Terapkan Pernikahan Gratis
* Dilantik Jadi Wali Kota Depok, Nurmahmudi Dipeluk Badrul Kamal 
Jum'at, 27-Januari-2006, 03:40:04

Depok, Padek-Badrul Kamal membuktikan pernyataannya untuk legawa dan
ikhlas atas kemenangan Nurmahmudi Ismail-Yuyun Wirasaputra dalam
sengketa pilkada Depok. Ketika Nurmahmudi dan Yuyun dilantik sebagai
wali kota dan wakil wali kota di gedung DPRD Depok kemarin pagi, Badrul
hadir bersama istrinya, Ny Yuleisda.  

Kemunculan mantan wali kota Depok itu sempat mencuri perhatian sekitar
700 undangan. Badrul yang mengenakan setelan jas, dasi, dan peci warna
hitam langsung dikerubuti wartawan. Tidak lama kemudian, Badrul dan
istrinya duduk di ruang VIP A (dalam ruang paripurna) yang berdampingan
dengan mantan pasangannya, Syihabuddin Ahmad. 

Pelantikan Nurmahmudi-Yuyun dilakukan oleh Gubernur Jabar Danny
Setiawan. Acara itu dihadiri, antara lain, Menpora Adhyaksa Dault,
Presiden PKS (Partai Keadilan Sejahtera) Tiffatul Sembiring, Ketua Dewan
Syuro PKS Hilmi Aminudin, Ketua PKS Jabar Yudi Widiana, Ketua PKS Depok
Prihandoko, artis Neno Warisman, serta mantan kandidat pilkada, seperti
Abdul Wahab (Partai Demokrat) dan M. Sutadi Dipowongso (PDI Perjuangan). 

Pengamanan aparat di gedung DPRD berlangsung sangat ketat. Ratusan
polisi dan petugas berpakaian preman berjaga-jaga di berbagai sudut.
Mereka memeriksa setiap pengunjung dan undangan dengan metal detector
sejak dari mulut gedung. Beberapa kendaraan water cannon siaga di tiga
titik. Pelantikan berlangsung lancar dan aman. 

Usai acara pelantikan, Badrul bersama undangan lainnya dipersilakan
mengucapkan selamat. Nurmahmudi dan Badrul pun berpelukan dan bersalaman
disertai senyum. 

Kepada wartawan, Badrul menyatakan proses pilkada Depok cukup panjang
dan penuh pengorbanan. Karena itu, dia meminta tidak disia-siakan.
''Saya berharap pelantikan Pak Nur dan Yuyun membawa kesejahteraan
masyarakat kota Depok ke depan,'' ujarnya. 

Menurut Badrul, pekerjaan rumah (PR) wali kota baru, antara lain,
menuntaskan pembangunan jalan tol Pangeran Antasari-Mampang Depok.
Proses tendernya sudah selesai dan tinggal pelaksanaan pembangunan.
''Saya siap dimintai pendapat oleh Pak Nur soal pembangunan kota Depok.
Saya minta lupakan masa lalu dan tatap masa depan,'' katanya. 

Dia menambahkan, Depok bisa menjadi percontohan bagi daerah lain yang
melaksanakan pilkada dengan situasi yang kondusif. ''Proses demokrasi
harus dikawal hukum. Begitu pula dengan putusan MK. Siapa pun harus
berbesar hati dan legawa dalam menerima putusan hukum,'' tandasnya. 

Sementara itu, seusai dilantik, Nurmahmudi menegaskan bahwa sejak masa
prakampanye dirinya tidak bermusuhan dengan Badrul. "Di antara kita, tak
ada masalah,'' ucapnya. Dia berjanji akan melakukan konsolidasi dengan
jajaran birokrat. 

Termasuk merangkul kembali beberapa lurah yang menolak putusan Mahkamah
Agung (MA) soal menyetujui peninjauan kembali (PK) KPUD Depok. ''Saya
tetap akan bicara dengan mereka,'' janjinya. 

Salah satu programnya adalah berupaya agar administrasi pernikahan di
Depok tidak dipungut bayaran alias gratis. ''Nanti, pemkot membayar buku
cetak yang dibuat Depag sebesar Rp 23.000 dan ongkos kirim Rp 2.500.
Anggarannya akan kami ajukan dalam APBD. Itu setelah disetujui DPRD
ya,'' terangnya. Terkait predikat Depok sebagai salah satu kota terkotor
di Indonesia, dia mengaku sudah berbicara dengan Sekretaris Daerah Kota
Depok Winwin Winantika. Masalah itu akan ditangani segera. (aro/jpnn)



Yathie 
(hidup ini hanya sekali, maka janganlah disia-siakan. Mari kita kembali kepada 
niat yang baik InsyaAlloh akan mendapatkan yang baik pula.....Amien)

                
---------------------------------
Relax. Yahoo! Mail virus scanning helps detect nasty viruses!

[Non-text portions of this message have been removed]



------------------------ Yahoo! Groups Sponsor --------------------~--> 
Join modern day disciples reach the disfigured and poor with hope and healing
http://us.click.yahoo.com/lMct6A/Vp3LAA/i1hLAA/TXWolB/TM
--------------------------------------------------------------------~-> 

Ajaklah teman dan saudara anda bergabung ke milis Media Dakwah.
Kirim email ke: [EMAIL PROTECTED] 
Yahoo! Groups Links

<*> To visit your group on the web, go to:
    http://groups.yahoo.com/group/media-dakwah/

<*> To unsubscribe from this group, send an email to:
    [EMAIL PROTECTED]

<*> Your use of Yahoo! Groups is subject to:
    http://docs.yahoo.com/info/terms/
 



Kirim email ke