----- Original Message -----
From: riza pahlawan <[EMAIL PROTECTED]>
To: <[EMAIL PROTECTED]>
Sent: Wednesday, January 30, 2002 1:29 PM
Subject: Banjir di Jakarta Tewaskan 11 Orang
>
> [EMAIL PROTECTED] on 01/30/2002 01:15:37 PM
> Subject:  Banjir di Jakarta Tewaskan 11 Orang
>
> Rabu, 30 Januari 2002, 8:40 WIB
>
> Banjir Tewaskan 11 Orang
>
> Pasar Minggu, Warta Kota - Musibah banjir mencapai puncaknya Selasa
(29/1),
> dengan menewaskan 10 orang. Enam tertimpa tanah longsor di Pasar Minggu
dan
> lima lainnya hanyut di Tangerang dan Bekasi.
>
> Tanah longsor di RT 05/05 Kelurahan Pejaten Timur Pasar Minggu menewaskan
> enam orang, empat di antaranya satu keluarga (ayah dan tiga anak).
Penyebab
> longsornya tebing di bantaran Kali Ciliwung adalah keretakan akibat hujan.
> Karena terfokus menghadapi banjir kiriman dari hulu, warga terlena meski
> empat hari sebelumnya sudah tahu tanah mulai labil.
>
> Saat longsor terjadi, hujan memang turun deras, sementara Sungai Ciliwung
> yang berjarak 10 meter dari tebing yang longsor itu masih dalam ketinggian
> normal. Data dari pos pemantau Panus di Depok, pukul 22.00 ketinggian air
> masih 120 cm. Artinya, dengan perhitungan mencapai Pasar Minggu empat jam
> kemudian, Ciliwung masih normal.
>
> Menurut Menkimpraswil Soenarno yang meninjau lokasi, longsor ini
disebabkan
> pelanggaran tata ruang secara keseluruhan di wilayah DKI. Misalnya banyak
> situ dan rawa dijadikan permukiman sehingga daerah resapan menurun. "Air
> tidak bisa dikibuli. Kalau memang itu sudah tempatnya, air pasti akan ke
> situ juga. Makanya terjadi banjir di permukiman-permukiman," jelas
> Soenarno.
>
> Tol putus
>
> Tak hanya Jakarta didera banjir. Bekasi dan Tangerang, kondisinya malah
> makin parah. Aparat pemkot dan Polrestro Tangerang menerima laporan,
> sedikitnya lima orang tewas. Ada yang hilang terbawa arus, tersengat
> listrik maupun dipatuk ular berbisa. Hingga pukul 22.30, belum diperoleh
> kebenaran mengenai kepastian jatuhnya korban jiwa.
>
> Polrestro mendapat laporan, warga Cipondoh bernama Nurmalia (10) tewas
> terbawa arus sungai. Selain itu dilaporkan pula warga terseret arus banjir
> di Binong. Di Periuk Damai, Kecamatan Periuk, juga dikabarkan dua warga
> tewas. Menurut Lurah Periuk Jaya Martioso Agianto, kedua warga itu tewas
> akibat tersetrum listrik dan patokan ular.
>
> Walikota Tangerang HM Thamrin hanya bisa pasrah dan hanya bisa menunggu
air
> surut. Tapi hingga semalam, air terus meninggi di beberapa kawasan. Jalan
> Gatot Soebroto Km 4 masih terputus. "Kami hanya bisa menunggu, tidak
> mungkin banjir itu dipompa karena airnya balik lagi ke situ. Ini banjir
> kiriman dari Bogor," ujar Thamrin.
>
> Arus kendaraan di Jalan Tol Jakarta-Tangerang Km 26 (dari arah Jakarta)
> juga terhambat. Badan jalan yang terletak hanya 100 meter dari gerbang tol
> Bitung, tergenang air setinggi 50 cm.
>
> Menurut petugas informasi gerbang tol Bitung, air meninggi sejak pukul
> 05.00, sehingga kendaraan yang akan keluar gerbang tol dialihkan ke
Cikupa.
> "Hanya kendaraan jenis truk dan bus yang bisa melintas. Kendaraan dari
> Merak tetap lancar," katanya.
>
> Sejumlah ruas jalan dan permukiman di Kabupaten Tangerang pun tak luput
> dari banjir. Jalan Raya Ciater, Jalan Raya Aria Putra (Ciputat), Jalan
Raya
> Kelapa Dua (Curug), Jalan Raya Jombang, Pamulang, dan Dr Setiabudi
> (Pamulang), juga terkena limpahan saluran air yang mampat.
>
> Permukiman yang terendam dengan ketinggian di atas 1 meter juga meluas.
> Misalnya di Benda, Total Persada di Gebang Raya, Periuk, hingga Villa
> Tangerang Regency, Tangerang Indah, dan Griya Sangiang Mas.
>
> Di Ciledug, sampai pukul 21.45, Perumahan Ciledug Indah dan Pinang Griya
> Permai, masih tergenang 1 meter, sehingga penghuni perumahan mengungsi.
> Hari ini, diperkirakan jalur Kebayoran Lama-Tangerang masih terputus.
>
> Kadinas Kesehatan Kota Tangerang dr Nuriman Machjudin saat mendampingi
> Menko Kesra Yusuf Kalla berkunjung di Kampung Baru, Benda, mengatakan, air
> bersih makin sulit didapatkan sehingga penyakit mengancam.
>
> Di Bekasi, banjir juga makin meluas. Data Sandi dan Telekomunikasi
(Santel)
> Kota Bekasi menyebutkan setidak terdapat 24 titik terendam air dengan
> ketinggian air 50-150 cm. Antara lain di Bekasi Baru, Unisma, Perumnas I
> dan II, Bojong Rawa Lumbu, Taman Galaxy, Raflesia di Pondok Gede,
Perumahan
> Bukit Kencana, Wirana, Jatiwarna, Pondok Cemara. Di Kecamatan Medan
Satria,
> tiga kelurahan (Harapan Mulya, Kalibaru, dan Pejuang), air mencapai 1,5 m.
>
> Di Lemahabang, pedagang tempe bernama Purwanto (19) tewas hanyut di Kali
> Cilemahabang. (Tim Warkot)
>
> Source : Warta Kota


---------------------------------------------------------------------

To unsubscribe, e-mail: [EMAIL PROTECTED]

Website mancing-l at http://www.MancingL.com  --> Fishing information, online chat, 
forum discusion, clasifiedads, etc  
MancingL Archive at http://www.mail-archive.com/[email protected]
Fishing@Indonesia a MancingL sharing picture forum at 
http://communities.msn.com/FishingIndonesia

Millis ini terselengara berkat dukungan PT. Metrocom Global Solusi
  The Prefered IT Solution Company - http://www.metrocom.co.id

** Save Bandwidth... potong berita yang tidak perlu **


Kirim email ke