Salam rekan-rekan,

Memang betul, kata maaf jadi bahan komuditi berbagai kartu ucapan, media kata 
selamat lainnya, baik visual, elektrik maupun cetak. Apa arti kata maaf jika 
tidak dibarengi dengan perbaiki prilaku. Berjuta kata maaf tidak ada artinya 
jika prilaku masih buruk, nista, dan pikiran tercemar oleh kata kemenangan 
bukan kata dan ikmah kedamaian.

Mari kita ciptakan kedamaian di hari kemenangan. Hari kemenangan tidak ada 
artinya jika belum mampu menciptakan dan memberikan panutan serta contoh 
kedamaian.

Mari kita ciptakan hari kedamaian, penuh kasih dan cinta antar sesama insan.

Terima kasih
Surga Bali


----- Pesan Asli ----
Dari: mangucup88 <[EMAIL PROTECTED]>
Kepada: [email protected]
Terkirim: Minggu, 30 September, 2007 12:01:44
Topik: [Mayapada Prana] Maaf Obralan !

Reputasi dan nama China sudah tercemar berat disektor manufaktur; 
terutama di negara barat. China dituduh menggunakan bahan murahan 
yang beracun (timah hitam) untuk memproduksi mainan dari Mattel Inc. 
Hal ini mengakibatkan semakin terpuruknya produk hasil buatan China 
dipasar dunia. Padahal pihak Mattel sang pemesan itu sendiri yang 
telah memberikan disain dan intruksi yang salah. 

Hal ini juga yang menyebabkan satu rekanan Mattel di China bunuh 
diri. Atas kejadian ini pimpinan puncak Mattel mengajukan permohonan 
maaf kepada segenap warga China. Walaupun demikian renungkanlah oleh 
anda: "Apakah permohonan maaf ini bisa memperbaiki dan memulihkan 
kembali citra dan reputasi negara China yang telah terpuruk ?"

Menjelang hari raya Idulfitri, perkataan maaf akan menjadi komoditi 
obralan, tanpa harus mengucapkan ataupun merenungkannya, sebab 
semuanya sudah tercantum di berbagai macam iklan maupun kartu 
Lebaran. Bahkan pada saat menjelang hari raya perkataan "Maaf lahir 
batin" keluar nyerocos secara begitu saja, tanpa harus mikir pakai 
jidat. Hal ini kita ucapkan kepada siapa saja, kenal maupun tidak 
kenal, tidak ada bedanya dengan ucapan "Good Morning".

Dengan mudah kita minta maaf, seakan-akan setelah itu 
semuanya "HARUS" jadi putih bersih tanpa noda lagi. Pernahkah kita 
merenungkan dan berusaha untuk menghayatinya betapa penderitaan 
maupun sakitnya dari orang yang kita sakiti ? Berapa banyak air mata 
yang telah mereka keluarkan, sehingga mereka jadi stress dan luka 
batin karenanya ? Banyak dari mereka yang harus menderita berbulan-
bulan, bahkan sampai jadi trauma dan sakit karenanya. 

Apakah semuanya ini bisa dihapus dengan secara begitu saja; hanya 
dengan satu perkataan "Maaf" saja ? Apakah pikiran kita ini sama 
seperti File komputer hanya dengan satu perintah "Delete" saja; 
segera bisa dihapus hilang semuanya tanpa berbekas lagi ? So simple 
ya kedengarannya? Benar, it's not that easy, seperti yang pernah 
diungkapkan Duran-duran dalam sebuah lagunya; "The hardest thing is 
to let go"

Cobalah renungkan oleh anda: "Apakah perkataan maaf yang diucapkan 
pada saat hari raya itu benar-benar keluar dari hati ? Dan benar-
benar dihayatinya terlebih dahulu sebelum mereka ucapkan ? Ataukah 
hanya sekedar `Njeplak basa-basi pemanis bibir saja, karena sudah 
merupakan tren kewajiban tradisi ? Maka wajarlah apabila timbul 
pemikiran; "Percumah deh memaafkan seseorang pada hari raya 
Idulfitri, sebab kata maaf tersebut toh hanya sekedar maaf obralan 
yang tidak mempunyai nilai sama sekali ! Enak aja, Gw yang disakiti 
selama bertahun-tahun, apakah harus dimaafkan secara begitu saja, 
hanya sekedar untuk memenuhi tradisi Lebaran, seperti juga pepatah 
panas setahun dihapus oleh hujan sehari !" Disinilah letak kesalahan 
pemikiran anda !

