Ambara Febri Horasi wrote on 02/23/2011 10:25 PM +07:00:
>> Kalau bandwidth setiap line tidak mencukupi maka gunaka line load
>> balance dimana settingnya menjadi
>>
>> domainX.co.id A ip-no-1
>> domainX.co.id A ip-no-2
>
> Saya pernah dianjurkan seseorang untuk melakukan hal ini
> dan saya turuti. Saya kirim surat ke ISP.
> 1. Telkom
> "Ini kami laksanakan, tapi ya kami tidak pernah ya begini. Tidak dijamin."
Perlunya load balance FQDN host yang diomongin load balance MX host,
tentu reponse dan hasilnya beda.
Ibarat perlunya soto saat ngomong minta bakso, setelah minta modifikasi
beberapa kali dapatnya bakso rasa gule :-)
> Saya memang ingin pindah DNS hoster ke tempat yang saya gak perlu
> pusing 7 keliling. Sayangnya semua ISP gak ada yang bicara dalam bahasa
> sederhana. Kalau ada satu saja yang bisa membaca dan mengerti email
> bapak ini, saya akan pindah besok segera.
Kecil kemungkinannya akan ada DNS hoster yang mau.
Permintaan ke DNS hoster agar menyediakan aplikasi watchdog adalah
permintaan yang susah dipenuhi (berlebihan).
Yang bisa memonitor line up/down dengan mudah ada 2 : ISP dan Anda sendiri.
Melakukan ubahan DNS resource record secara otomatis (ditrigger oleh
event) butuh effort yang tidak sedikit, kecuali Anda mau bayar ekstra
tinggi baru mungkin ada yang berminat.
Intinya Anda juga harus mengerti (mau tahu) limitasi dipihak DNS hoster
sehingga bisa menyesuaikan permintaan ke mereka dengan kondisi yang
berlaku tersebut.
Sebenarnya Failover fqdn host ini tidak susah-2x amat, tinggal run
aplikasi simpleFailOver atau semacamnya untuk memonitor line up/down dan
actionnya adalah mengubah DNS record.
SimpleFailOver bisa manage bermacam DNS server: BIND, MS DNS dll dan
tentu saja paling smooth kalau DNS servernya pakai SimpleDNS karena di
develop oleh developer yang sama.
Anda bisa run simpleDNS+SimpleFailOver disalah satu virtual host, lalu
create satu zone domain saja diantara domain-2x yang hosting di MDaemon.
Permintaan ke salah satu DNS hoster terpilih adalah pointing SOA DNS ke
SimpleDNS Anda, misalkan
agel.co.id
primary name server = ns.agel.co.id
responsible mail addr = hostmaster.telkom.net.id
serial = 2011022200
refresh = 3600 (1 hour)
retry = 3600 (1 hour)
expire = 604800 (7 days)
default TTL = 900 (15 mins)
lalu buat zone domain agel.co.id di simpleDNS yang run di IP
202.162.212.199/115.124.67.103
agel.co.id nameserver = ns3.telkom.net.id
agel.co.id nameserver = ns1.telkom.net.id
agel.co.id nameserver = ns3.telkom.net.id
agel.co.id nameserver = ns1.telkom.net.id
agel.co.id SOA = ns.agel.co.id
ns.agel.co.id internet address = 202.162.212.199
ns.agel.co.id internet address = 115.124.67.103
agel.co.id MX preference = 10, mail exchanger = mail.agel.co.id
mail.agel.co.id internet address = 115.124.67.102
mail.agel.co.id internet address = 202.162.212.198
agel.co.id internet address = 115.124.67.102
khusus record agel.co.id punya low TTL, misalkan 5 menit atau kurang
agar cepat terbroadcast ke internet.
run simplefailover untuk monitor line up/down, action nya mengubah
agel.co.id internet address = 115.124.67.102
menjadi
agel.co.id internet address = 202.162.212.198
jika line internet 115.124.67.102 down dan kembalikan ke asal saat line
tersebut up (normal kembali).
Permintaan ke DNS hoster lain, minta dibuatkan
domainX.co.id CNAME agel.co.id
setelah itu semua account profile di user di set pop3 server= smtp
server=imap server= webmail server = domainX.co.id
--
syafril
-------
Syafril Hermansyah
MDaemon-L Moderators, running MDaemon 12.0 Beta GM6
Harap tidak cc: atau kirim ke private mail untuk masalah MDaemon.
--[MDaemon-L]------------------------------------------------
Milis ini untuk Diskusi antar pengguna MDaemon Mail Server.
Netiket: <http://www.netmeister.org/news/learn2quote>
Arsip: <http://mdaemon-l.dutaint.com>
Dokumentasi : <http://mdaemon.dutaint.co.id>
Henti Langgan: Kirim mail ke MDaemon-L-unsubscribe [at] dutaint.com
Berlangganan: kirim mail ke MDaemon-L-subscribe [at] dutaint.com
Versi terakhir MD 12.0.0, SP 4.1.2, OC 2.2.5, SG 2.0.4, PP 2.0.0