Rekan yth, 28 Mar 99 Saya mendengar bahwa kegiatan Bhakti Desa merasa kekurangan dana untuk kegiatannya. Saya telah mengusulkan agar menghubungi APP (Aksi Puasa Pembangunan) Keuskupan Bandung, daripada langsung ke Uskup yang menurut saya akan menyarankan APP juga, atau Komisi Kepemudaan. Akan tetapi biasanya APP minta pengajuan perencanaan yang baik, yang berarti sebulan dua bulan sebelum kegiatan. Selain itu, karena kegiatan ini persis pada hari-hari amat sentral bagi umat Katolik, saya kira APP dapat agak enggan membiayai kegiatan yang berpeluang besar bentrok dengan kesempatan hadir pada upacara-upacara terkait. Memang dapat diargumentasikan bahwa lebih berguna melayani masyarakat sederhana, daripada 'sekedar hadir di gereja sambil berjejal', akan tetapi perlu daya argumentasi yang meyakinkan dan tulus jujur, kalau mau berhasil. Maka saya lalu teringat bahwa kiranya kegiatan tepat sebelumnya, Seminar EQ, kabarnya dapat impas jika hadirin sekitar 60 orang; dan hadirin ternyata agak melampaui 100 orang. Maka saya mengimbau agar panitia EQ diajak bicara (seperti sudah juga saya sebut pada pembukaan Seminar EQ), dan semoga kegiatan di hotel besar dapat menunjang kegiatan di pelosok jauh. Semoga saran ini dapat ditelusuri. Mohon saya dikabari hasilnya. Salam, A Rusli 28 Mar 99
