On 22/04/21 13.32, Syafril Hermansyah via Mdaemon-L wrote:
Parsing header yang ada hanya X-Orig-To: sehingga jika sumbernya salah
maka hasil parsing di MDaemon akan mengikuti (salah).

Jadi kembali lagi ke saran awal:
Diterima saja keterbatasan yang ada di layanan Domainpop Spooling
mailbox CBN Rackspace.


Ini penjelasan teknis lengkapnya.

Domainpop atau domain spooling mailbox prinsip kerjanya adalah dengan
menyimpan mail-mail untuk 1 domain di single POP3 account dan saat
diakses (retrive) oleh client akan di parse (diurai) kembali menjadi
unique mail per recipient address.
Dengan domainpop maka dimungkinkan koneksi dynamic IP (Dial UP, ADSL,
Broadband 4G dls) menggunakan Internet Mail Server sendiri, fungsinya
persis seperti koneksi lease-line dengan direct incoming mail to SMTP.

Domainpop ada 2 bagian:

1. DomainPOP server (domainpop provider)
2. DomainPOP client.

Keduanya harus bekerja sama, mensepakati "parsing header" yang akan di
sisipkan (insertion) di message header.
Pengaktifan Domainpop di MDaemon akan menggunakan cara seperti ini

https://www.mail-archive.com/[email protected]/msg21144.html

Sebenarnya ada kurang di artikel itu, y.i perlu pengaktifan Mail Check
Scheduler agar diluar jam kerja maupun hari libur DomainPOP tetap
melakukan check mail ke domainpop spooling mailbox secara periodik.

http://mdaemon.dutaint.co.id/mdaemon/21.0.1/scheduling_mail-schedule.html

Mail Scheduling ini perlu diaktifkan untuk konfigurasi domainpop atau
multipop atau ODMR/ATRN mail release atau ETRN Dequeue.
Mail Scheduling diperlukan untuk melengkapi "un-schedule check mail"
yang dilakukan MDaemon bersamaan dengan pengiriman mail (dari MDaemon)
ke Internet.

Domainpop server pada prinsipnya bisa menggunakan MTA (Mail Transfer
Agent) apapun mulai dari Sendmail (ini adalah MTA terpopuler jaman tahun
1996 - 2000), Qmail (populer tahun 1998 - 2005), Exim (populer untuk
kalangan WebHosting karena ada paket Cpanelnya) dan tentu saja pakai
MDaemon sendiri.
Agar bisa melakukan "insertion parse header" yang disepakati, semua MTA
itu memakai utility "Message Process Content Filtering", yang di MTA
linux dikenal dengan nama ProcMail (qmail pakai ini) atau Milter
(SendMail pakai ini).

Tahun 1996 saat MDaemon mengenalkan Domainpop Spooling mailbox,
domainpop servernya pakai Sendmail, demikian juga kami di Duta Integrasi
pakai Sendmail di ISP rad.net.id (hasil kolaborasi saya dengan Tech
Support Indra Pramana) di tahun 1997.
Parse header yang disepakati adalah "for address" di received header.

Tahun 1998 saya kerjasama dengan CBNnet untuk penerapan domainpop, saat
itu cbn.net.id pakai Qmail (kolaboarasi saya dengan tech support "angel"
dan Ahmad Yahya Saipuddin).
Parse header yang disepakati adalah
"Delivered-To:[email protected]".
Setting ini berjalan baik hanya perlu tambahan address filtering di MDaemon.

http://mdaemon.dutaint.co.id/mdaemon/21.0.1/domainpop_processing.html

Always strip the following text from all parsed addresses: spoolfolder-
from left side address.

Tahun 2000 Exim bisa dipakai sebagai domainpop provider, di kenalkan
oleh PY. Adi Prasaja (technical suppport M-Web Indonesia).
Parse header yang disepakati adalah "Envelope-To:".
Tahun 2002 Adi Prasaja melakukan modifikasi sehingga envelope-to header
bisa berisikan multi address: Envelope-To: [email protected],
[email protected], [email protected] dst.
Ini adalah puncaknya domainpop karena dengan cara itu maka domainpop
menjadi mendukung single mail address to multi recipient on same domain
(SMTP Pipeline).

