Amerika sebagai sebuah negara yang Superpower tak mungkin bisa
dibantah kenyataannya.  Mengapa negara ini bisa menjadi Superpower,
tentu hal itu perlu anda pelajari sendiri karena Amerika sendiri tak
perlu mempropagandakan dirinya yang sudah menjadi kenyataan dunia.

Kenyataan2 inilah seringkali pertikaian antar negara, masing2 berusaha
membujuk Amerika untuk berpihak kepada salah satunya.  Namun Amerika
berusaha menengahinya secara adil.  Ada negara yang puas, tapi juga
ada yang tidak puas sehingga malah menjadi perang.  Setelah perang
berlangsung sekalipun, Amerika tidak mau berpihak, contohnya saja
waktu perang Iran dan Irak, pedagang2 senjata memanfaatkan perang itu
sendiri tanpa berpihak mereka menjual senjata2nya kepada kedua belah
pihak.  Namun kenyataan2 ini bukanlah kebijaksanaan Amerika, bahkan
Presiden Reagen sendiri terlibat dalam persekongkolan yang menghianati
Amerika sehingga assistennya ditangkap dan dipenjara.  Sedangkan
rahasia itu terbongkar setelah Reagen sendiri jatuh dan dia tidak bisa
dituntut karena sudah kehilangan ingatannya atas kejadian itu akibat
penyakit yang dideritanya.

Banyak negara yang menyadari akan superioritas Amerika ini yang
dianggap mungkin bisa membahayakan negara2 lainnya, sehingga banyak
yang mengusulkan AMERIKA MENJADI POLISI DUNIA.  Demikianlah, banyak
negara Islam maupun orang2 Islam yang menuduh Amerika sok mengangkat
dirinya jadi polisi.  Kenyataannya, Amerika tidak pernah mengangkat
dirinya jadi polisi dunia, dan juga menolak untuk dianggap sebagai
polisi dunia.  Tidak mungkin Amerika menerima pengangkatan dirinya
jadi Polisi dunia karena sebagai Polisi dunia tidak boleh berpihak,
padahal Amerika sendiri punya kepentingan negaranya sendiri yang tidak
mungkin tidak berpihak dalam sengketa yang multidimensi dimana
kepentingan globalnya diganggu ataupun terganggu.  Apalagi, diharuskan
mendamaikan sengketa antar negara!!!  Semua itu akan menjadi beban
Amerika kalo saja menjadi polisi dunia.  Karena alasan itulah, Amerika
selalu merujuk kepada badan PBB yang semua personilnya sama sekali
bukan orang2 Amerika melainkan diserahkan benar2 dibawah organisasi
dunia ini untuk diatur ber-sama2......  Tentunya termasuk biaya dan
dananya.  Namun kenyataannya, sering badan dunia ini tidak punya dana
sehingga sengaja Amerika di-tarik2 agar ikut campur urusan dunia ini
agar mau menyumbangkan dana.  Namun sudah menjadi kenyataan, dana
Amerika yang masuk ke PBB banyak dikorup oleh personil2 PBB dari
negara2 berkembang ini.  Demikianlah, bagaimana mungkin Amerika bisa
mempercayai dana dalam system yang korup ini.  Salah satu contoh
adalah delegasi Irak dulu dibawah Sadam Hussein berbagai cara mereka
berusaha mempengaruhi PBB dengan uangnya untuk kepentingan pribadi,
dan hal itu jugalah yang memberi kesempatan Sadam Hussein untuk
mempengaruhi PBB agar me-nunda2 serangan ke Irak.

Amerika adalah negara bebas, artinya anda bebas untuk berbicara
ataupun untuk percaya.  Jadi janganlah mengagulkan kebenaran agama
anda sebagai ajaran agama yang paling benar.  Kalo anda memang
menganggapnya agama anda sebagai agama yang paling benar tunjukkanlah
bukti2nya.  Pada kenyataannya, semua agama ada di Amerika, mereka
semua berusaha membuktikan kebenaran masing2 meskipun tak satupun yang
bisa keluar sebagai pemenangnya karena Lembaga Science Amerika itulah
yang membuktikan bahwa Amerika hanya bisa lebih maju melalui
penguasaan atau dominasi science bukan agama kepercayaan.  Dengan
berbagai akal2an, semua agama tak ada yang bisa menembus atau
menggoyahkan lembaga science untuk berpihak kepada agamanya, termasuk
sekelompok agama Kristen yang berusaha melarang teori Darwin untuk
digantikan kepercayaan Biblenya yang berhubungan "Intelegent Designer"
dimana berakhir dengan penolakan lembaga Science Amerika untuk
menganggap kepercayaan ini sebagai bagian science atau dipertimbangkan
sebagai science, padahal kelompok Kristen ini sudah dibacking oleh
presiden Bush, namun tetap saja tumbang sia2.

