Dari email2 yang masuk, saya sebenarnya prihatin sekali dengan kondisi seperti ini.mungkin dari kondisi seperti ini kita bisa lihat hasilnya.dari beberapa recrutasi skala nasional misal seperti Telkom, Pertamina dan bank Indonesia, kita bisa melihat berapa orang sich yang diterima dari medan.tahun 2005 telkom hanya menerima 1 orang darimedan  dari 135 karyawan baru yang diterima , dan Bank Indonesia setahu saya tidak ada yang dari Medan yang di terima. untuk pertamina mudah2an tidak seperti 2 perusahaan yang saya sebut sebelumnya.padahal setahu saya orang Medan itu pintar2 , apalagi orang Batak ' Jgn GR', kenapa saya berani bilang seperti ini? kita bisa lihat berapa banyak lulusan SMU di sumut yamh masuk ITB, UI dan universitas2 terkenai lainnya di jawa,
yaa ini memang kenyataan buruk tapi kita semua ga bisa lepas tangan karena ini tanggung jawab kita semua,paling ga kita tidak menambah generasi2 ' Sulit ' seperti itu.
" Allah Akan melapangkan urusan seseorang yang selalu melapangan urussan orang lain"


Zulkarman Syafrin <[EMAIL PROTECTED]> menulis:
Di Milis ini ada lhoo kawan-kawan dari ISP N (bahkan bos nya) dan ada
juga mantan admin nya tapi dia itu jago iptables. Dia juga salah satu
moderator di milis ini (bersaama saya tentunya). Salah satu kendala di
Medan adalah, tingginya tingkat kekerabatan. Naaahh disini pokok
persolannya, Pewawancara (interviewer) punya kepentingan disini,
karena si pewawancara sendiri mendapat perintah dari bos nya. Setelah
menjatuhkan saingan-saingan kerabatnya (baca konco-konconya atau
kroni-kroninya), si interviewer pasti merekomendasi konco nya kepada
bos nya itu. Berbeda dengan Jakarta yang memndang sesuatunya secara
profesional. Kasihan dech bos nya jika memerintahkan orang seperti
ini, menrut saya pewawancara seperti ini adalah pengkhianat. Bayangin
aja bisa-bisa perusahaan tersebt mendapat tenaga kerja tidak qualified
akibat pewawancara ini.

BTW saya juga pake ISP N dan sering marah-marah sama ISP N tersebut
lantaran sering down karena banyak DDOS (padahal ini bisa diatasi).
Mudah-mudahan bkan gara-gara SDM nya di katrol sama pewawancara.

salam dari Medan

Zulkarman Syafrin
(cuma customer ISP N)

--- In medan-linux@yahoogroups.com, "M.S. Lubis" <saktilubis@...> wrote:
>
> On 17/07/06, Zulkarman Syafrin <[EMAIL PROTECTED]..> wrote:
> > Identik dengan kesulitan .. Naah itu dia menurut bahasa Medan nya
> > Anggar Zagooo. Tau nggak klo orang Medan itu biasanya Zagoo Nge mob.
> > Jangan-jangan dia sendiri nggak tau apa yang dia tanya, atau paling
> > tidak si penguji cuma menunjukkan kalau dia itu hebat (walaupun
> > sebenarnya tidak).
>
> Sedikit berbagi...
> saat itu saya interview di ISP N. saya di test (dengan luar kepala)
> bagaimana ngeset iptables untuk transparan, menggunakan waktu, bla2
> dll.
> terang aja saya nggak bisa. saya bilang, pak, ijinkan saya turun
> sebentar untuk ngambil komputer saya..., (maksud nya biar di set
> didepan mereka), eh malah dibilang.., nggak usah.., bilang saja. :D
> dengan sedikit pasrah.., saya bilang..., bawakan satu komputer ke
> saya..., kalau saya nggak bisa set, saya pulang.
> tau si pengetest bilang apa...??
> sejujur nya..., saya juga nggak tau apa itu iptables..., saya cuma mau
> ngetest kamu :D.
>
> salut deh buat Mr. Hutabarat (I'll still remember his name) :D
>
> --
> regards,
> M.S. Lubis.
>



Apakah Anda Yahoo!?
Kunjungi halaman depan Yahoo! Indonesia yang baru!
__._,_.___

==================================================
- Kunjungi [ http://medan.linux.or.id/ ]
   webserver didukung oleh PT. Media Antar Nusa
   http://www.nusa.net.id/

- Untuk keluar dari milis ini silahkan kirim ke:
   [EMAIL PROTECTED]
==================================================





SPONSORED LINKS
Linux software Linux operating system Hosting linux unix web
Free linux operating system Unix operating system Unix vs linux


YAHOO! GROUPS LINKS




__,_._,___

Kirim email ke