Di tahun 2003 cbn.net.id menggunakan Exim menggantikan Qmail dengan di
rekrutnya Adi Prasaja sebagai technical support disana.
Saya tidak sempat mencheck bagaimana cara Adi Prasaja melakukannya,
tetapi besar dugaan dia menggunakan Milter di Exim bukan pakai Amavis
yang merupakan bawaan instalasi Exim MTA.

Sebenarnya Postfix pun bisa digunakan sebagai domainpop provider, dalam
hal ini pakai Milter dan prepend_header, tetapi entah mengapa tidak ada
provider yang menggunakannya dan sayapun tidak lagi concern dengan pengembangan Domainpop server di MDaemon karena alasan tidak bisa check validitas user mailbox di domainpop client (merepotkan pengaturan antispam/antirelay nya). Saya lebih memberi perhation terhadap pengembangan ODMR/ATRN (On Demand Mail Relay/Authenticate Turn) yang memang comply dengan standard RFC nya IETF tetaoi hasilnya sama dengan Domainpop y.i bisa memanfaatkan koneksi dynamic IP untuk menjalankan internet mail server di kantor.

Untuk semua MTA itu (kecuali Qmail yang perlu tambahan filter)
memungkinkan MDaemon domainpop digunakan untuk multi domain melalui
pengaktifan Extra Host

http://mdaemon.dutaint.co.id/mdaemon/21.0.1/domainpop_domainpop.html

Sejak CBNnet bekerja sama dengan rackspace, maka domainpop server
dipindah (secara berangsur) ke server rsapps.net, domainpop parse
header yang disepakati adalah "X-Orig-To:"
Hanya saja penerapannya tidak lagi konsisten.

Mestinya setiap mail address (Rcpt-To) message di sisipkan X-Orig-To,
baik untuk To: <address>, Cc: <address> maupun Bcc:<address>, tetapi
ternyata hanya bcc: <address> yang disisipkan X-Orig-To sehingga di
MDaemon parsing header perlu di tambahkan parsing
To:
Cc:
X-Orig-To:

Tetapi karena isian X-Orig-To: header terkadang juga isinya sama dengan To atau Cc header maka perlu diaktifkan "Kill Duplicate base on message-id" agar recipient tidak terima mail duplicate.

http://mdaemon.dutaint.co.id/mdaemon/21.0.1/domainpop_parsing.html

[x] Detect duplicate messages using this header = Message-ID

dengan diaktifkannya menu kill duplicate itu punya efek samping lain, y.i. bcc address hanya bisa terima untuk 1 saja.

Singkatnya, dengan ketidak konsistennya isian parse header itu membuat dilematis :
1. Beberapa recipient tidak terima walaupun terdaftar di To/CC atau BCC
atau
2. Semua recipient terima mail normal (as it should) tetapi terjadi mail duplicate.



--
syafril
--------
Syafril Hermansyah

MDaemon-L Moderator, run MDaemon 21.0.2 64bit Beta B
Mohon tidak kirim private mail (atau cc:) untuk masalah MDaemon.

Tell me and I forget. Teach me and I remember. Involve me and I learn.
        --- Benjamin Franklin



--
--[mdaemon-l]----------------------------------------------------------
Milis ini untuk Diskusi antar pengguna MDaemon Mail Server di Indonesia

Netiket: https://wiki.openstack.org/wiki/MailingListEtiquette
Arsip: http://mdaemon-l.dutaint.com
Dokumentasi : http://mdaemon.dutaint.co.id
Berlangganan: Kirim mail ke [email protected]
Henti Langgan: Kirim mail ke [email protected]
Versi terakhir: MDaemon 21.0.1, SecurityGateway 8.0.1



Kirim email ke