On Thu, Apr 12, 2001 at 11:25:21AM +0700, Syafril Hermansyah wrote:
> Akan  tetapi  teknik  Round  Robin ini punya kelemahan, khususnya jika
> digunakan  inbound  MTA atau WebServer, atau user-2x nya tidak berasal
> dari satu LAN/Subnet :

Bukan itu masalahnya. Kelemahan teknik ini, by design, mengijinkan
pembagian load yang tidak sama rata. Pertama karena sifat
'round-robinnya' sendiri, kedua, tidak semua caching dns support
round-robin, ada yang kasih random ke client dan ada yang kasih
'as is'.

> Round  Robin mengharuskan kita mensetting TTL (Time To Live) sesingkat
> mungkin),  agar  saat  DNS  Client  tidak sempat melakukan "DNS Cache"
> (menggunakan DATA lama yg tersimpan di buffer nya).

Tidak perlu. Untuk inbound, tinggal set multiple mx dengan
preferences yang sama. Untuk outbound (MSA) set A record point to
multiple IPs.  That's it.

> Setting  Round  Robin  juga  membuat  DNS  Server kita menjadi "busy",
> karena kita memaksa semua DNS Client agar selalu Refresh DNS DATA dari
> DNS Server kita.

Tidak. Untuk itu, tidak perlu kasih ttl yang pendek. Biar bisa
di-cache oleh client.

> Untuk  itulah, dikembangkan orang Load Balancing Application :
> - DDNS (Dynamic DNS, Multi Master DNS)
>   Agar DNS Query bisa dibagi.

Hmm istilah ini nyerempet-2 ke assign domainame ke 'user' dengan ip
dinamik. Tapi memang ada teknik load balancing dengan dns, selain
teknik round-robin.

Salam,

P.Y. Adi Prasaja

-- 
--MDaemon-L----------------------------------------------------------
Milis ini untuk Diskusi antar pengguna MDaemon Mail Server.

Untuk menghubungi moderator/List Owner double click link dibawah ini:
   <mailto:[EMAIL PROTECTED]>
Untuk Unsubscribe, double click link dibawah ini langsung kirim
   <mailto:[EMAIL PROTECTED]>
Untuk Subscribe, double click link dibawah ini langsung kirim
  <mailto:[EMAIL PROTECTED]>
--POWERED BY MDAEMON!------------------------------------------------


Anda terdaftar di List ini dg alamat : [email protected]


Kirim email ke