Rendah hati
     
       

      Oleh : Ustadz Muhammad bin Ahmad Assegaf



      Ikhwani yang dirahmati oleh ALLAH, hati adalah penghulu seluruh anggota. 
Di dalam hati itulah tersimpan semua asas aqidah, akhlak, niat baik dan niat 
yang tidak baik. Selama hati itu belum dibersihkan (disucikan) dari sifat-sifat 
buruk dan tercela, serta menghiasinya dengan sifat-sifat yang baik dan terpuji, 
maka kita tidak akan merasakan kebahagian di dunia maupun di akhirat. ALLAH SWT 
berfirman dalam surat As-Syams ayat 7-10,

      "Dan demi jiwa dan yang menjadikannya, lalu ditunjukkan kepadanya yang 
salah serta yang baik. Sungguh beruntunglah siapa yang membersihkannya dan 
merugilah siapa yang mengotorinya."

      Banyak akhlak dan sifat-sifat yang tercela yang seharusnya kita hindarkan 
dari hati. Diantara penyakit-penyakit hati yang berbahaya ialah sifat sombong. 
Sifat ini adalah sifat yang dimiliki oleh setan yang terkutuk. Sebagaimana 
firman ALLAH dalam surat Al-Baqarah ayat 34,

      "Ia (iblis) enggan dan menyombongkan diri, dan jadilah ia termasuk 
golongan yang tidak beriman (kafir)."

      ALLAH membenci hamba-hambaNya yang sombong, sebagaimana firmanNya dalam 
surat An-Nahl 23,

      "Sesungguhnya Dia (ALLAH) tidak menyukai orang-orang yang menyombongkan 
diri."

      Dalam surat Luqman 18 ALLAH berfirman,

      "Sesungguhnya ALLAH tidak mencintai orang yang sombong dan membanggakan 
diri."

      Rasulullah SAW bersabda,

      "Tidak masuk surga orang yang di hatinya terdapat sebesar atum dari sifat 
sombong."

      Al-Imam Abdullah bin Alwi Al-Haddad mengatakan bahwa sifat sombong itu 
senantiasa terpendam di dalam hati, tetapi ia memiliki tanda-tanda yang dapat 
dikenali oleh orang, di antara tanda-tandanya yaitu:

      1. Merasa bangga melihat dirinya maju lebih dari orang lain.
      2. Suka menonjolkan diri terhadap orang lain.
      3. Bila menghadiri majlis, dirinya minta dikedepankan.
      4. Jika berjalan ia bersikap angkuh.
      5. Membantah bila ditegur orang lain, meskipun ia salah.
      6. Tidak mengindahkan nasihat.
      7. Suka menindas orang yang miskin dan lemah.
      8. Selalu menganggap dirinya benar dan tidak pernah salah.
      9. Suka memuji-muji diri sendiri.

      Ikhwani, seandainya kita menjadi orang yang paling bertakwa kepada ALLAH, 
serta memiliki ilmu yang luas dan kita merasa mempunyai amat banyak amal 
ibadah, kemudian kita menyombongkan terhadap orang lain dan membanggakan diri 
atas kelebihan-kelebihan yang kita miliki, niscaya ALLAH akan menghapus 
ketakwaan kita dan membatalkan ibadah yang telah kita lakukan. Apalagi kalau 
yang sombong itu orang yang jahil (bodoh). Terlebih lagi orang menyombongkan 
diri dengan ketakwaan dan kesalehan datuk-datuknya, sedangkan ia sendiri tidak 
beramal. Maka, itu adalah kebodohan yang besar.

      Kawan, seluruh kebaikan berada dalam sifat rendah diri, khusyu', dan 
tunduk kepada ALLAH SWT. Rasulullah SAW bersabda,

      Barang siapa yang merendahkan diri, niscaya ALLAH akan mengangkatnya dan 
barang siapa yang menyombongkan diri, niscaya ALLAH akan merendahkannya."

      Suka berdiam diri dan bersembunyi, serta tidak suka kemasyhuran dan 
ketenaran, adalah sifat orang-orang mukmin yang sholeh.


     


sumber : http://www.almuhajir.net


[Non-text portions of this message have been removed]



------------------------ Yahoo! Groups Sponsor --------------------~--> 
Get fast access to your favorite Yahoo! Groups. Make Yahoo! your home page
http://us.click.yahoo.com/dpRU5A/wUILAA/yQLSAA/TXWolB/TM
--------------------------------------------------------------------~-> 

Ajaklah teman dan saudara anda bergabung ke milis Media Dakwah.
Kirim email ke: [EMAIL PROTECTED] 
Yahoo! Groups Links

<*> To visit your group on the web, go to:
    http://groups.yahoo.com/group/media-dakwah/

<*> To unsubscribe from this group, send an email to:
    [EMAIL PROTECTED]

<*> Your use of Yahoo! Groups is subject to:
    http://docs.yahoo.com/info/terms/
 


Kirim email ke