--- In [email protected], "mBah Soeloyo" <[EMAIL PROTECTED]> wrote:
>
> Saya tidak bisa berjawab tentang Tuhan.
> Saya tidak bisa berlogika tentang Tuhan.
> Saya takut ber-pamrih lain jika merambah wacana ini.
> Bagi saya Tuhan adalah TUHAN. Tiada sesuatu makhluk
> pun yang berwenang menggagapinya. Hanya dengan satu
> pedoman hidup terhadap-Nya:
> 1. berserah diri tanpa reserve (menerima apa adaku)
> 2. mempercayainya dengan akal (rational) tetapi tidak
> untuk merasional-rasionalkan-Nya
> 3. menjadi bebas merdeka bersama-Nya
> --->
> yang dalam bahasa Arab-Islam menjadi:
> 1. ber-Islam
> 2. ber-Iman
> 3. ber-Ikhsan
> mBahSoeL
>
Hak setiap orang untuk percaya, tapi ingat, bukanlah hak anda untuk
memaksa orang berserah untuk percaya seperti apa yang anda percaya.
Akal itu kata bendanya, sedangkan rasional itu fungsinya. Akal hanya
bisa dihasilkan oleh fungsi2 rasional. Tanpa fungsi rasional, maka
namanya bukan akal.
Ikatan kepercayaan bukanlah kebebasan, apalagi memaksa orang lain
untuk terikat kepada ikatan yang sama dengan yang anda percaya,
contohnya, Abdul Rahman yang mulanya Islam tetapi kemudian masuk
Kristen diharuskan dihukum mati.......maka hal ini tidak bisa
dibenarkan selain biadab, juga bukan kebebasan beragama namanya.
Ny. Muslim binti Muskitawati.
Quotes :
" Spirituality is essentially a journey within. You need no preparations, no
luggage to carry - nothing absolutely. What you need is just : LOVE ! And this
Love, can only come as an after effect of self-actualization, achieved though
the practice of meditative way of life."
- Anand Krishna -
Yahoo! Groups Links
<*> To visit your group on the web, go to:
http://asia.groups.yahoo.com/group/mayapadaprana/
<*> To unsubscribe from this group, send an email to:
[EMAIL PROTECTED]
<*> Your use of Yahoo! Groups is subject to:
http://asia.docs.yahoo.com/info/terms