> > Dari pilhan diatas mana yang lebih baik untuk kami sebagai admin
> mail, soalnya kalau mengandalkan users pasti nanti ada masalah.
> > Sekarang kami pakai spam trap dan notifikasi tiap malan ke admin
> mail.
> 
> Justru cara kuno yang Anda pakai itu yang bikin masalah bagi user.
> Response Anda untuk approve spam trap public folder lebih lambat
> dibanding menyampaikan informasi "periksa ke spam folder di webmail"
> atau "masukkan rekan korespondensi Anda di whitelist contact" agar
> tidak
> terulang.
> 
> Kriteria mail itu dianggap spam atau bukan bedanya terkadang sangat
> tipis, setiap bagian/orang punya preferensi masing-2x.
> Bisa/sering terjadi mail yang sama ditujukan ke banyak recipient
> sebagian bilang itu spam sementara sebagian lainnya tidak masalah (non
> spam); dan hal itu susah ditebak oleh superman sekalipun.
> 
Dear Pak Syafril,

User kami kebanyakan pakai POP3 sehingga mereka pasti tidak mau kalau harus ke 
webmail check apakah ada spam mail (maaf pak yang kita hadapi banyak users 
apalagi klo pimpinan)
Untuk saran bapak untuk "masukan rekan korespondensi Anda di whitelist contact" 
apakah ini harus dilaksanakan oleh tiap users atau dari sisi admin.
Dan sekedar informasi dari spam trap yang kami terapkan maka kami manual 
melakukan pengencekan dan move atau copy email apabila dari customer ke mail 
users dan kami add email address itu ke white list.
Apakah cara itu email otomatis ke user kami dan address yang di whitelist 
apakah nantinya otomatis tidak dianggap spam oleh mail server kami?

Regards
Benny


-- 
--[MDaemon-L]------------------------------------------------
Milis ini untuk Diskusi antar pengguna MDaemon Mail Server.

Netiket: https://wiki.openstack.org/wiki/MailingListEtiquette
Arsip: http://mdaemon-l.dutaint.com
Dokumentasi : http://mdaemon.dutaint.co.id
Henti Langgan: Kirim mail ke MDaemon-L-unsubscribe [at] dutaint.com
Berlangganan: kirim mail ke MDaemon-L-subscribe [at] dutaint.com
Versi terakhir MD 15.0.3, SP 4.5.1, BES 2.0.2, OC 3.5, SG 3.0.2

Kirim email ke