*Where is God??*
There were two very mischievous children. Their parents were overwhelmed
with their behaviour. One day they heard of a religious teacher who were
known for his skill in handling naughty children. They invited him home.
After listening to the parents' explanation, the teacher wanted to speak
face to face with each children. First, he went to the younger sibling who
was playing in his room, "Where is God?", the techer asked gently. The kid
went silent. "Where is God?!", the teacher asked with louder voice. The kid
was still silent, his face growing pale. Finally the teacher ran out of his
patience and repeated the same question, this time with even louder voice,
"WHERE IS GOD?!!"
The young kid was shocked. He ran to his sister's room crying. The sister
was confused and asked him what had happened. The brother wiped off his
tears and said, "We are in very big trouble now, sis! God had dissappeared
and now they thought that we are hiding Him!"
***
To communicate our ideas effectively, we should bring ourselves to the same
level of mental understanding of our listener.

*Visit: **www.storiesofwisdom.com* <http://www.storiesofwisdom.com/>

*Tuhan di Mana?*

Ada dua anak yang sangat bandel. Kedua orangtuanya kewalahan mendidik
mereka. Suatu hari orangtua mereka mendengar ada guru agama yang pandai
mendisiplinkan anak nakal. Mereka mengundang guru itu datang ke rumah
mereka.
Setelah mendengar penjelasan dari orangtua, guru agama itu ingin berbicara
empat mata dengan tiap anak.
Pertama, dia berbincang dengan sang adik di dalam kamarnya. "Tuhan ada di
mana?", tanya guru agama itu lembut. Bocah itu diam saja. "Tuhan ada di
mana??", tanya guru itu dengan suara lebih keras. Bocah itu diam dan
wajahnya mulai pucat. Akhirnya guru itu mulai tak sabar. Dia mengulangi
pertanyaannya dengan suara yang semakin keras, "TUHAN ADA DI MANA?!!"
Bocah itu terkejut. Dia malah berlari menuju kamar kakaknya sambil menangis.
Sang kakak menjadi heran dan bertanya, "Apa yang terjadi, dik?"
Sang adik menyeka air matanya, lalu berkata, "Sekarang, kita mendapat
masalah besar, kak! Tuhan menghilang dan mereka mengira kita yang
menyembunyikannya."
***
Untuk mengkomunikasikan ide kita secara efektif, kita hendaknya membawakan
diri kita pada tingkat pengertian yang setara dengan pendengar kita.


--
Let us work together for unity and love

--Johnny Lone-
www.storiesofwisdom.com

Ritsumeikan Asia Pacific University
College of Asia Pacific Management
亀川四の湯町 3組
リブェール四の湯B201
Beppu-Oita-Japan

Kirim email ke