> Tidak masalah dg traffic tinggi, itu artinya utilize. > Yg penting adalah koneksi tidak didominasi oleh 1 senderhost sehingga > recipient lain kebagian slot bandwidth.
Dari 1 senderhost saja sepertinya tidak pak, e-mailnya datang dari banyak alamat tetapi memang menuju ke satu alamat di MDaemon. > http://mdaemon.dutaint.co.id/11.0/index.html?security__dynamic_screenin > g.htm > > Max simultaneous connections per IP : 20 > > Melakukan blocking atau filtering macem-2x justru akan memperlambat > mail > masuk, dampaknya pipa koneksi internet penuh terus. > Faster is better. Content fileternya hanya men set supaya size e-mailnya tidak melebihi sekian kilo byte pak, Jika melebihi maka akan di reject. > Hal lain yg jadi pertimbangan adalah MX backup (jika punya/ada), kalau > server Anda sibuk maka incoming mail akan masuk ke MX backup. > Yg terbaik mail dari MX backup masuk ke primary server on demand, > artinya saat itu MDaemon memang sudah siap terima mail (tidak busy). > Untuk itulah penggunaan Mail Release (dequeue) ETRN/ODMR akan membantu > dalam hal seperti ini. > > Akan lebih baik lagi jika bisa switch over antara ETRN dg ODMR/ATRN, > misalkan saat kondisi normal pakai ETRN, saat server sibuk atau line > busy atau menggunakan backup line (yg lambat) switch ke ODMR/ATRN. > OMDR itu hanya menggunakan single session (serialize connection) > sehingga lebih hemat bandwidth, memang lebih lambat daripada ETRN akan > tetapi kemungkinan terjadi time out lebih kecil saat pipa koneksi > penuh. Ok pak, saya belum mudeng konsep ODMR/ETRN, ada referensi untuk saya pelajari pak ? Best Regards, Slamet Raharjo, MVP IT Dept. --[MDaemon-L]------------------------------------------------ Milis ini untuk Diskusi antar pengguna MDaemon Mail Server. Netiket: <http://www.netmeister.org/news/learn2quote> Arsip: <http://mdaemon-l.dutaint.com> Henti Langgan: Kirim mail ke MDaemon-L-unsubscribe [at] dutaint.com Berlangganan: kirim mail ke MDaemon-L-subscribe [at] dutaint.com Versi terakhir MD 11.0.1, SP 4.1.1, OC 2.2.4, SG 2.0.2, PP 1.1