Demikianlah, hanya di Amerika inilah anda bisa membuktikan kebenaran
agama anda.  Karena Semua agama harus bersaing dalam membuktikan
masing2 kebenarannya, oleh karena itu kalo ada orang Islam menganggap
ajaran Islam paling benar, adakah kenyataannya di Amerika ini???
Karena Amerika membolehkan semua agama berkembang tanpa paksaan atau
tidak boleh memaksa kepada orang lain karena setiap orang bisa
berpihak kepada anda kalo anda benar, tak mungkin ada yang berpihak
kepada anda kalo anda tidak benar.  Demikianlah dengan kebebasan
bersaing ini terbukti Islam tak pernah sanggup bersaing, apalagi
setelah terjadinya 911 yang sangat memperburuk pandangan masyarakat
kepada Islam tanpa harus pemerintah Amerika turut campur
mem-buruk2annya.  Berbeda di -negara2 Islam dimana Amerika di-buruk2an
oleh umat Islam.  Anda bisa mendirikan negara Islam di Amerika, juga
boleh mendirikan agama Buddha, Kristen, Hindu, dlsb.  Kenyataannya,
ribuan ulama menyerbu Amerika untuk menjadikan Amerika jadi negara
Islam.  Cukup anda beli tanah yang luas, kemudian sewakan atau jual
sebagian atau dirikan real estate yang hanya kepada orang2 Islam yang
datang sehingga anda bisa mengangkat diri jadi pemimpin Islam dalam
lingkungan yang baru ini yang kemudian bila dalam beberapa generasi
bisa berkembang tentunya akan bisa ikut memilih sehingga lingkungan
anda bisa jadi state yang UUnya syariah.  Hal2 seperti ini bukan tidak
pernah dijalankan, sudah berulangkali dilakukan namun gagal, dan
kegagalannya juga sederhana, karena ajaran2 Islam sebenarnya cuma
saling menyalahkan, saling mencurigai, saling membunuh, sehingga tak
mungkin bisa berhasil membangun negara Islam.  Apa bedanya dengan
Muhammad ???  Kenapa Muhammad bisa berhasil ???  Jelas, Muhammad bisa
berhasil karena menang perang karena kalo tanpa kekerasaan dan paksaan
maka juga tidak akan berhasil.  Contohnya saja, mengurangi pencurian
caranya memotong tangan pencuri, mencegah perzinahan caranya memotong
kepala atau merajam para pezinah, dsb, dsb.....  tentunya dizaman
sekarang sudah tidak boleh dilakukan hal2 semacam itu.  Demikianlah,
tanpa kekerasan tak mungkin agama manapun bisa berdiri, karena pada
dasarnya agama itu hanya kepercayaan yang mudah mengundang debat kusir
yang memgna tidak bisa dibuktikan kecuali memaksakannya.

