Team Mancing L 3 alias Tempe Goreng berangkat ke turnamen ini dengan target
yang agak berbeda dengan 2 tim lainnya. 2 orang ingin menambah pengalaman
karena baru sekali-kalinya pernah troling, 1 orang pengen tau gimana sih
rasanya troling itu krn belum pernah sekalipun troling. Tapi semangatnya
betul2 membuat saya kagum.

Kumpul punya kumpul, cuma ada 3 set tackle (1 kelas 30 lb, 2 kelas 20 lb).
Umpan2, hook, lider dan pernik2 lain cuma ada punya saya sendiri dan sangat
tidak cukup untuk keperluan satu tim, di turnamen lagi.  Kita sempat belanja
untuk nambahin pernik2 yg saya punya.  Itupun cuma beberapa biji rapala,
hook, swivel, lider dan sebagainya.  Dapet pijeman tackle 1 set kelas 30 lb
dari Budi, dan 1 set lagi ditambahan Mas Joss saat di Binuangeun.

Dengan pertimbangan pengalaman pemancing yg masih sangat minim, kapten & kru
kapal ala kadarnya (nelayan), sangat beresiko kalo saya sebagi kapten tim
mengejar target tag & release.  Jadi disepakati bahwa di turnamen ini kita
akan ngejar ikan untuk ditimbang.  Dari hasil lomba mancing nelayan sehari
sebelumnya diketahui bahwa ikan banyak ada di sebelah timur binuangeun
(daerah sekitar Cihara), dan sebagian besar tenggiri serta beberapa tuna
(tidak banyak), kami sepakat untuk mancing di daerah sana dengan hanya
menurunkan umpan jahit dan/atau rapala.  Umpan jahit untuk ngejar tenggiri
dan rapala diturunkan bila ada tanda2 tuna.

Begitu sampai di daerah yg dituju ternyata selain tenggiri (berdasarkan
laporan tim lain yg sudah strike) juga banyak burung yg menandakan
terdapatnya tuna.  Kami menurunkan 3 umpan rapala dan 2 umpan jahit di
posisi out rigger.  Umpan jahit di posisi out rigger ini ditambah uluran
kenur sedikit untuk drop back untuk mengantisipasi sambaran layaran, karena
15 menit sebelum kami sampai sana KM Aristo melaporkan strike layaran.
Kira2 jam 9.15, karet di posisi out rigger kiri putus TASSSSS...! yg disusul
jeritan reel Everol pinjaman dari Budi.  Pak Kyai Zainuddin yg mendapat
giliran pertama tidak terlalu menghadapi kesulitan mengajarnya meski dengan
sedikit gugup (ditandai dgn gulungan kenur yg ngumpul di tengah
...he...he...), menggeleparlah seekor tenggiri ukuran kecil (kira2 empat
kiloan).  Dengan konfigurasi umpan yang sama, sekitar 2 jam kemudian gantian
umpan jahit ki outrigger kiri di sambar.  Kali ini Pak Sugimin mendapat
giliran nyoba nggulung reel trolling untuk pertama kalinya, meski agak kikuk
mengatur gerakan jempol pengatur kenur, tak lebih dari 7 menit kemudiaan
seekor tenggiri seberat kira2 delapan kiloan berhasil diangkat.  Tak
terbayang kegembiraan Pak Sugimin saat itu.  Sangat jarang orang bisa untuk
pertama kalinya troling langsung di turnamen...!

Satu jam kemudian, rapala CD 14 di posisi corner disambar.  Yudi yg mendapat
kesempatan rupanya kali ini kurang beruntung.  Setelah beberapa gulungan
ikan lepas lagi, mungkin hook upnya yg kurang sempurna.

Kira2 jam 2 siang, seekor layaran menyambar umpan jahit yg baru diganti di
posisi out rigger kiri.  Saat itu saya sdg di fly bridge setelah berdiskusi
dgn kapten mengenai arah kapal menjelang sore hari itu.  Ternyata saat kru
mengganti umpan yg terakhir belum sempat saya periksa, dan seperti dugaan
saya uluran kenur untu drop back ternyata kurang panjang.  Padahal dari pagi
saya selalu periksa tiap ganti umpan dan saya tambahin ulurannya.  Tapi
siang itu belum sempat saya turun lagi ke deck untuk meriksa umpan dan drag,
sudah disambar.  Jadilah yg ada cuma suara lecutan karet yg putus dan bunyi
ngeek ! yg cuma sebentar.....habis itu sepi lagi.  Yudi yg kembali mendapat
giliran cuma sempat nyabut reel dari holdernya.  Sampai sore ternyata tidak
ada sambaran lagi.

