On 7/27/21 3:08 PM, Syafril Hermansyah via Mdaemon-L wrote:
On 7/27/21 1:49 PM, Dimas Bayu Putra wrote:
>Kalau begitu attachmentnya corrupted.
betul pak, akhirnya kita minta kirim ulang ke sendernya,
tapi kalau jadi sering minta resend jadi kurang bagus juga,
Memang.
Dan itu salah satu manfaat diaktifkannya mail arsip, tidak perlu meminta
sender resend tetapi cukup restore dari arsip.
dari user sendiri komplain karena terjadi semenjak ada maintenance
email server terkait upgrade, sebelumnya tidak ada masalah.
Bukankah Anda melakukan upgrade OS disamping upgrade MDaemon dan upgrade
antivirus for file?
Dan sejak itulah mulai timbul masalah ini?
Apakah pernah baca knowledge base article dari Antivirus yang dipakai?
Hampir semua Antivirus didunia mewanti-wanti untuk exclude aplikasi
database, baik aplikasinya maupun folder dimana aplikasi itu (dan
database itu) terinstall.
Intenet mail server seperti MDaemon adalah database application,
sehingga perlu di exclude folder dan aplikasinya.
Tetapi kalau memang penasaran, silakan dicoba sendiri sbb:
1. Non aktifkan Antivirus for MDaemon, cukupkan pakai antivirus for
files yang Anda sukai.
Lakukan monitoring selama beberapa hari/minggu.
2. Non aktifkan antivirus for file, cukupkan pakai MDaemon dan Windows
serta MDAV..
Defender antivirus dan windows defender firewall.
Lakukan monitoring selama beberapa hari/minggu.
Catatan: Windows Defender wajib diaktifkan di W10, W2K16 atau W2K19 agar
windows update berjalan normal.
Pengaktifan Windows Defender sesuai saran yl.
https://www.mail-archive.com/[email protected]/msg43056.html
apakah masalah file corrupted dikarenakan gagal checking dari AV
embedednya mdaemon? kalau AV tersebut saya matikan bagaimana?
Bukan, yang membuat file rusak umumnya adalah Real Time scanning
antivirus dan terjadi jika saat melakukan scan terjadi resources habis.
Realtime scanning itu tidak bensar-benar menscan isi dari file, tetapi
pakai heuristic (menduga berdasar ciri-ciri yang sesuai yang ada di AV
data).
MDaemon antivirus tidak mengenal Real Time scanning (antivirus proxy)
yang akan merusak struktur file jika resources habis(dari Windows, CPU.
RAM).
Semua mail yang masuk akan diproses decode, dipisahkan antara message
dan file lampirannya baru discan oleh antivirus engine, setelah selesai
akan di encode ulang.
Proses itu dilakukan di sandbox folder \\mdaemon\queues\Temp.
Ada 3 macam AV scanning di MDaemon:
1. Inline SMTP scanning
a. Menggunakan online database (Outbreak Protection).
b. Menggunakan offline database (Cyren AV atau ClamAV).
Inline SMTP scanning dibatasi sizenya (yang akan discan) untuk menjaga
agar sender tidak time out karena menunggu proses AV scanning.
Process AV scanning itu bisa lama, makin besar/banyak file yang perlu
discan akan makin lama, apalagi jika server sedang sibuk (dipakai oleh
aplikasi lain).
Padahal setiap proses mail command ada ketentuan waktu tunggu (Time To
Live).
2. Queue Base Scanning, mail akan discan lagi oleh antivirus setelah
message diterima di queue).
Bisa pakai Cyren AV atau Clam AV.
AV scanning ini juga mencakup saat webmail user melakukan
mengunggah/mengunduh file (lampiran) serta view file.
3. MailBox Scanning
Dilakukan 1 minggu sekali untuk scanning ulang semua mail yang ada di
user mailbox.
Karena setelah 1 minggu maka AVData/Signature akan sudah terupdate
banyak, sehingga mungkin saja diwaktu sebelumnya suatu file dinggap
tidak bervirus tetapi sekarang dianggap bervirus.
Mailbox Scanning saat ini hanya berjalan kalau Cyren AV aktif.
Saya pernah buat artikelnya dulu
https://www.mail-archive.com/[email protected]/msg40913.html
https://www.mail-archive.com/[email protected]/msg40928.html
>Di restore saja dari mail archive, kalau recipient nya local maka
>restore (copy) ke local queue sementara kalau recipientnya non-local di
>restore ke remote queue.
kebetulan mail archive kita disable pak, karena jadi growth 2x lipat
untuk spacenya.
Mail archive itu tidak harus disimpan bertahun-tahun, karena ukurannya
memang akan jadi sangat besar.
Cukupkan di arsip selama 40 hari s.d 180 hari saja, sesuai dengan
keperluan user pada umumnya yang hanya akan mengakses mail yang umurnya
berkisar 40 - 60 hari (paling lama 180 hari, 1 semester).
Mail Arsip juga bermanfaat jika user pakai email client dengan POP3 di
komputer/laptop, jika aplikasi email client rusak atau komputer/laptop
disk rusak atau hilang (sengaja atau tidak) maka bisa direstore dari
mail arsip.
Kalau memang mail data keseluruhan ingin di backup maka bisa kompress
dulu mail arsio (atau user mailbox folder) lalu disimpan di server
backup (diluar server MDaemon atau diluar LAN).
Windows menyediakan Backup Utility yang bisa dipakai untuk keperluan ini.
Mestinya cukup 1 kali saja dilakukan full backup (backup image),
selanjutnya bisa pakai incremental backup sehingga backup harian menjadi
ringan/cepat.
Cara lain, run MDaemon di Virtual Machine lalu lakukan clone VM-MDaemon.
Sama/mirip dengan cara backup di physical server diatas, cukup sekali
melakukan clone selanjutnya cukup melakukan snapshot harian (=
incremental backup).
--
syafril
--------
Syafril Hermansyah
MDaemon-L Moderators, running MDaemon 21.0.3-64 bit Beta A
Harap tidak cc: atau kirim ke private mail untuk masalah MDaemon.
Most people spend their entire lives in a fantasy Island called ‘Someday
I’ll.’
--- Denis Waitley
--
--[mdaemon-l]----------------------------------------------------------
Milis ini untuk Diskusi antar pengguna MDaemon Mail Server di Indonesia
Netiket: https://wiki.openstack.org/wiki/MailingListEtiquette
Arsip: http://mdaemon-l.dutaint.com
Dokumentasi : http://mdaemon.dutaint.co.id
Berlangganan: Kirim mail ke [email protected]
Henti Langgan: Kirim mail ke [email protected]
Versi terakhir: MDaemon 21.0.2, SecurityGateway 8.0.1