATUA KE P AYER Berangkat dengan penuh kekuatiran akan jeleknya kondisi laut karena hujam berturut dalam dua hari sebelum akhir kami berangkat juga dengan diawali dengan "musibah" pertama adalah teringgalnya tackle boxnya adrianus di Bogor . Tepat puku 9.30 kami mendarat di P ayer, dan ternyata hal yang ditakuti telah terjadi,kondisi laut sangat kotor dan berwarna hijau,hampir putus asa saya dibuatnya, setelah mengecek ke dermaga belakang ternyata di jumpai cela2 yang masih bersih dan tampak ikan kakatua sedang berleha-leha.dengan memperhatikan methoda pemancing kenalan saya juga yang sedang mengakali kakatua dengan penuh keyakinan saya mengambil alat pancing saya,karena methoda yang diterapkan teman saya tsb.saya yakin memang tidak dapat mengakali kakatua. setelah kembali dengan peralatan yang benar ternyata cela yang bersih tsb sudah tertutupi dengan sempurna dan acara mancing pun bubar. Pukul 14 kami dapat memasuki catage pesanan kami dan ternyata kondisi laut sudah mulai membaik dan tampak ikan kakatua,baronang,dan como sedang bergembira menyambut kedatangan kami ,diawali dengan seekor como dan disusuli dengan lima ekor kakatua 700 gr,saya strike pertama Napoleon yang lumayan kuatnya dengan berat l/k 1.5 kg ,dan ditutupi dengan adrianus dengan kakatua 2 kg. acara mancing ditutup jam 16.00 karena air kembali keruh dan ikan pun lari tunggang langgang bagai dikejar Wira dengan gunting kuku.tepat 18.00 umpan konceran dari kuniran hidup disambar barakuda sambil melompat keudara mengagetkan aku yang sedang merokok sambil melamun,strike sempurna,dan setelah bertarung l/k 2 menit menanglah si ikan dengan teknik melilit ke tiang cotage. Hari kedua dibuka dengan kekecewaan yang lebih parah air laut penuh sampah dan sangat keruh,saking kesalnya saya mengambil popper berdiameter 1 inch dengan panjang 15 cm dan mulai casting dengan kondisi laut yang sangat parah,pada lemparan ketiga ternyata strike pada kedalaman air l/k 70 cm dan setelah bertarung l/k 5 menit dengan kenur 10 lb naik lah ikan tsb ternyata seekor kue kuwe gerong seberat l/k 2 kg(photo menyusul)maka timbul lah semangat mancing yang sedari kemarin memudar,lemparan ketujuh ternyata strike lagi ,seekor baracuda sepanjang l/k 1 m melompat keudara sambil mengigit popper ku pada jarak hanya l/k 8 m,tetapi begitu di udara dia ,melihat pemilik popper nya ternyata kornelius ,lalu cepat2 di lepehin,sambil ngomel ... wah kalau orang itu gua gak berani. adrianus pun dipanggil dengan cepat untuk ber casting ria,dan popper diganti dengan minnow murahan dari pasar ikan,dan ternyata hanya membutuhkan dua lemparan strike lagi,tetapi dasar murahan,kail nya lurus,kail diperbaiki dan pada lemaparan ke tiga kembali strike lagi dan naik seekor kue gerong lagi.sampah pun melimpah dengan dasyatnya dan acara bubar lagi. habis makan siang ternyata air membaik lagi dan saya berpikir inilah kesempatan menguji keampuhan beberapa kenur yang sudah disiapkan sebelumnya ,beberapa kakatua kecil pun mulai di angkat dan giliran saya strike pertama kakatua gede ikan berlari bagai wong gila dan setelah beberapa kali nyangkut saya harus mengucapkan selamt jalan pd si kakatua,saya diberikan kesemapatan untuk strik kedua dan naiklah ikan kakatua 2 kgan,kembali lagi saya strike ketiga ,dengan larinya ikan yang sangat liar sejauh l/k 100 m dan akhir nya putus juga,setelah mereda beberapa saat kini giliran adrianus yang belum strike dan mungkin berpikir kalau dia pasti naik, mengingat peralatan dia jauh lebih canggih pun tiba lah, ikan berlari lebih liar lagi dan tidak ada hentinya ,reel terus menjerit bagai ekor anjing kejepit pintu,dan adrianus pun sangat tegang wajahnya,tetapi akhir nya harus berkata :wah putus . Air laut kembali jelek luar biasa tetapi kali ini tidak hijau melainkan coklat ikan2 pun menghilang lagi,setelah isterahat sore hari hari acara dilanjtukan dengan casting,tetapi tidak terjadi strike hingga jam 19.00 adrianus strike baracuda kecil,pada kondisi hari sudah gelap. Hari ketiga laut penuh sampah hingga 10.00 dimana kami harus siap2 untuk pulang. Dengan kondisi laut yang sangat jelek spt ini kami berhasil mendapat 13 ekor kakatua dengan 3 ekor berukuran besar(std P ayer) 2 kuwe gerong, 1 baracuda,dan ikan kecil lain nya. Note:Adrianus tampaknya kurang bersemangat mancing gara2 ketinggalan tackle box. Ada beberapa hal menarik untuk disimak dari trip ini: 1. Misi dari trip yakni meracuni adrianus dengan untuk mancing kakatua dapat dikatakan 100 % OK karena dia pulang sambil sakit gigi memikirkan kekuatan kakatua. 2.Kenapa pada kondisi air yang begitu keruh,jauh lebih parah dari cirata,tetapi casting dapat menghasilkan.-pada hal pada air jernih dan ikan nya tampak dengan jelas malah ogah dia. 3.Minnow murahan pasar ikan(daiwa),cukup bagus,tetapi kailnya mesti di ganti. 4.FC ashima nya si OY agak diragukan keampuhan nya(tidak untuk menjatuhkan harga loh) mungkin kenur ini tidak bundar,dan tampaknya terlalu kaku. 5.Ikan P ayer dapat dikatakan ikan2 kota,dan hampir setiap hari dipancingi tetapi dapat ditipu dengan "gantungan kunci" 6.Daerah karang P aye cukup luas ,sehingga kuwe berputar dengan slang waktu l/ 20 menit,jadi sebaiknya casting pada daerah yang tampak ada ikan umpanya. 7. Ilmu kakatua belum sempurna ,baru mampu sebatas 2 kg an lebih dari itu .......tus...tus lagi. 8.Kami sudah berunding dengan adri ,bahwa sebaiknya mengundang Presiden java,kalau dia masih berani untuk menunjukan kepiwaian nya didalam ilmu casting ,di waktu mendatang.dan mungkin orang kompas gak perlu diundang karena sudah pasti gaaaaaaaaaaaak berani. kr bukanngejagotapimauberguru. --------------------------------------------------------------------- To unsubscribe, e-mail: [EMAIL PROTECTED] Website mancing-l at http://www.MancingL.com --> Fishing information, online chat, forum discusion, clasifiedads, etc MancingL Archive at http://www.mail-archive.com/[email protected] Fishing@Indonesia a MancingL sharing picture forum at http://communities.msn.com/FishingIndonesia Millis ini terselengara berkat dukungan PT. Metrocom Global Solusi The Prefered IT Solution Company - http://www.metrocom.co.id ** Save Bandwidth... potong berita yang tidak perlu **
