Seorang kepala kampung di sekitar Bogor yang sangat kaya raya hanya mempunyai satu-satunya anak, si Bekti namanya dan sekarang si Bekti sudah umur tiga puluhan lebih. Si Bekti sangat disayang dan dimanja oleh bapaknya, namun si Bekti agak terbelakang, masih suka main gundu, layangan, mancing di kolam orang dan nyuri mangga tetangga bersama teman-teman anak kampung yang masih kecil. Sama sekali tidak tau dan tidak tertarik sama cewek. Bapaknya yang sudah tua ingin sekali mempunyau cucu, tapi sayang si Bekti masih seperti anak kecil. Suatu hari si bapak memanggil Bekti dan berkata: "Bekti, papa sudah tua dan sebelum mati ingin melihat kau berkeluarga dan mengendong cucu. Apakah kamu mau kalau papa ngawinin kamu?" SI Bekti adalah anak yang sangat menurut dan patuh dan dia jawab : "ya, pah." Bapak Bekti yang sangat kaya raya bahkan sebagai kepala kampung, tidaklah susah mendapatkan seorang mantu bunga desa yang sangat cantik dan sexy. Si Lisa namanya. Maka kawinlah si Bekti sama si Lisa itu. Pada malam penganten, si bapak yang tidur di sebelah kamar pengantin tidak terdengar suara-suara orang yang lagi ngolam. Maka paginya si bapat bertanya ke Bekti " Nak, enak ngak kawin?" Jawab Bekti : "Ngak, pah. si Lisa gangguin saya terus, ngak bisa tidur." Si bapak kaget mendengar cerita Bekti, lalu dia berkata :" Kalau nanti malam si Lisa gangguin kamu, kamu telanjangin dia dan kamu juga telanjang." Jawab Bekti:" ya, Pah." Esoknya ketika si bapak ketemu Bekti lalu dia pun kembali bertanya :" Nak, enak ngak kawin?" " Ngak, pah. Ngak bisa tidur, habis kedinginan pa, karena telanjang semalaman." Wah gawat si Bekti betul-betul masih ngak tau soal sex pikir si bapak. Lulu si bapak berkata :" Nak, nanti malam kalau kalian sudah telanjang masukin anu (joran) mu ke anu (kolam) Lisa." Jawab si Bekti :" ya, pah." Esok paginya kembali si bapak tanya :" Nak, enak ngak kawin?" Jawab si Bekti :" Ngak pa, ngak bisa tidur, karena ada si Lisa dibawa dan dia merintih rintih terus." Rupanya si Bekti setelah masukin anunya langsung mau tidur. Kali ini si bapak betul- betul bingun, supaya si Bekti tau enaknya kawin. Setelah berpikir beberapa saat lalu dia berkata :" Nak, nanti malam setelah kamu dengar bunyi ting 1 kali, kamu masukin ana mu ke anu Lisa, kalau dengar ting 2 kali kamu cabut anu mu , jadi kalau kamu dengar 1 kali ting masuk dan 2 kali ting cabut." Kata si Bekti :"ya, pah." Pada malam harinya, si Bekti sudah siap menunggu signal dari bapaknya. Terdengarlah bunyi ting satu kali, langsung si Bekti masukin anunya ke anu Lisa, lalu terdengar bungi ting-ting dua kali lalu si Bekti cabut anunya. Maka setiap kali dengar ting masuk ting-ting cabut. Eh, lama-lama si Bekti berteriak :" Pah, tingnya cepatan dong!" Terdengarlah bunyi ting,ting,ting,ting,ting tampa berhenti. Rupanya setelah beberapa menit cabut masuk cabut masuk si Bekti baru merasakan enaknya sex, karena si papak tingnya agak lambat, sedangkan si Bekti sudah hampir Klimax maka dia menyuruh bapaknya tingnya cepatan. > > > ---------------------------------------------------- > This email was sent using http://webmail.cbn.net.id/ > > >
---------------------------------------------------- This email was sent using http://webmail.cbn.net.id/ --------------------------------------------------------------------- To unsubscribe, e-mail: [EMAIL PROTECTED] Website mancing-l at http://www.MancingL.com --> Fishing information, online chat, forum discusion, clasifiedads, etc MancingL Archive at http://www.mail-archive.com/[email protected] Fishing@Indonesia a MancingL sharing picture forum at http://communities.msn.com/FishingIndonesia Millis ini terselengara berkat dukungan PT. Metrocom Global Solusi The Prefered IT Solution Company - http://www.metrocom.co.id ** Save Bandwidth... potong berita yang tidak perlu **
