On 2014-10-10 21:18, Uka Fahrurosid wrote: > Di perusahaan saya user menggunakan outlook setting IMAP. > > Saat kirim email ke email lain dengan set: > Incoming mail server: mail.company.com > Outgoing mail server (SMTP): mail.company.com > Itu kenapa ya sering masalah dan tidak bisa kirim email, langsung masuk ke > outbox.
IMAP itu hanya mengurusi akses/view mail yang sudah diterima di mailbox, untuk kirim mail pakai protocol SMTP. > Sedangkan, bila IMAP di outlook di set: > Incoming mail server: 10.0.0.7 > Outgoing mail server (SMTP): 10.0.0.7 > Itu semua terasa lebih lancar. Itu artinya ada masalah di DNS (resolver) disisi client. Aktifkan local DNS dan DHCP server di LAN akan mengatasi masalah ini. DHCP untuk mengatur alokasi IP di LAN, serta menset standar acuan DNS dan Gateway IP DNS cuma berisi 1 DNS (A/Host) record saja. 10.10.10.7 A mail.company.com bisa lihat ke arsip berikut untuk lebih rinci http://www.mail-archive.com/mdaemon-l%40dutaint.com/msg31758.html Kalau di LAN tidak ada Windows server (atau Active Directory Server), bisa memanfaatkan Firewall/Router untuk DNS dan DHCP. https://www.mail-archive.com/[email protected]/msg00098.html https://www.mail-archive.com/[email protected]/msg00099.html https://www.mail-archive.com/[email protected]/msg00100.html https://www.mail-archive.com/[email protected]/msg00101.html > Beberapa user menggunakan laptop yang kadang menggunakan email outlook > untuk dapat di akses di luar perusahaan, sehingga di setingan imap pada > incoming dan outgoing (smtp) di input mail.company.com, namun yang jadi > masalah sering tidak bisa kirim email. Semua ISP yang mengelola dynamic IP dan residential connection (broadband, cable modem, ADSL) wajib memblock tcp port 25 (smtp port) keluar dari jaringan LAN nya. Sebagai gantinya mereka wajib membuka (open/allow) tcp port 587 (MSA, Mail Submission Agent, SMTP submission). Mereka mengikuti rekomendasi dari "The Messaging, Malware and Mobile Anti-Abuse Working Group" yang publish tahun 2005, tetapi didunia baru mulai dilaksanakan tahun 2009 (di Indonesia sejak tahun 2011). http://www.maawg.org/sites/maawg/files/news/MAAWG_Port25rec0511.pdf http://customer.comcast.com/help-and-support/internet/email-port-25-no-longer-supported/ Intinya adalah untuk pencegahan menjalarnya worm virus dan spam ke internet. --- Many ISPs and broadband / cable providers now block or restrict SMTP connections on port 25 (the default port for SMTP), the main reason for this is because when a computer gets infected by a virus it can be hijacked by the virus writers to send out thousands, if not millions of spam emails - the ISPs have to prevent this from happening and blocking the port is the only real solution. --- Jadi solusinya mudah saja, ubah smtp port dari 25 ke 587. Semua Email client modern yang mendukung regulasi internet mail akan otomatis menggunakan smtp port 587 di setting wizardnya, tetapi kalau Anda masih pakai email client lawas bisa diubah sendiri mengikuti contoh berikut https://support.exabytes.com/kb/a1886/switching-from-smtp-port-25-to-port-587.aspx -- syafril ------- Syafril Hermansyah Running MDaemon 14.5 Beta GM1, SP 4.5.0 Beta B Inti keberhasilan menuju masa depan adalah kerendahan hati--suatu pengakuan bhw keberhasilan dimasa silam tdk memiliki implikasi apapun bagi keberhasilan dimasa depan -- Michael Hammer -- --[MDaemon-L]------------------------------------------------ Milis ini untuk Diskusi antar pengguna MDaemon Mail Server. Netiket: http://www.netmeister.org/news/learn2quote Arsip: http://mdaemon-l.dutaint.com Dokumentasi : http://mdaemon.dutaint.co.id Henti Langgan: Kirim mail ke MDaemon-L-unsubscribe [at] dutaint.com Berlangganan: kirim mail ke MDaemon-L-subscribe [at] dutaint.com Versi terakhir MD 14.0.3, SP 4.1.5, BES 2.0.2, OC 2.3.3, SG 3.0.1

