saya menanggapi aja ya mas, di luar kenal tidaknya dengan bapak manager, yaitu pada alinea ke 4, ".......pengemudi tersebut dipulangkan ke kampungnya untuk penyembuhan lebih lanjut."
ada yg janggal menurut saya mengutip statemen pada alinea pertama, yaitu: "......sopir tersebut terserang sakit muntaber." masak iya, penyakit mencret aja sampai harus di pulangkan? apakah di kampoengnya pengobatan tsb lebih moy, lebih modern, lebih terjamin? logikanya sih kalo penyakit tersebut bila company care memberikan perawatan sampai benar-benar pulih/sembuh. Kenapa demikian, bisnis ini menurut saya ujung tombaknya adalah para sopir, karena mereka yg banting tulang, banting setir untuk mencari setoran. mohon maaf, saya hanya menanggapi dan tidak kenal dengan yg bersangkutan (korban), cumen kecian getu deh! ________________________________ Dari: wiraliu <[email protected]> Terkirim: Sel, 9 Maret, 2010 11:11:18 Judul: [MANCiNGiKANMaS] Re: ada yg kenal ngak??? ada yg kenal ngak??? Selasa, >09/03/2010 09:33 WIB >Sopir Taksi Express Tidak Coba Bunuh Diri, Tapi >Sakit Muntaber >Rachmadin Ismail - detikNews > >Jakarta >- Manajemen taksi Express Group menegaskan, tidak ada percobaan bunuh >diri dengan menabrakkan mobil ke pembatas jalan di Semanggi yang >dilakukan pengemudinya saat membawa penumpang pada 24 Februari silam. >Yang benar, sopir tersebut terserang sakit muntaber. > >>"Kami >ingin mengklarifikasikan bahwa tidak benar seorang pengemudi taksi >Express mencoba bunuh diri dengan menabrakkan mobil ke pembatas jalan. >Pengemudi tersebut saat itu sedang menderita sakit muntaber sehingga >terjadi kecelakaan," kata Rusjdi, > Call Center Manager Taksi Express >Group, kepadadetikcom, Selasa (9/3/2010). > >Rusjdi >mengklarifikasi pemberitaan detikcom pada 24 Februari 2010 yang >berjudul 'Sopir Taksi Coba Bunuh Diri, Penumpang Kabur'. Informasi >berita tersebut mengutip petugas TMC Ditlantas Polda Metro Jaya. > >>Menurut > Rusjdi, setelah kejadian >tersebut, pengemudi langsung dibawa ke rumah >sakit dan sempat dirawat karena sakit muntaber. Saat ini, pengemudi >tersebut dipulangkan ke kampungnya untuk penyembuhan lebih lanjut. > >>"Sangat >disayangkan, kami tidak berhasil mendapatkan informasi data pelanggan >kami yang kebetulan menggunakan jasa taksi Express tersebut pada saat >kejadian, sehingga kami tidak bisa mengklarifikasikan permasalahan ini >secara langsung kepada pelanggan kami tersebut," jelasnya. >(mad/nrl) > >http://www.detiknew s.com/read/ 2010/03/09/ 093329/1314149/ 10/sopir- >taksi-express- tidak-coba- bunuh-diri- tapi-sakit- muntaber > > >-- >~~~~~~~~~~~~ ~~~~~~~~~ ~~~~~~~~~ ~~~~~~~~~ ~~~~~~~~~ ~~~~~~ >SURYATEX >PT. Surya Abadi International >Office Level 2nd Floor Suite # 2B Istana Harmoni Apart. >Jl. Suryopranoto No. 2 Harmoni - Jakarta 10130, Indonesia >TEL. : 62-21 63865565 >FAX. : 62-21 63865580/81 Lebih bergaul dan terhubung dengan lebih baik. Tambah lebih banyak teman ke Yahoo! Messenger sekarang! http://id.messenger.yahoo.com/invite/
