Melihat empang martin dengan iklan yg heboh ternyata tidak sehebat iklan dari 
orang2. Kesan pertama, buecekkkkk..... puanasss...... eh bau (bangkai kali). 
Dan 
yg jauh dari iklan adalah soal ikan, ada rekan yg promo dari pagi sampai sore 
gentak ampe pegel. 


Bukan mengdiskreditkan, tapi hanya melihat saja, ternyata ikan makan tidak 
sehebat yg di iklan, dan menyiram ikan pun sepertinya biasa banget, gak ada 
istimewa. Kalo harus menilai maka empang ini saya nilai CUKUP. Empang disini 
melihat dari survey ternyata banyak banget puluhan dah. Survey empang kemaren 
cukup hingar bingar di lokasi, dimana empang harian berjibun dan kalo tidak 
salah mengamati ada 4 empang atau lebih yg mengadakan lomba dimana ada lomba 
MIO 
dan juga lomba acara sosial. Dari sekian empang ada 3 empang yg lomba sound, 
yaitu empang yg lomba mio, acara amal dan empang martin. Empang lomba mio 
dengan 
panggung dangdut, empang amal juga dan empang martin dengan sound dari 
peralatan 
elektronik. selain ketiga dentuman musik dari masing2 stage masih ada lagi 
pengamen yg model cirebonan dengan sound yg memekakan telinga.

Orang jual makanan cukup komplet, dari air mineral, minuman dingin, nasi, telor 
asin, asongan rokok, mie ayam, dll. Cukup unik, karena dari empang2 tsb si 
penjual menawari dagangan, tapi tidak terlihat dimana menempatkan gerobaknya.

Selain fasilitas yg disediakan, jalan menuju empang sangat becek dan licin, 
jadi 
ini nilai minus dari empang tsb. Dari pantauan empang2 ini tiap minggu di serbu 
oleh ratusan orang, mungkin malah ribuan. Untuk membayangkan saja, di empang 
martin ada 52 lapak, dan masing2 lapak di isi 2 pemancing dan satu kedi. dimana 
malah ada yg bawa keluarga. Di empang harian semua terisi, ada yg 2 pemancing 
dengan 6 keluarga dll. Bayangin aja, komplek pemancingan ini tidak kurang dari 
30 empang tempat mancing.... edun.

Cuman kesan dari survey adalah biasa aja.

salam,
Surveyor Empang


Kirim email ke