ini yg disebut STRATEGI Muslim untuk MEREVISI ULANG SEJARAH supaya selalu
disangkutpautkan dengan ISLAM, biar ISLAM dianggap MEMAJUKAN PERADABAN
SEJARAH DUNIA......hahahaha, bikin malu saja...masih banyak lho yg kayak
gini. Penemuan2 dunia yg adalah penemunya orang barat sono, mereka reka
ulang bahwa bangsa Arab dan Muslimlah yg menemukan..................

2010/8/30 Wal Suparmo <[email protected]>

>
>
> Salam,
>  Sudah suatu bukti gamblang bahwa TALIBAN SUDAH MASUK INDONESIA yang
> diwakili oleh Studi Islam Indonesia( DLA). Taliban pernah menghancurkan
> patung Budha yang berumur 3000 tahun di Afganistan.Sejak kedatangan Islam di
> Indonesia,tujuannya adalah untuk pertama MENGUASAI   lalu mungkin
> menghancurkan ( pernah dilakukan dengan pemasangan bom di
> Borobudur) bangunan2 yang dianggap musrik dan bukan buatan Islam.Yang
> sepanjang sejarah  berhasil di Jawa Barat dan Sumatera.Atau minimal
> mengatakan bahwa semuanya buatan Islam.
> Tetapi kita juga menunggu dibongkarnya BERHALA  batu meteor hitam yang yang
> ada di tanah Arab yang sekarang menjadi pujaan. Bahwa nabi yahudi SALOMO
> harus dihormati itu adalah wajar saja dan memang demikian kenyataannya
> seperti  nabi ABRAHAM, NOACH, DAVID dsb.Bahkan malaikatnya seperti GIBRAEL
> dan MICHAEL..
>
> Wasalam,
> Wal Suparmo
>
> --- Pada *Sab, 28/8/10, Arya Gunawan <[email protected]>* menulis:
>
>
> Dari: Arya Gunawan <[email protected]>
> Judul: [Mayapada Prana] Fw: FORWARD: berita lucu: Candi Borobudur akan
> digugat ke Mahkamah Konstitusi
> Kepada: [email protected]
> Tanggal: Sabtu, 28 Agustus, 2010, 8:57 PM
>
>
>
>
>
> ----- Forwarded Message ----
> *From:* Mayoi Hachikuji <[email protected]>
> *To:* [email protected]; [email protected]; [email protected];
> [email protected]; [email protected]; [email protected];
> [email protected]; [email protected]; [email protected]
> *Sent:* Sat, August 28, 2010 8:51:32 PM
> *Subject:* FORWARD: berita lucu: Candi Borobudur akan digugat ke Mahkamah
> Konstitusi
>
> *Candi Borobudur akan digugat ke Mahkamah Konstitusi*
> Sekelompok orang yang menamakan dirinya sebagai peneliti muda dari Lembaga
> Studi Islam dan Kepurbakalaan yang dipimpin oleh KH. Fahmi Basya, dosen
> Matematika Islam UIN Syarif Hidayatullah, menyatakan akan menggugat hak atas
> kepemilikan Borobudur. Lembaga ini bernama Dzikrul lil Aalamiin (DLA)
> Mereka menyatakan memiliki bukti kuat bahwa Candi Borobudur adalah bangunan
> yang didirikan tentara jin dan setan Nabi Sulaiman, dan memiliki hubungan
> dengan Ratu Boko, dimana Ratu Boko diklaim sebagai Ratu Balqis dan istananya
> dipindah menjadi bagian teratas Borobudur.
> Sementara patung-patung di Candi Borobudur yang selama ini dikenal sebagai
> patung Buddha, dikatakan sebagai patung model bidadara surga yang menjadikan
> Nabi Sulaiman sebagai model.
> Ketika ditelusuri lebih jauh, diakui bahwa penelitian tersebut hanya
> menggunakan satu metode, yaitu Matematika Islam, sebuah cabang ilmu baru
> yang diciptakan sendiri oleh KH. Fahmi Basya. Mengenai kebenarannya, susah
> dikatakan karena baru satu orang yang mejadi ahlinya.
> Adapun metode lainnya adalah dengan menghubung-hubungkan kata. Sleman
> dipercaya berasal dari kata Sulaiman. Jawa dari kata Jews (Yahudi). Dan
> menurut Fahmi, satu2nya nabi yang termaktub dalam Alqur’an, yang menggunakan
> nama depan SU hanya Nabi Sulaiman dan negeri yang beliau wariskan ternyata
> diperintah oleh keturunannya yang juga bernama depan SU yaitu Sukarno,
> Suharto, dan Susilo.
>
> Sedangkan bukti arkeologis yang diajukan adalah lempengan emas yang
> ditemukandi dekat situs Kraton Boko, yang menurut mereka berarti *
> “Bismillahirrahmaanirrahiim*” (Dengan Nama Allah yang Maha Pengasih dan
> Penyayang). Tetapi tidak dikatakan bentuk tulisan dan bahasa apa yang
> tertulis, dan bagaimana bunyinya. Sebaliknya, menurut papan petunjuk di
> Kraton Boko, lempengan emas itu bertuliskan pujian pada dewa Siwa. Menurut
> seorang sumber, dikatakan relief yang berada di Borobudur juga menceritakan
> Nabi Daud dan Nabi Sulaiman, walaupun ayat pendukungnya belum ketemu.
> Walaupun bukti-bukti masih kurang dan riset intensif masih dilakukan,
> publikasi dan promosi mengenai hal ini sudah dilakukan dengan gencar melalui
> banyak media. Selain itu, promosi juga dilakukan dengan ekspedisi ke Candi
> Borobudur dan situs Ratu Boko.
> Dalam sebuah kesempatan, KH Fahmi Basya mengatakan, bahwa setelah
> mengajukan bukti-bukti, pihaknya akan menggugat ke Mahkamah Konstitusi untuk
> mengklaim Borobudur sebagai milik umat Islam. Sementara semua buku sejarah
> dan literatur yang berhubungan dengan Borobudur diubah dan dikoreksi.
> Keyakinan beliau akan teorinya itu dibuktikan dengan memwisuda patung
> terkenal “The Unfinished Buddha” yang konon dulunya berada di Stupa Utama
> Borobudur, sebagai “Unfinished Solomon”.
>
> Bagaimana komentar Bapak Agus Aris Munandar, Dosen dan Arkeolog, dari
> Departemen Arkeologi FIB UI, yang menjadi narasumber talkshow “Misteri Candi
> Borobudur” dimana KH Fahmi Basya juga menjadi pembicara? Beliau tidak
> mengatakan benar atau salah, tetapi memberikan pandangan lain dari sisi
> sejarah dan arkeologis, yang menurut seorang moderator secara tidak langsung
> membantah teori Bapak Fahmi.
>
> DLA sendiri terkesan terburu-buru dalam mengolah bukti dan data untuk
> diajukan ke MK. Informasi yang didapat mengatakan bahwa mereka sedang
> berlomba dengan satu kelompok di Forum Kaskus yang terus mencari kelemahan
> teori “Borobudur adalah peninggalan Nabi Sulaiman”. Mungkin DLA ingin
> mengambil langkah awal sebelum kelompok Kaskus tersebut mengeluarkan ebook
> berisi rangkuman kelemahan-kelemahan teori, yang dijanjikan akan selesai
> dalam waktu dekat.
> Bagaimanakah akhir dari cerita ini? Kita ikuti saja sama-sama
>
>
> http://unik.kompasiana.com/2010/08/28/candi-borobudur-akan-digugat-ke-mahkamah-konstitusi/
>
>
>  
>

Kirim email ke