Hari kedua kami tetap mengarah ke daerah yang sama, kali ini hanya
menurunkan 3 rangkaian umpan jahit karena belum ada tanda2 munculnya tuna.
Sampai tengah hari tidak ada sambaran, dan hari itu memang banyak sekali
tim2 yg nihil strike, jauh berbeda dengan suasana hari pertama.  KM Surya
yang pada hari pertama pesta strike, hari itupun nihil sampai tengah hari.
Beberapa kapal mendapat wahoo, dan teman2 mancing-l 1 berhasil men-tag
layaran.  Sudah setengah hari, sepi tenggiri, sepi tuna, yg ada cuma wahoo
dan billfish.  Saya putuskan menurunkan 3 buah kona head (yg malam
sebelumnya ternyata ada terbawa di tackle box saya), 1 konahead sedang dan 2
kecil yg biasanya buat nyari lemadang.  Dengan harapan ada wahoo nyambar
kita putuskan untuk tetap menggunakan konahead selama 3 jam terakhir waktu
turnamen, arahnya pun kita rubah lagi menjadi ke arah perairan yang agak
dalam.  Dengan kru yg masih anak2, pemancing yg rata2 belum pernah lihat
marlin, saat itu saya betul2 berharap tidak disambar marlin.  Selain
terbayang bagaimana repotnya handling saat ikan sudah dekat untuk di T&R,
saya betul2 kuatir keselamatan kru dan pemancing2 oleh liarnya gerakan bill
marlin.  Kapten dan kru hanya seorang nelayan yg mengandalkan ganco tiap
dapat ikan besar.  Kalo layaran saya memang masih berharap bisa di handle
krn tenaganya tidak seliar marlin.

Di hari kedua itu ada satu hal yang membuat saya kagum dengan semangat tim
saya, semuanya masih bersemangat tinggi sampai detik terakhir jam 15.00 saat
batas akhir mancing.  Apalagi dengan kondisi tidak ada sambaran sama sekali
dari jam selama 9 jam non stop !  Tidak ada kekecewaan yang berlebihan.
Sore itu kami juga ikut merayakan kegembiraan teman2 tim Mancing-L 1 yang
dinobatkan sebagai Juara I.

Pada kesempatan ini atas nama Tim Mancing-l 3 alias Tempe Goreng mengucapkan
SELAMAT atas keberhasilan Tim Mancing-L 1 atas keberhasilannya.  Mudah2an
anda sekalian tetap bisa kami andalkan untuk bisa terus mengharumkan nama
Mancing L di event-event berikutnya.

Tak lupa kami juga ucapkan banyak terima kasih kepada semua rekans di milis
ini atas dukungannya kepada tim kami, baik dalam hal moral, pinjaman tackle
dan sebagainya.  Kami akan tetap terus belajar, berlatih dan melengkapi diri
dengan harapan suatu saat bisa berhasil seperti Tim Mancing L 1.

BRAVO MANCING L   !!!!!!!!
Note:
Saya sangat berharap Tim Mancing-L 1 sudah memutuskan untuk mewakili MANCING
L di Piala Presiden bulan depan.  Saya menilai anda semua yg paling siap
untuk melakukannya.  Juara di Binuangeun adalah bukti yang tidak
terbantahkan bahwa anda-andalah yg terbaik diantara kita semua.


---------------------------------------------------------------------

To unsubscribe, e-mail: [EMAIL PROTECTED]

Website mancing-l at http://www.MancingL.com  --> Fishing information, online chat, 
forum discusion, clasifiedads, etc  
MancingL Archive at http://www.mail-archive.com/[email protected]
Fishing@Indonesia a MancingL sharing picture forum at 
http://communities.msn.com/FishingIndonesia

Millis ini terselengara berkat dukungan PT. Metrocom Global Solusi
  The Prefered IT Solution Company - http://www.metrocom.co.id

** Save Bandwidth... potong berita yang tidak perlu **


Kirim email ke