surga dan neraka, sungguh sebenarnya bukan dongeng bagi
orang-orang yang dibuka hijabnya oleh Allah. Si HS/MM
sayangnya bebal otaknya, pekat hatinya, sehingga Allah
membiarkannya tetap tertutup hati dan pikirannya.
mudah-mudahan saya tidak dianggap mengada-ada, saya ingin
menceritakan apa yang saya alami antara tidur dan jaga
pada akhir bulan Ramadhan hampir 8 tahun yang lalu.
saat itu, saya setelah sholat tarawih, tidur-tiduran
sambil wiridan sampai dalam keadaan setengah sadar saya
merasa dihujani bola-bola seukuran bola tenis yang sangat
banyak sekali yang masuk ke badan saya. setelah itu,
episode berganti dan saya ditemui seseorang (agak
samar-samar) tidak saya kenal yang kemudian memberi saya
tiga potong kayu jati dan memerintahkan untuk diberikan ke
guru saya. singkat cerita 3 potong kayu jati tadi saya
bawa ke guru saya, yang meminta saya untuk menaruh di
pojok rumah beliau dan ditutupi. lalu, guru saya
menggandeng saya diajak ke makam ayah beliau di sebelah
samping masjid di sisi kiri rumah. yang aneh saya diajak
"masuk" ke dalam makam ayah beliau begitu saja tanpa
"membuka" seperti orang masuk rumah saja. nah, di dalam
makam itu saya merasa berada pada tempat yang sangat luar
biasa terang (tapi tidak panas), sejuk (tidak dingin) dan
sangat lapang. mungkin itulah alam barzakh bagi
orang-orang yang di dalam hidupnya banyak beramal shaleh
dan ikhlas ibadah kepada Allah SWT. selanjutnya saya masuk
ke tempat lain, dimana saya menjumpai begitu banyak orang
yang mengerang-erang minta tolong, kaki mereka ada yang
pincang, tangan patah, kepala mereka seperti dibalut
seperti habis mengalami siksa kubur. saya sangat takjub
sekali dengan simpati sampai kemudian saya menghampiri
mereka dan meminta mereka ber-istighfar ............ lalu
saya pun terjaga dan sungguh ini pengalaman spiritual yang
sangat luar biasa bagi saya. bagaimana tidak? saya merasa
itu bukan mimpi, tapi betul-betul saya alami dan rasakan
karena itu berlangsung sangat cepat dan saya ingat betul,
bahwa sebelum itu saya sholat tarawih, wiridan dan saya
masih ada di sajadah ketika saya terjaga....
ketika saya ceritakan apa yang alami kepada guru saya,
jawaban beliau hanya itu baik tanpa merincinya. dan saya
percaya betul, bahwa surga dan neraka itu benar ada, dan
itu hak. di dunia ada, dan di akhirat juga ada. sesuatu
yang sangat-sangat tidak masuk akal, orang yang berbuat
baik atau buruk tidak ada balasannya. bagi orang-orang
yang maunya menang sendiri, suka berbuat jahat, sukanya
menjelek-jelekan orang lain, kondisi tanpa balasan (surga
dan neraka) sangat menguntungkan dan enak sekali. kasihan
orang-orang yang dijahati, difitnah, dipecundangi, dll.
dan ini, suatu kondisi yang mengarah ke hukum rimba,
karena siapa yang kuat (yang bisa seenaknya sendiri) dia
yang menang. HAM wah, justru sangat terancam.
so, logika si HS/MM tentang surga dan neraka,
sangat-sangat tidak masuk akal dan kelihatan betapa
guobloknya si HS/MM itu. kenapa? dia tidak tahu, karena
pemahamannya itu berbenturan dengan pikiran-pikirannya
sendiri. jadi, benar bung Puthut, si HS/MM ini memang
mengalami banyak masalah yang mengganggu ketenangan
hidupnya ......................
saya berlindung kepada Allah SWT dengan cerita saya di
atas, semoga tidak menimbulkan riya' dan kesombongan.
hanya untuk berbagi dan memberikan keyakinan yang lebih
kuat, bahwa surga dan neraka itu adalah hak .........
Salaam,
Bagus TL
On Sun, 4 Jun 2006 21:05:29 -0700 (PDT)
puthut yulianto <[EMAIL PROTECTED]> wrote:
Sepertinya Ny. Muslim binti Muskitawati, telah dan
sedang mengalami banyak masalah yang mengganggu
ketenangan hidupnya. Semoga beliau dan kita semua suatu
saat akan mengalami
dan merasakan kebahagiaan yang hakiki.