Satu contoh adalah usaha2 Malcom-X, seorang Muslim berkulit Hitam, dia
memang patut dipuji ahlaknya, seorang yang dikagumi oleh umat lainnya
bahkan orang2 kulit putih sendiri.  Dia berhasil membeli tanah dari
hasil sumbangan banyak umat yang bersimpati kepadanya.  Hingga detik
inipun namanya tidaklah cacat.  Demikianlah kebebasan selalu membuka
persaingan, ulama2 lain berusaha menyaingi Malcolm-X sehingga berakhir
dengan terbunuhnya Malcolm-X yang kemudian digantikan oleh Farakhan
yang menggelapkan semua tanah milik yang dibeli oleh Malcolm-X yang
kemudian berhasil jadi miliknya atau organisasinya.  Namun tuntutan
ahli waris Malcolm-X menuntut kepengadilan karena pengacaranya
membuktikan keterlibatan Farakhan yang sekarang menjadi ulama besar
yang menggantikan Malcolm-X, dia dituduh sebagai otak pembunuhan
Malcolm-X, namun Farakhan itu kaya raya sehingga bisa menyewa
pengacara yang membuktikan bukti2 keterlibatan itu dipalsukan oleh
keturunan Malcolm-X.  Demikianlah, dari contoh ini saja bisa anda
bayangin, bagaimana mungkin anda mau mendirikan negara agama tanpa
kekerasan ????  Dan dengan kekerasan sekalipun mana mungkin anda
mendirikan negara apapun juga ????  Masalahnya adalah persaingan,
jangan cuma ngomong kalo tak mampu membuktikan diri.  Dan lembaga
Science Amerika itumem buktikan dirinya yang mampu, membawa Amerika
kesuperioritasnya sekarang akibat teknologi, science, yang berakibat
dominasinya terhadap ekonomi dunia.  Masalah perang, anda juga tahu,
Amerika kalah di Vietnam, kalah di Korea, dan banyak perang yang tak
mampu dimenangkannya meskipun tak perlu dianggap kalah, antara lain
diSomali, dan lain lainnya.  HAL2 INI CUKUP MENJADI BUKTI, KEKUATAN
SENJATA DAN KEKERASAN TIDAK AKAN MAMPU MEMBAWA AMERIKA KEPADA
SUPERIORITAS.

Kedigjayaan Amerika dibidang teknologi maupun ekonomi, bukan karena
ahli2 Amerika itu hebat dan genius, karena kenyataannya semua ahli2
Amerika itu adalah orang2 dari seluruh dunia yang diusir atau di-uber2
untuk dibunuh oleh bangsanya, dan orang2 yang terbuang inilah yang
ditampung di Amerika !!!!  Kalo saja anda sempat membaca penyebab
malapetaka pesawat angkasa luar Amerika yang terbakar dan meledak
tempohari, maka disana ada laporan penyebab meledaknya pesawat
tersebut, yaitu karena kesalahan konversi meter dan inch sehingga
terjadi tekanan yang berlebih yang menyebabkan terjadinya ledakan.
Hal ini hanya bisa terjadi karena kerjasama ahli2 itu yang latar
belakangnya berbeda.  Para ahli Amerika itu biasa bekerja dengan inch,
sedangkan negara2 lain menggunakan metrik.  Ruwet bukan ???
Malapetaka hanya disebabkan masalah yang sangat sederhana yang tidak
mungkin terjadi di Indonesia sekalipun.  Hal ini cuma untuk saya
tunjukan bahwa Amerika itu bukan maju karena dirinya atau ahli2nya
sendiri, melainkan dari ahli2 seluruh dunia yang berkumpul pindah jadi
warganegara Amerika, dan alasan mereka pindah adalah KEBEBASAN yang
tidak ada di-tanah airnya !!!!!

Kalo kenyataannya Amerika ini hanya kumpulan manusia dari seluruh
dunia, maka budayanya juga beda2, kepercayaannya juga beda2, oleh
karena itulah seharusnya anda memahami kenapa Amerika ini selalu
membantu seluruh manusia yang ada didunia ini.  Latar belakangnya cuma
satu, karena masyarakat Amerika ini juga menjadi milik negara lainnya.
SEtiap warganegara Amerika berhak mengajukan usul untuk kebijaksanaan
luar negeri Amerika, dan hal itulah yang terjadi, banyak masyarakat
Irak yang menuntut Amerika menggulingkan Sadam Hussein, sementara yang
lain menolaknya karena biayanya berasal dari pembayar pajak.
Demikianlah tarik menarik disenat Amerika yang berlangsung puluhan
tahun akhirnya bisa menarik Amerika menyerbu Irak setelah kejadian 911
tentunya.

