dear pak sayfril 

mau saya memang engak liat cost ya tapi management dah teriak teriak 
nih / bln 30 jutaan

kebutuhannya memang harus online semua karena ada web aplication yg 
dipakai beberapa kantor cabang jkt, smg, hongkon. sinagpure, cina, dan 
canada secara real time

masalahnya astinet jaringnnya sering lambat dan jatuh membuat saat user 
input data disconeted

so , boleh cari alternatif isp yg baik tapi murah, kalo dial engk engak 
kuat kan 

ok makasih pak syafril


-----Original Message-----
From: Syafril Hermansyah <[EMAIL PROTECTED]>
To: <[EMAIL PROTECTED]>
Date: Wed, 14 Apr 2004 13:12:13 +0700
Subject: [mdaemon-l] isp

> On Wed, 14 Apr 2004 12:10:30 +0700
> "iwansubiantoro" <[EMAIL PROTECTED]> wrote:
> 
> > kantor saya di bekasi pake astine 128 kbps saya rasa sangat tinggi
> > biaya perbulannya ada yang bisa bantu engak kalo di bekasi ( jl
> > diponegoro) itu yg sebanding astinet 128 kbps tapi murah 
> > 
> > isp mana yg punya bandwith murah speed tinggi dengan koneksi internet
> > ke bekasinya ok 
> 
> Mahal atau murah itu relatif, kalau utk perusahaan sekelas Exxon-Mobile
> misalkan, biaya segitu mah cincai :-)
> Mestinya Anda tidak mengukur dari besarnya biaya saja, tp dari cost to
> benefit ratio.
> 
> Utk barang berlaku "ada harga ada barang", servicespun demikian "ada
> harga ada kualitas/kenyamanan" dan ini bisa banyak variasinya. 
> 
> Misalkan saja harga teh botol sosro di warung dekat rumah saya harganya
> bisa cuma seribu rupiah, tp kalau saya belinya di restoran atau cafe
> saya harus bayar 5 sampai 7500 rupiah bahkan lebih kalau di cafe
> kondang
> atau lapangan golf. 
> Service motor di montir pinggir jalan Parung-Bogor sana nggak sampai 10
> ribu (diluar ganti olie), service di bengkel resmi bisa lebih dari 20
> ribu. Umumnya services itu baru kelihatan kalau Anda punya problem,
> terlihat mana yg baik dan tidak.
> 
> Saran saya sebaiknya management Anda melakukan tinjauan ulang mengenai
> utilisasi sistem yg ada, jika memang tidak perlu full online (dg segala
> konsekwensinya) ya nggak usah full online, toh dg MDaemon pakai Dial Up
> pun jalan OK kok. 
> 
> Mau pakai wireless (yg mati saat hujan petir, krn dimatiin oleh
> providernya <g>) atau pindah ke gedung perkantoran yg ada Point Dropnya
> ISP (mis. gedung Elnusa dll) juga boleh. 
> Kalau dari kajian ulang ternyata mail itu sebenarnya tidak terlalu
> penting (hanya utk hura-hura), mungkin pakai hotmail/telkomnet sudah
> cukup utk Anda, atau pakai ISP yg layanannya self service (di call hari
> ini njawabnya mmbesoo..kkkk) tentu akan jauh lebih murah biayanya.
> 
> Sekali lagi yg jadi pertimbangan adalah cost, benefit dan utilisasi
> bukan hanya melihat cost saja.
> 
> 
> -- 
> syafril
> -------
> Syafril Hermansyah
> 
> MDaemon-L Moderators, menggunakan MDaemon 7.1.0R beta H under W2K3
> 
> -- 
> --[MDaemon-L]------------------------------------------------
> Milis ini untuk Diskusi antar pengguna MDaemon Mail Server.
> Mohon tidak posting dalam format HTML!
> 
> Arsip          : <http://mdaemon-l.dutaint.com>
> Moderator      : <mailto:[EMAIL PROTECTED]>
> Henti Langgan  : <mailto:[EMAIL PROTECTED]>
> Berlangganan   : <mailto:[EMAIL PROTECTED]>
> Versi Terakhir : MD 7.0.1, LD 2.1.0, WA 2.0.7, MDAV 2.2.3, MDGW 1.0.5 
> 


-- 
--[MDaemon-L]------------------------------------------------
Milis ini untuk Diskusi antar pengguna MDaemon Mail Server.
Mohon tidak posting dalam format HTML!

Arsip          : <http://mdaemon-l.dutaint.com>
Moderator      : <mailto:[EMAIL PROTECTED]>
Henti Langgan  : <mailto:[EMAIL PROTECTED]>
Berlangganan   : <mailto:[EMAIL PROTECTED]>
Versi Terakhir : MD 7.0.1, LD 2.1.0, WA 2.0.7, MDAV 2.2.3, MDGW 1.0.5 

Kirim email ke