Arnold - IT wrote on 14/02/13 10:53 +07:00: > Jika kami set default menjadi OC, maka email akan di kirim dengan > menggunakan contact sebagai identitas pengirim nya pak. > Karena OC di client, kami setting hanya menggunakan account contact@domain > (seperti dummy account) sebagai share contact list nya di outlook. > Jadi nanti ketika mengirim email maka user akan menerima email bertuliskan > from contact saja.
Mestinya OC profile menggunakan real account user masing-2x, lalu di set public contact sebagai default contact. > Sehingga seperti nya kami akan menggunakan cara via command mail atau > worldcilent pilihan nya pak. Okk, terserahlah kalau begitu :-) >> Kalau sudah menggunakan MD 13.0.3 dan OC 2.3.x keatas mestinya IMAP di >> outlook menjadi support IMAP compression, akan lebih cepat >> dibanding default IMAPnya outlook dan layak dipakai untuk WAN (High >> Latency >> Connection) seperti di gadget. > > Saat ini mdaemon belum kami upgrade, masih menggunakan v.12.5.7 dengan OC > v2.2.7 pak Diupgrade saja MDaemon dan OC di MDaemon servernya dulu, tidak lama kok paling berkisar 5-10 menit karena tidak perlu reboot server (asalkan SecurityPlus Icon Tray di closed dulu, kalau diaktifkan). Setelah itu baru satu persatu upgrade OC di client, bisa diajari caranya y.i. langsung run OC 2.3.1 installer saat Outlook sudah closed/exit. Filenya OC dan MD bisa didownload dari sini http://www.altn.com/Downloads/ExistingCustomers/ atau dari ftp://ftp.dutaint.com/altn-mdaemon/ ftp://ftp.dutaint.com/altn-outlookconnector/ > Apakah bisa command mail ini men-disable kembali auto-responder yang sebelum > nya sudah di aktifkan pak ? Coba antara command "BEGIN AUTORESPONDER" dengan "END" tanpa ada spasi kosong diantaranya. BEGIN AUTORESPONDER END >> MDaemon itu dirancang agar semua user bisa melakukan setting akunnya >> sendiri, sesedikit mungkin campur tangan dari postmaster. >> Hanya saja postmaster bisa memberikan batas sejauh mana keleluasaan itu > diberikan agar tidak lepas kendali. > > Pernah kami terapkan bebas sebelum nya tetapi user banyak banget yang > seakan2 tidak mau mengerti atau komplain pak terlebih lagi jika urusan nya > dengan posisi yang tinggi. Di ajarilah user-2x nya, dimulai dari bawahan dulu lalu meningkat ke yang lebih atas. Atau kalau ada atasan yang rada-2x ngerti soal IT, bisa dimulai dari bagian/departemen/divisi itu. Kalau sudah banyak yang mengerti cara settingnya, maka akan terbentuk "lesson learn experience" dengan sendirinya, sehingga mereka bisa saling bantu sesamanya. Awalnya mungkin melelahkan (untuk memberikan edukasi itu), tetapi nanti kalau sudah selesai maka Anda bisa tidur nyenyak sementara system berjalan sendiri :-) > Dan sering pula alasan nya kan da dept IT tuk tangani nya, jadi seharus nya > semua sudah dibuatkan se-simple mungkin pak. Yang jadi tugas IT itu membuat prosedur yang standard, dalam hal ini pengaktifan Intranet/extranet agar prosedurnya sama untuk setting email client dimanapun mereka berada, menggunakan devices apapun. Coba dibaca artikel berikut http://www.mail-archive.com/[email protected]//msg00098.html baca keseluruhan utas (thread) agar mendapatkan idenya. Implementasinya bisa pakai aplikasi apa saja yang tersedia ditempat Anda. > Jika lupa password nya bagaimana yah pak ? ada cara untuk reset nya ? Edit password dari akun yang di set sebagai global administrator. http://mdaemon.dutaint.co.id/13.0/index.html?ae_options.htm > ketika > di reset apakah ada pengaruh kepada system atau konfigurasi yang sudah ada ? Tidak ada. -- syafril ------- Syafril Hermansyah MDaemon-L Moderators, running MDaemon 13.0.4 SP 4.1.5 Harap tidak cc: atau kirim ke private mail untuk masalah MDaemon. -- --[MDaemon-L]------------------------------------------------ Milis ini untuk Diskusi antar pengguna MDaemon Mail Server. Netiket: http://www.netmeister.org/news/learn2quote Arsip: http://mdaemon-l.dutaint.com Dokumentasi : http://mdaemon.dutaint.co.id Henti Langgan: Kirim mail ke MDaemon-L-unsubscribe [at] dutaint.com Berlangganan: kirim mail ke MDaemon-L-subscribe [at] dutaint.com Versi terakhir MD 13.0.4, SP 4.1.5, BES 2.0.1, OC 2.3.1, SG 2.0.8, PP 2.0.0

