aku mau coba jawab suatu hal......yakni mengapa semua peserta stephanie pada
malam itu..membawa jig ???????:
certera tentang mancing dengan cara jigging sudah lama didengar......tetapi
belum satupun senior yang
mau turun tangan untuk mengadakan training tentang jigging,masih
ingat,beberapa bulan yang lalu saya
meminta rekan indra bahkan setengah memaksa untuk mengadakan pelatihan
tentang jigging ????
walau akhirnya batal.....tetapi sudah ada ulasan2 sedikit tentang jigging
ini.
jadi dendam nya sudah lama terpendam,sehingga persiapan rekan2 sudah lama
dilakukan.
Kenapa gak ada senior yang mau mengadakan pelatihan ????????
mungkin karena menurut pendapat mereka jigging memerlukan peralatan yang
serba mahal,dan khusus,
sehingga belum layak untuk diajarka kepada rekan2 lain.-
tetapi dengan fenomena binu 12-13 jan 2002 dapat dikatakan dengan peralatan
yang murahan seperti
punya saya pun dapat menikmati mancing dengan cara jigging dengan cukup
baik,dan tidak ada satupun rekan yang pada malam itu yang membawa peralatan
khusus jigging,yang paling top adalah
dengan joran ugly dan gulungan stella standard,tetapi coba ditanyakan adakah
yang tidak menikmati.-
melalui tulisan ini saya mau mengatasnamakan rekan2 pemula yang lain memohon
kepada para senior
agar bersedia mengadakan suatu pelatihan untuk jigging bagi kami,sebab walau
jigging malam di binu
dapat dikatakan berhasil dengan baik dan memuaskan semua peserta,saya yakin
teknik jigging yang
digunakan belum sempurna,hanya karena ikan nya saja yang lagi mabok kali.
Adakah rekan senior yang bersedia ??????????

kr

----- Original Message -----
From: "Bambang Setiawan" <[EMAIL PROTECTED]>
To: "mancing-alternatif" <[EMAIL PROTECTED]>
Cc: <[EMAIL PROTECTED]>
Sent: Monday, January 14, 2002 5:49 PM
Subject: [mancing-l] Binuangeun 12-13 Januari 2002: Kisah Jigger dan Striker


Inti cerita sudah disampaikan oleh Kolonel. Tapi bagaimana cerita
selengkapnya, rasanya memang terlalu banyak dan berat untuk disampaikan
sekarang. Kepala masih penuh dengan aneka kejadian dan tanda tanya. Hingga
sekarang rasanya masih sulit mengendapkannya menjadi sebuah kisah
perjalanan. (Apakah anggota tim Stefanie yang lain juga merasakannya?) Saya
yakin hingga sekarang mereka masih loyo tak mampu berfikir dengan jernih.
Tapi sungguh petualangan ini menjadi sebuah legenda kecil yang mungkin hanya
bisa dilafalkan tapi sulit dimengerti. Mengapa malam itu muncul "Jigman" and
"Strikeman"? Mengapa malam itu pergaulan kita demikian erat dengan ikan
dogtooth tuna, yang bagaikan iblis mengancam besi timah kawat dan sebagainya
dengan geriginya yang tak satu pun datar? Mengapa semua pemancing memiliki
jig pada malam itu, hingga sekali gigi tongri itu menyeringai ke permukaan,
semua bagai dikomando untuk turun dengan jignya masing-masing?
Mengapa menjelang pagi kelelahan bagai menyelimuti kita sehingga kita
memutuskan untuk tancap gas dan pulang padahal kita dikaruniai lokasi
demikian bagus dan ikan masih menari-nari di bawah biduk?
Mengapa Oy tadi pagi pukul 06:57:54 mengirim SMS kepadaku dengan kata-kata:
"SAYA PAMIT PULANG YA...TERIMA KASIH ATAS TRIP YG MEMUASKAN KEMARIN."
Tidak biasanya Oy bilang terpuaskan.

bst



---------------------------------------------------------------------

To unsubscribe, e-mail: [EMAIL PROTECTED]

Website mancing-l at http://www.MancingL.com  --> Fishing information, online chat, 
forum discusion, clasifiedads, etc  
MancingL Archive at http://www.mail-archive.com/[email protected]
Fishing@Indonesia a MancingL sharing picture forum at 
http://communities.msn.com/FishingIndonesia

Millis ini terselengara berkat dukungan PT. Metrocom Global Solusi
  The Prefered IT Solution Company - http://www.metrocom.co.id

** Save Bandwidth... potong berita yang tidak perlu **


Kirim email ke