----- Original Message ----- 
From: Paulus Vincentius <[EMAIL PROTECTED]>

> 
> Walau Aceh, Ambon, Sambas, Timor Leste, Irian, Batam, dan Banyuwangi jauh di
> mata, namun segala penderitaan terlihat jelas.
> Namun, sudahkah Anda menanyakan pada seorang mahasiswa baru di kampus Anda
> sendiri, yang mukanya berlumuran darah pada tanggal 17 Agustus 1999 setelah
> dihajar "senior"-nya, apa arti perayaan ini?
> 

Emang bener nih ????

tapi,
kalau menurut logika abad pertengahan-nya boccacio itu ,
ya wajar aja dong dihajar "sedikit", kalo ngga dihajar, kan mahasiswa baru
ngga akan bisa merasakan "kemerdekaan yang sesungguhnya"...........keluar
darah sedikit sih bukan apa2, pejuang kemerdekaan aja sampe gugur...........

Sori yah kalo pemahamannya salah.............. =)

dan yang belon kebagian dihajar ????
Kasihan sekali, berarti belum tahu arti "kemerdekaan yang sesungguhnya" 

kalo buat saya sih, "kemerdekaan yang sesungguhnya" itu ( salah satunya ) :
datang ke kampus, rambut agak panjang, pake kaos dan celana jeans ,
terus KTM FMIPA-ku boleh disimpan di dalam dompet ......... =))



> MERDEKA BUNG!
> 
> Salam Ironi "MERDEKA",
> Paulus Vincentius
> 

Lionov - 7397020



Kirim email ke