Dari Milist Sebelah ..............
-----Original Message-----
From: [email protected]
[mailto:[EMAIL PROTECTED] Behalf Of JN Wahyudi
Sent: Monday, May 29, 2006 3:55 PM
To: [email protected]
Subject: [Klub Pengembangan Kepribadian] Indonesia kembali berduka (sebuah
permenungan)
Belum pulih dari duka mendalam dan trauma akibat bencana gempa bumi dan
tsunami yang melanda Aceh akhir tahun 2004 yang lalu yang menelan ratusan
ribu korban jiwa; kini bangsa Indonesia kembali meratap dalam duka akibat
gempa bumi yang melanda Yogya dan sekitarnya yang menelan ribuan korban
jiwa.
Indonesia kembali berduka...
Dari dua peristiwa yang menyayat hati dalam rentang waktu sekitar satu
setengah tahun dengan korban jiwa maupun harta benda yang sangat besar,
memunculkan permenungan tersendiri dengan pertanyaan:
Mengapa dua daerah yang menyandang DAERAH ISTIMEWA dinegeri ini : Daerah
Istimewa Aceh dan Daerah Istimewa Yogyakarata yang tertimpa bencana?
Apakah ini hanya kebetulan, ataukah ada maksud yang tersirat yang hendak
disampaikan oleh SANG PEMBERI KEHIDUPAN kepada bangsa ini?
Marilah kita lihat satu persatu keistimewaan kedua daerah tersebut:
1. Daerah Istimewa Aceh
Sebuah propinsi diujung barat laut pulau Sumatera memiliki keistimewaan
sebagai daerah yang disebut Serambi Mekkah, bahkan saat ini propinsi
tersebut adalah propinsi pelopor penerapan Hukum Syariah Islam.
Indonesia adalah negara Islam terbesar di dunia.
2. Daerah Istimewa Yogyakarta
Sebuah propinsi di bagian tengah dan di pesisir selatan pulau Jawa memiliki
keistimewaan sebagai sentra kebudayaan Jawa, dan satu-satunya propinsi yang
dipimpin oleh raja dengan pengaruh yang cukup kuat.
Suku Jawa merupakan suku terbesar di negeri ini yang memiliki pengaruh kuat
terhadap suku-suku lain. Sebagian besar pemimpin negeri ini berasal dari
suku Jawa.
Dua daerah istimewa di negeri ini diluluh lantak kan oleh kedahsyatan alam:
- Aceh merupakan simbol keagamaan
- Yogya merupakan simbol kebudayaan
Adakah ini peringatan dari YANG MAHA KUASA bahwa bangsa Indonesia yang
dikenal bangsa yang beragama dan berbudaya telah menyimpang jauh dari
ciri-ciri bangsa yang berAGAMA dan berBUDAYA?
Benarkah ini merupakan peringatan dari SANG PENGUASA KEHIDUPAN?
Mari kita sejenak melihat kembali dan merenungkan rentetan peristiwa di
negeri ini yang tidak mencirikan bangsa yang beragama dan bangsa yang
berbudaya.
- Pengerusakan, pertikaian dan perbuatan anarki lainnya bahkan pembunuhan
yang mengatasnamakan agama.
- Perbuatan a moral, pesta sex, pesta narkoba, korupsi dan tindakan-tindakan
yang tidak mencermikan ciri budaya ketimuran.
- Sikap-sikap munafik sekelompok orang yang merasa lebih benar dan lebih
suci dari kelompok lain.
- Dan lain sebagainya
Kerabat dan sahabatku, semua yang saya sampaikan bukanlah merupakan sebuah
kesimpulan, tetapi sebuah "permenungan" yang bisa kita jadikan acuan untuk
mengkoreksi diri, menyadari dan bertobat serta membawa kembali diri dan
bangsa Indonesia tercinta kepada ciri khususnya: bangsa berAGAMA dan bangsa
berBUDAYA, yang dimulai dari diri kita sendiri.
Marilah kita hidup dengan semboyan: "Besok hidup saya harus lebih baik; baik
dimata manusia terlebih baik dimata TUHAN"
Salam dari saya
JN. Wahyudi
[Non-text portions of this message have been removed]
Ajaklah teman dan saudara anda bergabung ke milis Media Dakwah.
Kirim email ke: [EMAIL PROTECTED]
SPONSORED LINKS
| Rek | Beyond belief | Islam online |
| Nation of islam | Media |
YAHOO! GROUPS LINKS
- Visit your group "media-dakwah" on the web.
- To unsubscribe from this group, send an email to:
[EMAIL PROTECTED]
- Your use of Yahoo! Groups is subject to the Yahoo! Terms of Service.
