On 08/07/20 08.47, Sony Aditya wrote:
>> [ ] Filter messages which fail the DMARC test into spam folders
> Betul pak, saya aktifkan.
> 
> Hal ini sangat membantu karena email yang masuk lebih valid dan bebas dari
> phising, karena karakter user kami yang terkadang kurang teliti atau
> sebenarnya tau namun tetap penasaran membuka bila mendapatkan email yang
> mengatasnamakan pihak tertentu yang rawan dijadikan subjek phising dan
> kebetulan lolos screening.


Bagus juga alasannya, hanya rada merepotkan dengan harus menerapkan Spam Trap
Public Folder.


> Apakah ada cara lain yang tetap aman namun lebih efisien selain melakukan
> pengecualian terhadap domain-domain tersebut pak?


Spam phising yang menggunakan DMARC terkini umumnya menggunakan sub domain,
bukan root domain.
Ada bug di DMARC verification engine MDaemon 19.5.5 kebawah, baru diperbaiki di
MDaemon 20.0.
Juga di MD 20.0 antispam content filtering tidak lagi dibatasi sizenya.

Singkatnya, sebaiknya upgrade ke MDaemon 20.0 dan gunakan IMAP spam folder bukan
spam trap public folder agar setiap user bisa memeriksa sendiri dan melakukan
justifikasi apakah benar itu spam atau non-spam.



-- 
syafril
-------
Syafril Hermansyah
MDaemon-L Moderators, running MDaemon 20.0.1-64 bit Beta B
Harap tidak cc: atau kirim ke private mail untuk masalah MDaemon.

Change is the end result of all true learning.
        --- Leo Buscaglia


-- 
--[mdaemon-l]----------------------------------------------------------
Milis ini untuk Diskusi antar pengguna MDaemon Mail Server di Indonesia

Netiket: https://wiki.openstack.org/wiki/MailingListEtiquette
Arsip: http://mdaemon-l.dutaint.com
Dokumentasi : http://mdaemon.dutaint.co.id
Berlangganan: Kirim mail ke [email protected]
Henti Langgan: Kirim mail ke [email protected]
Versi terakhir: MDaemon 20.0.0, SecurityGateway 6.5.2


Kirim email ke