> Tidak perlu menggunakan extra domain atau autoforward, akan lebih > sederhana menggunakan address aliases saja. > Lakukan sbb: > > - stop dulu semua mail dan webmail service
Apakah pada saat stop service MDaemon ini untuk email-email yang sudah terlanjur ditujukan ke domain lama akan tetap di hold oleh MDaemon sehingga pada saat service di start kembali email-email tersebut akan masuk ke domain yang baru? atau justru email tersebut akan bouncing dan akan ada notifikasi ke sender bahwa pengiriman email tersebut gagal? > - Ganti primary domain ke domain yang baru. > - Buat domain aliases Kalau begitu berarti untuk PTR ip address di Provider harus dirubah dengan setingan domain yang baru ya pak? Misal : 100.100.100.202.in-addr.arpa name = mail.abc.com menjadi 100.100.100.202.in-addr.arpa name = mail.def.com atau apakah bisa 1 ip address bisa memiliki 2 ptr record? Sehingga jika terjadi problem pada saat migrasi, bisa dilakukan rollback tanpa perlu merequest perubahan PTR record lagi ke provider. Begitu juga dengan fqdn yang digunakan juga harus dirubah dan menggunakan fqdn domain baru ya pak? dalam hal ini misalnya mail.def.com internet address = 202.100.100.100 > Terakhir buatkan content filter untuk notify ke sender yang masih kirim > ke domain lama bahwa domainlama.tld telah diganti menjadi > domainbaru.tld. Berarti dengan kondisi seperti ini email dari sender akan tetap di terima oleh user kami dengan domain baru, dan juga sender akan mendapatkan notifikasi untuk perubahan alamat email yang di tuju. apakah benar seperti itu pak? Reg, Danel --[MDaemon-L]------------------------------------------------ Milis ini untuk Diskusi antar pengguna MDaemon Mail Server. Netiket: <http://www.netmeister.org/news/learn2quote> Arsip: <http://mdaemon-l.dutaint.com> Dokumentasi : <http://mdaemon.dutaint.co.id> Henti Langgan: Kirim mail ke MDaemon-L-unsubscribe [at] dutaint.com Berlangganan: kirim mail ke MDaemon-L-subscribe [at] dutaint.com Versi terakhir MD 12.5.4, SP 4.1.4, OC 2.2.9, SG 2.0.7, PP 2.0.0

