Agama bukanlah kebenaran, kemanapun negara maju anda sekolah, belajar,
dan meneliti, tidak akan pernah ada yang menyatakan agama sebagai
kebenaran.  Oleh karena itu kalo mau mulai berdiskusi letakanlah
dasar2 istilah itu pada tempat yang sebenarnya sehingga diskusi bisa
dimulai.  Tanpa penempatan yang benar, maka diskusi akan kacau balau
karena pengertian satu dengan lainnya akan sama sekali berbeda.

Tuhan juga dipastikan sama sekali bukanlah kebenaran karena merupakan
100% kepercayaan tanpa setitik atau secuilpun memiliki realitasnya. 
Dalam hal inipun tidak mungkin dibantah atau digeser kemanapun juga.

Kalo Agama dan Tuhan bisa sudah dipastikan bukan merupakan kebenaran,
bukan merupakan realitas, dan sangat pasti dan jelas merupakan
kepercayaan, maka barulah kita memasuki diskusi babak pertama yaitu
apakah itu kepercayaan.  Dalam hal ini tidak banyak kita memerlukan
energi untung ngotot berbantahan, karena kepercayaan hanyalah
merupakan angan2 yang setiap orang tidak mungkin bisa disamakan. 
Disinilah terjadi kontroversi yang jelas, karena pada dasarnya agama
adalah sebuah dictation yang mengharuskan kelompok mereka yang percaya
untuk diseragamkan angan2nya.  Keharusan mengadopsi dictation yang
berupa penyeragaman angan2 ini pasti akan mengalami konflik satu
dengan lainnya karena seperti yang sudah didefinisikan diatas bahwa
angan2 bukanlah realitas yang bisa diseragamkan atau disamakan, dan
akibatnya terjadi saling memurtadkan dimanapun anda berada, agama
apapun adanya yang anda percaya, selalu akan terjadi perpecahan yang
sama yang sebabnya cuma satu yaitu: "angan2 tidak mungkin diseragamkan".

Demikianlah, sesuai judul diatas, yang menanyakan "Benarkah Yesus itu
Tuhan dalam wujud manusia?", jawabnya jelas, yaitu Yesus itu manusia,
dan Tuhan itu angan2, atau boleh dianggap Yesus itu angan2 juga.  Hal
ini tergantung mana yang anda mau pilih dengan konsekuensi yang
berbeda.  Sesuatu yang real tidak bisa dikelompokan kedalam sesuatu
yang abstract atau angan2.

Kalo anda menganggap Yesus itu manusia, maka dia itu bukan Tuhan.
Kalo anda menganggap Yesus itu angan2, maka dia bisa dianggap Tuhan.

Manapun pilihan anda, hasilnya merupakan kesimpulan yang sama, apakah
Yesus itu manusia ataupun angan2, tetap figurenya merupakan
kepercayaan dan kepercayaan merupakan angan2 sehingga manapun yang
anda pilih, KEPERCAYAAN ITULAH YANG MENJADI SIMBOL ATAU LABEL DARI
KELOMPOK KEPERCAYAAN TERTENTU YANG MENGANGGAP YESUS SEBAGAI TUHAN, DAN
HAL INI SE-MATA2 HANYALAH KEPERCAYAAN SEHINGGA DILUAR ARENA PERDEBATAN
UNTUK MENEMUKAN REALITAS KEBENARAN.  KARENA SEPERTI JUGA FILEM2
SEPERTI "SPIDER MAN" TIDAK PERNAH DIJADIKAN BAHAN PERDEBATAN MELAINKAN
BAHAN PEMBICARAAN KEKAGUMAN MASYARAKAT AKAN DAYA CIPTA ANGAN2 SANG
PENCIPTANYA ITU SENDIRI TANPA HARUS CIPTAANNYA ITU BENAR2 ADA !!!! 
DEMIKIANLAH YESUS SEBAGAI TUHAN DALAM ANGAN2 UMATNYA MERUPAKAN TELADAN
DAN KEKAGUMAN TERSENDIRI YANG TIDAK MUNGKIN DIJADIKAN BAHAN PERDEBATAN
SEPERTI JUGA FILEM SPIDERMAN, KARENA YESUS SEBAGAI PENCIPTA BERHASIL
DICIPTAKAN PENCIPTANYA SEHINGGA TERTANAM DIHATI UMATNYA YANG PERCAYA.

Ny. Muslim binti Muskitawati.









Quotes : 
" Spirituality is essentially a journey within. You need no preparations, no 
luggage to carry - nothing absolutely. What you need is just : LOVE ! And this 
Love, can only come as an after effect of self-actualization, achieved though 
the practice of meditative way of life."
- Anand Krishna - 

 
Yahoo! Groups Links

<*> To visit your group on the web, go to:
    http://asia.groups.yahoo.com/group/mayapadaprana/

<*> To unsubscribe from this group, send an email to:
    [EMAIL PROTECTED]

<*> Your use of Yahoo! Groups is subject to:
    http://asia.docs.yahoo.com/info/terms
 



Kirim email ke