Jadi dengan tulisan ini, saya mempersilahkan anda Mempelajari dan
Memahami superioritas Amerika dengan seksama karena hanya dengan
memahami kemajuan Amerika saja negara anda bisa menemukan cara2
menghadapi atau meminta bantuan kepada Amerika.  Bahkan jatuhnya
Marcos, Syah Iran, dan Bung Karno juga ada kaitan dari dorangan2
masyarakat Amerika itu sendiri, bukan keinginan atau ambisi
pejabat2nya karena pejabat2 disini juga saling bersaing, sedikit salah
mereka jatuh, sebuah keputusan atau kebijaksanaan harus bersaing untuk
bisa lolos mendapat persetujuan senat dan hal itu tidaklah mudah,
termasuk perang yang dilakukan Amerika di Afghanistant dan Irak ini
baru bisa digolkan setelah kejadian 911.

Jadi dari kesimpulan disini, saya cuma menekankan, gunakanlah logika
yang rasional karena tanpa logika rasional tak ada yang mau berpihak
kepada anda.  Jangan mencoba menipu untuk menganggap kepercayaan anda
itu logika rasional, karena logika rasional itu bukan kepercayaan dan
bukan agama, dan anda pasti gagal kalo menganggapnya demikian.

Waktu yang berjalan bukan membuat Amerika makin mundur, malah terus
maju dimana negara2 yang mengandalkan kepercayaan makin tertinggal dan
tergantung apalagi sekarang ada kebijaksanaan Visa yang makin ketat
sehingga untuk bisa mengejar ketinggalan ilmu pengetahuan sekalipun
tidak ada kesempatan lagi, padahal dulu sebelum 911, seluruh dunia
bisa gampang mendapatkan beasiswa.  Mungkin saja dinegara anda lahir2
genius2 yang luar biasa, namun bisa dipastikan mereka akan pindah ke
Amerika untuk bekerja demi kepentingan Amerika.  Hal ini bisa
dipastikan karena semua agen2 tenaga kerja Amerika ada diseluruh dunia
termasuk di Indonesia.  Setiap orang genius yang ada di Indonesia akan
ditawari kerja dan sekolah di Amerika, dan jarang yang menolak, kalo
menolak sekalipun mereka tidak bisa berkembang di Indonesia.  Jadi
kalo Amerika itu sudah seperti begitu, ampas apa yang bisa tersisa
dinegeri anda yang tercinta ???  Hanya satu saja rumusnya, perbaiki
system pemerintahan dinegara anda sendiri sehingga bisa mengundang
orang lain untuk masuk kenegeri anda bukan malah bangsa sendiri yang
lari dari tanah airnya sendiri.  Membakar mesjid ahmadiah, gereja2,
menjarah harta benda umat Ahmadiah termasuk memperkosa amoy2 tidak
akan menjadikan Indonesia menarik untuk dikunjungi, apalagi menjadi
negara syariah, apanya atau siap yang berminat datang hanya untuk
melihat muka yang bersembunyi dibalik jilbab dan baju koko lusuh yang
seragam diseluruh Indonesia ???  Budaya apa yang tersisa ???  SEmua
patung2 Buddah tidak ada kepalanya, lalu apa yang mau dinikmati turis
???  Penari Bali harus berjilbab, orang2 Irian yang pakai koteka harus
pakai baju koko berpedang Arab dan berkumis jenggot disamping banyak
isteri yang berjilbab dengan anak2 yang cuma bisa mengaji ????

SEmoga menjadi renungan, apalagi bangsa Indonesia sangat tergantung
kepada bangsa2 lain diluar dan hidup bagai dipenjara dikepulauan.
Kalo tidak ada kapal dari luar negeri bisa dibayangkan bagaimana nasib
makanan rakyatnya yang jumlahnya lebih banyak daripada tanah2 yang
bisa dikembangkan untuk makanan.  Ditambah lagi bencana alam yang
setiap detik bisa menenggelamkan pulau2 disana.  Apa yang bisa
direncanakan dalam kondisi seperti ini kecuali merenungkan untuk sama2
sebagai suatu bangsa bekerja sama katimbang saling memaksa agama yang
tidak pernah menjadi andalah kehidupan nyata selain hanya angan2 yang
nyata2 cuma menghasilkan malapetaka kemanusiaan ???

Ny. Muslim binti Muskitawati.










Quotes :
" Spirituality is essentially a journey within. You need no preparations, no luggage to carry - nothing absolutely. What you need is just : LOVE ! And this Love, can only come as an after effect of self-actualization, achieved though the practice of meditative way of life."
- Anand Krishna -





Yahoo! Groups Links

Kirim email ke