Keuntungan utama dari memaafkan, bukannya untuk orang yang bersalah 
kepada kita melainkan untuk diri kita sendiri. Melalui memaafkan 
kita dapat melepaskan seluruh beban sakit hati kita; maupun stress 
yang membebani dan menyiksa diri kita selama berbulan-bulan bahkan 
bertahun-tahun.

Dengan memaafkan hati dan pikiran kita bisa jadi langsung plong 
lepas dari segala beban sakit hati ini ! Tanya saja sama diri 
sendiri, apakah anda senang dengan adanya siksaan yang anda rasakan 
sampai dengan sekarang ini ? Tiap kali teringat akan kejadian 
tersebut sama seperti juga luka yang digarami dan diberikan cuka 
terus-menerus, sehingga dengan mana, luka batinnya akan terasa nyeri 
terus dan sampai kapanpun juga tidak akan bisa sembuh ! Obat mujarab 
dari luka batin yang benar-benar cespleng tulen hanya ada satu saja 
ialah: Memaafkan! Telah terbuktikan bahwa memaafkan itu baik bagi 
kesehatan. Oleh sebab itu juga perkataan maaf dalam bahasa Yunani = 
A mnestia (tidak mengingat) lagi. 

Lucu tapi nyata, kita bersedia mengorbankan segala-galanya mulai 
dari waktu hingga uang untuk bisa sembuh, tetapi sakit batin kita; 
tetap kita pelihara. Disamping itu untuk bisa sembuh dari luka batin 
ini anda tidak perlu bayar; entah berupa uang maupun waktu, 
melainkan hanya dengan satu perkataan saja "Memaafkan" !

Forgiveness Is a Choice, memaafkan itu adalah pilihan yang hanya 
bisa ditentukan oleh Anda sendiri. Bagi mereka yang tidak bisa dan 
tidak mau memaafkan, maka mereka akan tersiksa, karena pikiran dan 
batinnya akan selalu kotor, disamping itu hubungan dengan yang 
bersalah pun akan selalu tetap buruk sehingga luka batinnya hingga 
kapan pun juga tidak akan mungkin bisa dipulihkan lagi. 

Dengan memaafkan kesalahan orang lain langkah kita bisa jadi lebih 
ringan, enggak ada ganjalan, sehingga akan mempengaruhi wajah, 
tingkah laku, dan senyum manis kita yang akan membuat lingkungan 
kita terasa hangat. 

Dengan memaafkan seseorang, berarti kita belajar mengadaptasi salah 
satu sifat utama dari Sang Pencipta ialah "Pemaaf". Kenapa pada hari 
raya Idulfitri, bagi umat Islam adalah hari yang tepat untuk 
mengajukan permohonan maaf ? Karena pada hari tersebut kebanyakan 
orang lebih toleransi dan juga lebih bersedia untuk membuka hati dan 
pintu maafnya. Kagak percaya cobalah !

Orang yang dapat memaafkan kesalahan seseorang adalah orang yang 
baik, sedangkan yang dapat memaafkan dan melupakan kesalahan 
seseoran adalah orang yang bijak, tetapi orang yang dapat memaafkan 
dan melupakan kesalahan seseorang „sebelumnya" orang tsb minta maaf 
adalah orang yang memiliki sifat illahi. 

Mang Ucup
Email: [EMAIL PROTECTED] com
Homepage: www.mangucup. net






      ________________________________________________________ 
Bergabunglah dengan orang-orang yang berwawasan, di di bidang Anda! Kunjungi 
Yahoo! Answers saat ini juga di http://id.answers.yahoo.com/

Kirim email ke