On 07/20/2012 09:48 AM, Arnold - IT wrote: >> Ini maksudnya di set ...drops connection if transmission exceeds >> 81920 KB ? gede amat limitnya :-)
> Maaf pak. Bukan itu maksud nya, tetapi user mengirim file sebesar >> 80 Mb dalam 2 parts message. Lalu maksud dari kalimat " batas maximal ketentuan server kami yaitu sebesar 80Mb" dari mana settingnya? Apakah di "...refuses all messages larger than 81920 KB? > Dimana ketentuan mail server kami memberlakukan size limit sebesar > hanya 4 Mb dalam content filter & 10 Mb dalam global domain. Kalau size limit menggunakan content filter maka mailnya harus di accept dulu ke MDaemon (masuk ke local/remote queue) baru bisa di proses. >> Ya, jika sendernya mendukung ESMTP dan mail sizenya dibawah 10 MB >> maka mail diaccept dulu baru difilter, tetapi jika sender tidak >> mendukung ESMTP batasnya adalah 80 MB (cut off limit). > > Ini jika di server di aktifkan menu ini : ...drops connection if > transmission exceeds 81920 KB yah pak ? Baik nya menu tersebut limit > nya di aktifkan sama seperti limit dlobal domain atau bagaimana pak > ? Jika cut off limit "...drops connection if transmission exceeds xxx KB" tidak diaktifkan maka mail dengan size berapapun akan di accept kalau client/sendernya tidak support ESMTP; batasannya adalah disk space di MDaemon server atau line/NIC saturation (congestion) atau kemampuan O/S dan disk menangani I/O task (disk write) Ide adanya menu cut off limit setelah ada user yang servernya sering kali crashed atau server not responsive (akibat high CPU utilization tinggi) akibat diisengin oleh orang yang kirim mail size besar dan dia tidak menset maximum smtp size (no limit), dengan perkataan lain menghindari "disk-fill attacks" >> Diganti saja email clientnya pakai Mozilla ThunderBird mestinya >> akan Ok. > > Justru ini pak problem nya. User telah terbiasa & familiar > menggunakan outlook sehingga tidak mau mengganti dengan yang lain nya > walau lebih bagus pak. Dan sudah menjadi tipikal standard di > perusahaaan kami. Terkadang orang cuma berpikir untuk dirinya sendiri sehingga melupakan bahwa yang baca email yang dibuat untuk dibaca orang lain :-), jadi yang prioritas utama adalah "tidak bikin susah orang lain", setelah itu baru prioritas "tidak menyusahkan diri sendiri". Padahal di Internet Engineering Task Force sudah disampaikan soal Robustness Principle "Be liberal in what you accept, be conservative in what you send" (RFC-1122). Kalau mengikuti maunya saya sendiri, saya inginnya pakai Sylpheed Claws atau Mutt atau Cone, tetapi karena user yang lain perlu integrasi dengan Office Document Processing (text processor, spreadsheet, chart dll) maka akhirnya saya pakai Mozilla ThunderBird agar kami bisa seragam memakai email client (meningkatkan learning curve, kurva pengalaman), sedikit kurang advance untuk dioprek tetapi cukuplah karena sudah strict mengikuti ketentuan internet mail (RFC Compliance). >> Kalau memang masih pakai outlook dibawah versi 2010 yang bandel >> itu, akan lebih baik upgrade ke MD 12.5.4 keatas yang punya >> fasilitas pengganti cut off limit (force closed) dengan membuat >> vitual trash queue saat ada client yang kirim message dengan size >> melebihi limit tetapi tidak support ESMTP. > > Mdaemon kami menggunakan 12.5.2 pak. Apakah perlu dilakukan proses > upgrade pak syafril ? Terserah Anda sih, tetapi kalau user-2x masih pakai Outlook dibawah 2010 dan tidak mau direpotkan oleh user yang kirim mail dengan size semaunya maka MD 12.5.6 akan lebih nyaman (tidak merepotkan) baik untuk pengelola MDaemon maupun client. Akan lebih baik lagi jika disediakan fasilitas folder sharing di LAN (atau di web/ftp server jika perlu share dengan internet user), lalu user/client bisa kirim URL link file yang akan dikirimkan. Kalau ingin dilakukan secara otomatis bisa diinstallkan utility "Outlook Attachment Remover Add-in" atau "Outlook Attachement Sniffer add in" http://www.kopf.com.br/outlook/ http://www.rsbr.de/Software/OASniffer/index.htm dengan demikian recipient otomatis hanya dikirimi link file (for download), tidak membebani Mail Server (sender maupun recipient). Pilihan lain sewa space di You Send It yang sering dipakai oleh ThunderBird (windows) user, ada juga add in nya untuk outlook. http://www.yousendit.com/applications > Dengan versi yang terbaru bisa melakukan forced closed secara > otomatis dari sisi server pak ? Tidak di force closed, karena cara itu membuat client akan resend message yang di (paksa) closed dan terjadi kondisi "message stuck di outbox folder", melainkan di accept dan dikirimkan notification ke client "552 Message too big (max XX KB)" atau "552 Message too big for domain.com (max XX KB)". Notification itu harus dikirimkan setelah client selesai melakukan DATA transfer, karena saat data transfer kondisi dia/client berada di state "deaf mode" (budeg), notification darimanapun tidak digubris. -- syafril ------- Syafril Hermansyah MDaemon-L Moderators, running MDaemon 13.0 Beta C Harap tidak cc: atau kirim ke private mail untuk masalah MDaemon. --[MDaemon-L]------------------------------------------------ Milis ini untuk Diskusi antar pengguna MDaemon Mail Server. Netiket: <http://www.netmeister.org/news/learn2quote> Arsip: <http://mdaemon-l.dutaint.com> Dokumentasi : <http://mdaemon.dutaint.co.id> Henti Langgan: Kirim mail ke MDaemon-L-unsubscribe [at] dutaint.com Berlangganan: kirim mail ke MDaemon-L-subscribe [at] dutaint.com Versi terakhir MD 12.5.6, SP 4.1.4, OC 2.2.9, SG 2.0.7, PP 2.0.0

