Mungkin saya masih ingat peristiwa ini, dan saya coba meng-clarify sebisa
saya.
Saat itu memang ada keinginan dari Pak Kornelius dan beberapa rekan lain
untuk dilakukan pelatihan khusus jigging.  Kalo saat itu Pak Kornelius
merasa nggak ada rekan2 pemancing yang menyanggupi melatih jigging, ya
karena nggak ada yg merasa jago jigging (kalo yg jago 'nungging' sih banyak
!).  Gimana mau melatih kalo cuma pernah jigging beberapa 'celup' saja atau
paling lama 1 jam dalam kurun waktu beberapa bulan !
Kalo Indra dipaksa untuk memberikan pelatihan......tanya aja dulu berapa
menit dia jigging dalam waktu setahun !  Saya sendiri, kalo cuma teori sih
rasanya hampir 100 % yg saya dapat dari Munadi masih ada di kepala saya.
Baik lewat imel, ngobrol di telepon, ketemu langsung, sampe memperhatikan
dia sedang jigging (saya msh belom pengen memperhatikan dia lagi 'nungging'
sama Soni...he...he....).
Tapi soal praktek dan jam terbang, saya masih NOL BESAR !  Lha wong nyari
ritme nggulung dan ngocok yg pas dan konsisten saja saya msh belom berhasil.
Dari apa yg saya dapat dari Munadi, secara teori saya tau kenapa terjadi jig
ilang krn ditelen ikan, atau kenapa hasil di Binuangeun kemaren begitu
memuaskan, atau kenapa Munadi berani bertanding jig melawan ikan tembang
hidup maupun irisan cumi, atau kenapa Munadi berani bertaruh bahwa kalo saja
di Krakatau Lagi saat itu semua orang pake jig dgn berat yg sama (nggak ada
yg pake tembang) bukan cuma 23 ekor tenggiri yang naik tapi mungkin bisa 100
ekor kalo di sekitar Karang Munadi saat itu ada 100 ekor tenggiri.
Apakah saya bisa disebut 'jago' dan pantas memberikan pelatihan ?  SAMA
SEKALI BELUM !
Apakah istri saya (Lisa) yg pernah naikin beberapa ekor kakap merah 1,5 thn
yg lalu (padahal hari itu untuk pertama kalinya dia mancing di laut) bisa
dianggap lebih jago dari Irwin yg hari itu nggak narik seekorpun kakap merah
(sorry Boss, bukan mbongkar rahasia..he..he..) meski dia udah bertahun-tahun
mancing di laut ? SAMA SEKALI TIDAK !
Jadi, tingkat keahlian seseorang tidak bisa diukur dari pencapaian satu atau
dua hari, tapi dengan ukuran kurun waktu yg cukup panjang.  Kalo Pak Bobby
sudah saya anggap 'jago', silakan tanya ke beliau berapa belas tahun yg
dibutuhkan Pak Bobby untuk belajar dan berlatih secara intensif !

Kembali ke masalah jigging, sampai hari ini saya (mohon dikoreksi kalo
salah) belum menemukan seorang pemancingpun di Indonesia ini yg secara
konsisten memancing dengan tehnik jigging.  Saya cuma mengenal Munadi yang
kebetulan berdomisili di negeri 'mangkok merah' (Jepang).  Jujur saja,
sangat mengagumi penguasaan dan konsistensi Munadi di bidang jigging ini
(dalam hal teori, praktek maupun pengalaman).  Kalo saya ditanya, siapa sih
yang bisa dan pantas memberikan pelatihan soal jigging ini ke kita2 ?  Ya
Munadi ! Memang kendalanya dia cuma datang ke Jakarta 2x setahun dan belom
tentu punya waktu untuk kita2 (dia kan hrs punya waktu banyak untuk keluarga
dan temen2nya).  Bulan Mei 2001 lalu saya sama sekali nggak bisa ketemu
Munadi secara langsung meski dia ada di Jakarta beberapa hari. Belajar rame2
? Agak sulit juga karena kapasitas kapal mancing yg bisa kita pinjam cuma
sekitar 5-6 pemancing saja.
Terus gimana caranya biar kita bisa belajar jigging dengan baik dan benar ?
Ya kita minta Munadi memberikan teori dan kita disini berlatih sendiri.
Tapi tetap saja dalam proses belajar diperlukan sikap yg 'open minded'.

Terus...........gimana nih urusan 'kerang bulu' dan 'kacang asin'nya ???
he.....he.....he......
Buat gue, mancing itu untuk nyari seneng (bukan masalah atawa bikin
pusying), ngomong jorok, dan nge-jahilin temen...............'Tul nggak ii
(yg jadi korban kejahilan gue pagi ini) ?


...................................
Status :CASE CLOSED


----- Original Message -----
From: ketira <[EMAIL PROTECTED]>
To: <[EMAIL PROTECTED]>
Sent: Wednesday, January 16, 2002 11:10 AM
Subject: Re: [mancing-l] Binuangeun 12-13 Januari 2002: Kisah Jigger dan
Striker


> tq bossss besar .......
> berbulan-bulan yang lalu aku sperti mengemis dan setengah memaksa untuk
para
> senior mengadakan
> pelatihan untuk pemula yang berminat jigging,dan kena korban pada waktu
itu
> pak indra,karena dia
> yang saya temui di kantor formasi,sampai kalau ada palu mungkin kepala gue
> sudah hancur diketoknya,tetapi semua rencana pelatihan /penjelasan jigging
> batal dan di hantui dengan pendapat
> jigging memerlukan peralatan khusus yang maaaahal,mulai dari kenur hingga
> joran,padahal menurut
> saya dengan handline pun jigging dapat dilakukan,ingat tulisan saya
tentang
> jigging tradisionil ???
> dan kalau kini bosss berpendapat jigging dapat dilakukan dengan peralatan
> standard,saya sangat
> bersukur,dan ....kapan para senior mau
mengadakan......pelatihan....???????
>
>
> kr



---------------------------------------------------------------------

To unsubscribe, e-mail: [EMAIL PROTECTED]

Website mancing-l at http://www.MancingL.com  --> Fishing information, online chat, 
forum discusion, clasifiedads, etc  
MancingL Archive at http://www.mail-archive.com/[email protected]
Fishing@Indonesia a MancingL sharing picture forum at 
http://communities.msn.com/FishingIndonesia

Millis ini terselengara berkat dukungan PT. Metrocom Global Solusi
  The Prefered IT Solution Company - http://www.metrocom.co.id

** Save Bandwidth... potong berita yang tidak perlu **


Kirim email ke