On  Saturday,  April  14, 2001, 11:32:25 PM, P.Y. Adi Prasaja told the
list:

>> Random ? Hm...apa ya keuntungannya menggunakan random dibnding rotate
>> dalam kasus round robin ?

PYAP> Sama  saja saya pikir. Toh yang query, mestinya, lebih dari satu
PYAP> client.  Baik  random  maupun  round-robin, keduanya memungkinan
PYAP> single client continuesly hitting single host (unfair).

Dalam kasus semua Host adalah Round Robin memang demikian, akan tetapi
jika Round Robin nya adalah "grouping" (spt CBNnet atau GMX.NET)
hasilnya bisa beda lho.

>> PYAP> Heck, bermain-main dengan TTL adalah pointless dengan memperhatikan
>> PYAP> kemungkinan-kemungkinan di atas.
>> 
>> Maaf  saya  punya pendapat berbeda, sejauh masih banyak yg menggunakan
>> BIND  atau NT DNS sebagai Name Server, dan Winsock 2.x masih digunakan
>> maka  hal  ini  masih  "layak"  dilakukan.  Dalam hal DNSClient "tidak
>> mengerti  Round  Robin",  maka  mereka  akan  melihat  urutan  sebagai
>> "preference level".

PYAP> Note, pemendekan TTL tidak mengurangi kemungkinan single client
PYAP> continuesly hitting single host.

Betul, tp memperbesar kemungkinan untuk hitting more than one host :-)

>> Hanya  memang,  karena  query  dari  DNSClient itu begitu sering, maka
>> kebutuhan  akan  DNSServer yg tangguh atau Mirror (Load Balancing) DNS
>> menjadi semakin penting, dgnya DNSquery dapat dibagi bebannya.

PYAP> Nah,  jadi  timbul problem baru. menyelesaikan masalah kan tidak
PYAP> harus  dengan  membuat masalah baru :-)

Oh,  ini trade off; tinggal hitung-2x an antara manfaat dan mudaratnya
:-)

PYAP> Bila  dibutuhkan  strategi  'virtual server' (L4 load balancing)
PYAP> justru lebih bagus.

Setuju, Load Balancing memang pilihan terbaik.

>> Saya  pernah  melihat  Indonet  mulai  memanfaatkan (mungkin uji coba)
>> Multi  Master  DNS (feature dari BIND 8.2.x keatas) jamannya Pak Wawan
>> dulu, sementara CBNnet dan RADnet belum memanfaatkan ini (besar dugaan
>> saya  2  ISP terakhir ini terhambat dimasalah banyaknya Name Server yg
>> mensupport domain mereka, khususnya pertimbangan kemampuan (knowledge)
>> hostmaster setiap nameserver itu ber beda-2x, salah-2x malahan terjadi
>> unpredictable problem :-)).
>> 
>> Yg   jelas   sih,  beberapa  customer  saya  mengatakan  bahwa  sering
>> menyatakan DNS Servernya RADnet sering error (Name Server busy).

PYAP> Yang ini kelihatannya gak ada hubungannya dengan round-robin ya? :-)

LOL...saya  hanya  ingin  menyampaikan bahwa mungkin Round Robin punya
andil dalam membuat Name Server mereka busy.

>> PYAP> Sebenarnya  kita  toh  tidak melakukan DNS round-robin ini untuk
>> PYAP> satu  client/situs saja. Jadi secara 'alami' nanti akan berjalan
>> PYAP> juga.  Harapannya  gitu.  Ingat, 'client' bisa juga dapat urutan
>> PYAP> yang sama in the next run, sependek apapun kita set TTL, kecuali
>> PYAP> yang  meng-query mx kita cuman dia doang.
>> 
>> Secara statistik itu benar, cuma saya belum pernah menghitung berapa
>> tingkat probabilitas untuk ini :-)

PYAP> So, don't speculate :-)

Karena   logically   acceptable   :-)   Tinggal   masalah   menghitung
statistiknya  saja,  dan itu tdk sulit, untuk menentukan berapa TTL yg
cocok  untuk Round Robin suatu Internet Server, mestinya hit rate Web,
MTA  dan  FTP  akan  berbeda.  Mungkin yg lebih "sulit" adalah kemauan
untuk mencatat data statistiknya :-)

PYAP> Lihat   saja,   katakanlah   kita  punya  2  mailserver,  apakah
PYAP> kedua-duanya sama sibuk? Kebetulan saya punya 2 link ke ISP yang
PYAP> saya  bagi dengan memanfaatkan DNS load balancing ini. Kebetulan
PYAP> juga load keduanya sama tanpa memendekkan TTL :-) YMMV.

Harusnya dilihat begini :
- tanpa Round Robin, maka MTA-sender akan (selalu) kirim ke primary
  MX, hanya jika sibuk barulah di akan switch ke MX backup (tetapi
  tetap hitting primary MX terlebih dahulu).
- dg round robin, maka MTA-Sender (mungkin) akan kirim ke MX yg tidak
  sibuk.

Dari  MTA-Recipient  POV,  hal  ini  tdk berarti banyak (no problemlah
katakan  begitu,  hanya  terasa  pentingnya  jika kebetulan message yg
dikirim  itu  penting  dan  perlu cepat diterima oleh user kita), akan
tetapi  dari  MTA-Sender  POV, ini artinya penghematan waktu, dan dari
sudut ISP hal ini berarti penghematan bandwith.

PYAP> BTW,  berhubung  sebentar  lagi  mau  ada  hijrah besar-besaran,
PYAP> terpaksa untuk sementara kami menggunakan TTL 1 jam.

Itu  bijaksana, 1-minggu sebelum hijrah (kapan tuh ?) memang TTL perlu
di decrease, shg perpindahan akan smooth.

-- 
Best regards,
 - Syafril -                            

List Moderator/Owner [EMAIL PROTECTED]
mailto:[EMAIL PROTECTED]

-- 
--MDaemon-L----------------------------------------------------------
Milis ini untuk Diskusi antar pengguna MDaemon Mail Server.

Untuk menghubungi moderator/List Owner double click link dibawah ini:
   <mailto:[EMAIL PROTECTED]>
Untuk Unsubscribe, double click link dibawah ini langsung kirim
   <mailto:[EMAIL PROTECTED]>
Untuk Subscribe, double click link dibawah ini langsung kirim
  <mailto:[EMAIL PROTECTED]>
--POWERED BY MDAEMON!------------------------------------------------


Anda terdaftar di List ini dg alamat : [email protected]


Kirim email ke