> kedepan tdk usah pakai prosedur export/import begitu utk ganti h/w, > langsung saja copy folder \\mdaemon ke server baru, asalkan directory > path dan IP address sama serta OS pakai windows akan langsung jalan dan > semua setting tdk berubah krn MDaemon tidak menggunakan windows > registry. > Cara tsb akan mempercepat MTTR (mean time to repair), just in case > terjadi hardware failure di masa yad.
[Slamet Raharjo] Saya hanya sharing saja, Memang si MDaemon ini jika ada masalah saya sangat salut dengan Kemampuan disasternya yang sederhana tetapi efektif. Bayangkan saja, mail server di tempat saya yang di salah satu factory, Sudah 2 kali rusak HardWarenya, saya hanya memerlukan waktu kurang dari 5 Menit untuk merestore konfigurasi (gedenya Cuma sekitar 2 MB) ke server Cadangan. Jika memang Hard Ware tidak tersedia, maka saya tidak sungkan-sungkan menggunakan virtual mesin Untuk jalannya MDaemon sampai H/W yang diperbaiki selesai. Saya pernah coba, dengan virtual mesin Microsoft ( bisa juga virtual PC), dengan ram yang saya set 1 GB Dan HDD 10 GB, MDaemon sudah bisa running well untuk handle sekitar 100 user. Satu intinya, jangan pake import, tetapi pake restore konfigurasi, semua jalan normal kembali, Kebetulan di tempat saya, saya terapkan metode POP, jadi data di server hampir nol, user gak banyak complaint, Jika server dipindah-pindah. --[MDaemon-L]------------------------------------------------ Milis ini untuk Diskusi antar pengguna MDaemon Mail Server. Netiket: <http://www.netmeister.org/news/learn2quote> Arsip: <http://mdaemon-l.dutaint.com> Henti Langgan: Kirim mail ke MDaemon-L-unsubscribe [at] dutaint.com Berlangganan: kirim mail ke MDaemon-L-subscribe [at] dutaint.com Versi terakhir MD 10.1.0, SP 4.0.2, OC 2.2.2, SG 1.1.4, PP 1.1.0