--- Hafsah Salim <[EMAIL PROTECTED]> wrote:
Umat beragama pada umumnya, dan umat Islam pada
khususnya menyembah
Allah se-mata2 karena ketakutan terhadap
kekuasaannya yang mereka
percaya berkuasa atas diri mereka.
Meskipun saya sudah membuktikan berulang kali kalo
Allah itu tidak
pernah ada cuma dongeng2 seperti cerita Superman,
namun mereka yang
sudah diracuni pikirannya sudah tidak mampu lagi
untuk berpikir.
Percaya dan menyembah Allah sebenarnya tidak perlu
dipermasalahkan
disini kalo saja akibat kepercayaan dan penyembahan
ini tidak
mengakibatkan terjadinya bencana kemanusiaan
seperti: Pembakaran Gereja2, Pembakaran Mesjid2 Ahmadiah,
Penjarahan harta benda pribadi umat Ahmadiah,
Pemerkosaan amoy2,
Penjarahan toko2 Cina dan pembunuhan orang2 Cina,
Pemboman di Bali yang merupakan tanah suci orang
Hindu Indonesia,
Pemboman kedutaan2 asing di Indonesia yang
mempurukkan ekonomi RI,
Penangkapan nabi2 yang turun seperti Lia nabi
wanita, nabi Isa etc.
Memenjarakan uzad Roni yang shalat tidak berbahasa
Arab,
Mendukung kekerasan dalam memaksakan hukum syariah
yang memecah belah,
Dan banyak lagi teror2 yang dilakukan dan
pendukung2nya.
Kesemua hal diatas ini hanya berawal dari
kepercayaan yang merupakan
angan2 tentang adanya sorga dan neraka oleh Allah
yang berkuasa.
DEMIKIANLAH SEKEDAR ANGAN2 TIDAKLAH BERBAHAYA, NAMUN
MEWUJUTKAN ANGAN2
BIADAB DALAM REALITAS SAMA SEKALI HARUS DISALAHKAN
DAN DILARANG.
PERTANYAAN UTAMA ADALAH, APAKAH BENAR BISA
DIBUKTIKAN BAHWA SORGA DAN
NERAKA ITU BENAR2 ADA ??????
Jelasnya Sorga dan Neraka bisa dibuktikan tidak
pernah ada, bahkan
belum pernah sepanjang sejarah dunia ini ada umat
agama manapun yang
mampu membuktikan keberadaannya. Namun teknologi
dan ilmu pengetahuan
sudah mampu membuktikan sorga dan neraka tidak ada,
kenapa masih tetap
harus dipercaya yang berakibat bencana kemanusiaan
yang sia2 ??? Baik
yang percaya dan yang tidak percaya akhirnya jadi
tumbal korban yang
tidak perlu adanya.
Sebaiknya kita renungkan bersama dengan pikiran
sehat, bahwa sorga itu
hanyalah angan2 tentang kebahagiaan, sedangkan
neraka hanyalah angan2
tentang siksaan.
Benarkah orang bisa bahagia disorga dan tersiksa di
Neraka??? JAWABANNYA PASTI, TIDAK BISA KARENA TIDAK
SATUPUN
KITAB SUCI AGAMA
MANAPUN YANG MENYATAKAN ADA MANUSIA YANG BISA
BAHAGIA DISORGA DAN
TERSIKSA DINERAKA. YANG TERTULIS DALAM KITAB2 SUCI
SEMUA AGAMA JUSTRU
BUKAN MANUSIANYA YANG MASUK KESORGA ATAU TERSIKSA
DINERAKA, NAMUN
ROH2NYA SAJA YANG MASUK KESORGA ATAU NERAKA.
Jelas sekali diketahui semua umat beragama bahwa
jasat manusia berbeda
dari rohnya. Bahkan dalam Islam berlaku hukum bahwa
"tangannya
mencuri, maka tangannya harus dipotong". Artinya,
kalo manusia yang
murtad, bukan seharusnya rohnya yang tidak murtad
harus dihukum,
karena roh dan jasad adalah dua hal yang berbeda.
Ajaran Buddha juga menyatakan, segala pelanggaran
dan dosa dimulai
dari pikiran dan pikiran itu adalah aktivitas kerja
otaknya, barulah
kejahatan dan pelanggaran itu dilakukan oleh badan
dan otot2nya yang
diperintah dari pikirannya itu. Tegasnya, TANPA
ADANYA OTAK TIDAK
AKAN ADA DOSA DAN PAHALA KARENA SEMUA DIMULAI DARI
PIKIRAN. HANYA
JASAD SAJA YANG PUNYA OTAK, SEDANGKAN ROH ITU TIDAK
PUNYA OTAK SEHIGGA
TAK MUNGKIN PUNYA PIKIRAN.
