Saya ingin nimbrung sedikit soal Sorga aku jadi ingat lagunya Belinda 
Carlisle `Heaven Is a place On Earth' , juga dalam kotbah Sri
Paus 
juga mengutarakan hampir serupa. Jadi nggak usah jauh ? jauh
mikiran 
nanti kalau mati masuk surga atau neraka . Tapi alangkah baiknya bila 
kita bisa mewujudkan Surga di Bumi , seperti doa Bapa Kami 
Datanglah KerajaanMU 
Jadilah KehendakMU 
Di Bumi seperti di Surga . 

Soal dosa apa nggak , saya rasa Tuhan telah memberikan kita Suara
Hati 
, bagiku sudah lebih cukup untuk mengetahui apakah kita salah atau 
tidak . Seperti dalam buku `Dialog dengan Tuhan ` Suara Hati 
disebutkan sebagai Suaramu yang paling Keras , pemikiranmu yang
paling 
Tinggi dan perasaanmu yang paling dalam . Suaramu yang paling Keras 
selalu menyiratkan kebenaran -> kebenaran didalam kita selalu tidak 
bisa ditutupi kita selalu menyuarakan kebenaran , pemikiranmu yang 
paling tinggi selalu akan menyiratkan sukacita -> pada dasarnya semua 
makhluk hidup mendambakan kebahagiaan , perasaanmu yang paling dalam 
pastilah kasih . Jadi bila anda merasa jikalau melakukan hal-hal 
tersebut dilandasi dengan suara hati ya sah-sah saja daripada
memendam 
suara hati ( kebenaran ) kita dengan mengikut apa kata orang lain
yang 
belum tentu cocok dengan kita . Tetapi karena hidup kita tidak
sendiri 
sehingga kebenaran kita selalu diuji secara universal . Tetapi kita 
tidak pernah berhenti menjadi diri kita , Kita selalu mencipta image 
kita dalam setiap pemikiran , perkataan dan perbuatan kita setiap 
detik . Tolong imaginasikan bahwa pemikiran kita adalah energi yang 
tipis , yang kemudian dipadatkan oleh perkataan dan menjadi semakin 
padat sehingga siap dikeluarkan ke dalam keadaan nyata ( real world ) 
sebagai perbuatan . Di bumi ( perbuatan ) seperti di dalam Surga ( 
pemikiran ) . Ketika tindakan /perbuatan tidak sesuai dengan pikiran
/ 
harapanlah menurut saya yang disebut Neraka . Di dunia ini kita bisa 
hidup di neraka bila tiap saat kita tidak dapat menjadikan pikiran 
dengan perbuatan .

Ada kesaksian tentang api-penyucian ( tradisi roma katolik yang 
menyatakan seseorang yang meninggal akan masuk ke api penyucian ) . 
Disitu disebutkan bahwa bukan kejahatan yang menghantar kita ke
neraka 
tetapi luka kasih . Luka kasih yang ditimbulkan saat kita menolak 
kasih dari Tuhan , saat kita menolak kasih dari sesama . Kerinduan 
akan kemurnian Ilahi membuat para jiwa di api penyucian bersedia 
secara tulus untuk membersihkan luka kasihnya . Kisahnya anda bisa 
baca di www.holysoulscrusade.org/maria-simma1.html

Teguh 






Have constructive thoughts, consoling words, compassionate acts.
Peace & enlightenment be yours!

- from guys at Mayapada Prana 
Yahoo! Groups Links

<*> To visit your group on the web, go to:
    http://asia.groups.yahoo.com/group/mayapadaprana/

<*> To unsubscribe from this group, send an email to:
    [EMAIL PROTECTED]

<*> Your use of Yahoo! Groups is subject to:
    http://asia.docs.yahoo.com/info/terms
 


Kirim email ke