Jumat, 09/10/2009 08:47 WIB
Geger Sapi Disantet
Kail Ikan di
Perut Sapi Jadi Rebutan Warga
Irul
Hamdani - detikSurabaya
File:
detiksurabaya. com
<a href=''
target='_blank'><img src=''
border='0' alt='' /></a>
Banyuwangi
- Puluhan mata kail yang ditemukan tertanam bersama benda asing lainnya
dalam lambung sapi milik Mamad (45), warga Dusun Kampung Baru Desa Jajag
Kecamatan Gambiran, Banyuwangi, diperebutkan warga.
Puluhan warga yang
datang meminta mata kail ikan itu karena meyakini memilik kekuatan magis.
Harapan mereka dengan menggunakan mata kail itu maka ikan yang terpancing lebih
banyak.
"Pancing itu kalau dipakai mancing, akan mudah mendapatkan ikan,"
kata Yusuf, salah seorang warga Desa Jajag saat ditemui detiksurabaya. com
di rumah Mamad sambil menunjukan mata kail, Jumat (9/10/2009).
Di balik
kekuatan magis dimata kail itu, kata Yusuf, tersimpan bahaya bagi penggunanya.
Jika tak hati-hati saat memasang umpan dan jari tergores, maka sangat berbahaya.
Pasalnya, mata kail itu mengandung sawa (racun gaib) yang mengancam
nyawa.
Sebelum digunakan, kata dia, mata kail itu harus ditawarkan.
Caranya, dibakar di api kecil sampai panas dan selanjutnya dicelupkan ke air
garam. "Saya diberitahu orang pintar, harus ditawarkan dulu," tambah
Yusuf.
Hal senada juga dikatakan Kadir warga lainnya. Dulu dia pernah
memiliki mata kail yang ditemukan dalam lambung hewan ternak yang diduga korban
praktek ilmu hitam. Mata kail itu sangat mudah mendapatkan ikan saat
dipakai.
"Sayangnya mata kail itu hilang bersamaan ikan yang memakannya
lepas karena tali senarnya putus," ungkapnya.
Dalam lambung sapi itu,
ditemukan 30 mata kail berukuran besar, yang biasa dipakai untuk memancing ikan
di laut. Semua mata kail berwarna hitam kecoklatan dan tampak baru. Di bagian
pangkal lubangnya terdapat tali senar berwarna pelangi. Sapi itu kemudian
disembelih sebelum waktunya karena kondisinya drop.
(wln/wln)