Otak itu juga pusat segala perasaan bahagia maupun
menderita, sehingga
tanpa adanya otak tak mungkin bisa bahagia ataupun
menderita, dengan
lain perkataan TIDAK MUNGKIN ROH YANG TIDAK PUNYA
OTAK DAN SYARAF2
PANCAINDERA BISA MERASAKAN KEBAHAGIAAN SORGA ATAU
SIKSAAN NERAKA.
Secara mudah anda bisa membuktikannya, tanpa perlu
mati dulu, anda
bisa memblok persyarafan rasa sakit dari syarab yang
ada dilengan anda
secara lokal atau secara general dengan memblokade
otaknya. Setelah
syaraf anda diblok dengan anesthetic, maka meskipun
lengan anda
dipotong atau dibakar sekalipun tidak akan terasa
sakit atau menderita.
Demikianlah, tanpa adanya otak tak mungkin ada roh
yang bisa
berbahagia disorga dan tersiksa di neraka. Untuk
hal ini, pilihan
anda cuma dua, yaitu rohnya yang tidak ada, atau
sorga dan nerakanya
itulah yang tidak ada.
Yang manapun yang mau anda pilih, hasilnya sama
bahwa kita tak perlu
mengejar sorga dan tak perlu takut terhadap neraka
karena bisa
dibuktikan TIDAK ADANYA Sorga maupun Neraka.
Lalu kalo sudah jelas tidak ada sorga dan neraka,
apakah masih harus
menyembah Allah??? Untuk apa??? Dan kalo sorga dan
neraka itu
hanyalah dongengan, apakah Allah itu tetap ada
sebagai hal diluar
dongengan ??? Untuk apa adanya Allah kalo sorga dan
neraka itu tidak
ada??? Jawabnya juga cuma satu, kalo sorga dan
neraka itu tidak ada,
maka Allah hilang kekuasaannya, dan kalo Allah tidak
berkuasa, apa
perlunya dia ada kalo kenyataannya memang dia tak
pernah menunjukkan
dirinya "ada".
DEMIKIANLAH, TANPA SORGA DAN NERAKA, ALLAH
KEHILANGAN KEKUASAANNYA
SEHINGGA DIA TAK PERLU LAGI ADA, APALAGI HARUS
DISEMBAH UMATNYA YANG
PERCAYA YANG MEMBAKAR DAN MEMBUNUH SECARA SIA2 DALAM
MENGEJAR ANGAN2
JANJI TENTANG KEBAHAGIAAN YANG TAK MUNGKIN BISA
DINIKMATI TANPA ADANYA
OTAK YANG CUMA DIMILIKI OLEH JASAD SEMASA HIDUPNYA.
Ny. Muslim binti Muskitawati.
========================================================================================
TELKOM Group Peduli Jogja, ketik PEDULI, kirim SMS ke 5000
Dengan mengirim SMS berisi PEDULI ke nomor 5000, Anda telah menyumbang sebanyak
Rp. 5.000,- per SMS
bagi korban bencana gempa bumi di Yogyakarta dan Jawa Tengah.
Dana 100% akan disumbangkan TELKOM dan TELKOMSEL atas nama pelanggan ke Palang
Merah Indonesia
setiap minggu selama 1 bulan, mulai 30 Mei s/d 30 Juni 2006.
Pengumpulan dan distribusi dana akan diaudit oleh auditor independen dan
disaksikan oleh notaris.
Bantuan via SMS ini dapat diikuti oleh pelanggan Flexi, kartuHalo, simPATI, dan
Kartu As.
Khusus untuk pelanggan Flexi, Anda juga dapat menyumbang dengan nilai sumbangan
lebih besar
dengan mengetik 10000 atau 25000 atau 50000 kirim ke 5000.
Informasi lebih lanjut, klik www.telkomflexi.com.
========================================================================================
Quotes :
" Spirituality is essentially a journey within. You need no preparations, no
luggage to carry - nothing absolutely. What you need is just : LOVE ! And this
Love, can only come as an after effect of self-actualization, achieved though
the practice of meditative way of life."
- Anand Krishna -
Yahoo! Groups Links
<*> To visit your group on the web, go to:
http://asia.groups.yahoo.com/group/mayapadaprana/
<*> To unsubscribe from this group, send an email to:
[EMAIL PROTECTED]
<*> Your use of Yahoo! Groups is subject to:
http://asia.docs.yahoo.com/info/terms