> DOA
>
> Syarat Terkabulnya Doa
> Supaya doa dikabulkan oleh Allah SWT, maka ada beberapa syarat yang harus diperhatikan sebelum berdoa. Diantara syarat-syarat tersebut itu adalah:
>
> 1.Harus ikhlas dan yakin bahwa hanya Allah yang bisa mengabulkan permohonan, dan meyakini bahwa tidak ada yang bisa memberi manfaat dan mencegah kemudharatan kecuali Allah semata. Allah berfirman, > ">  Atau siapakah yang memperkenankan ( doa ) orang yang dalam kesulitan apabila ia berdoa kepada-Nya, dan yang menghilangkan kesusahan, dan yang menjadikan kamu ( manusia ) sebagai khalifah di bumi, Apakah disamping Allah ada Tuhan-Tuhan ( yang lain yang berbuat seperti itu ? ). Amat sedikitlah kamu mengingat-Nya> "> . ( QS. An Naml (27):62 )
> 2.Ditujukan hanya kepada Allah SWT semata.Allah SWT berfirman, > ">  Dan sesungguhnya masjid-masjid itu adalah kepunyaan Allah, maka janganlah kamu menyembah/berdoa kepada seorangpun didalamnya disamping Allah > "> . ( QS.Al Jin (72):18 ). Dan sebagaimana pesan Rasulullah saw kepada Ibnu Abbas dalam hadits panjangnya, > ">  Jika kamu meminta, mintalah kepada Allah dan jika engakau minta tolong, minta tolonglah kepada Allah> "> .83.Bertawassul kepada Allah SWT dengan salah satu tawassul yang dibenarkan, yaitu:
> *> Bertawassul dengan Asmaa al-Husna ( nama-nama Allah yang mulia ) dan sifat-sifat-Nya. Sebagaimana diperintahkan oleh Allah dalam firman-Nya, > ">  Hanya milik Allah Asma al - Husna, maka bermohonlah kepada-Nya dengan menyebut Asma al-husna itu dan tinggalkanlah orang-orang yang menyimpang dari kebenaran dalam ( menyebut ) namaNya, nanti mereka akan mendapat balasan terhadap apa yang telah mereka kerjakan> "> . ( QS. Al A'raf (7):180 ). Contoh bertawassul dengan Asmaa al-Husna:Ya Al Hayyu ( Yang Maha Hidup ), Ya Al-Qayyum ( Yang terus-menerus mengurus makhluk-Nya ), dengan rahmat-Mu aku mohon pertolongan, perbaikilah semua urusanku, janganlah Engkau memasrahkanku kepada diriku sendiri sekejap matapun.9
> *> Bertawassul dengan amal shalih. Sebagaimana firman Allah, > ">  orang-orang yang berdoa: > ">  Ya Tuhan kami, sesungguhnya kami telah beriman, maka ampunilah segala dosa kami dan peliharalah kami dari siksa neraka > "> . ( QS. Ali Imran (3):16 ). Seperti apa yang dilakukan oleh > ">  Penghuni Gua > ">  yang diceritakan oleh Rasulullah saw dari Abu Abdirrahman Abdullah bin Umar bin Khattab berkata: > ">  ( Di masa ) sebelum kalian ada tiga orang sedang berjalan-jalan, kemudian mereka menemukan sebuah gua yang dapat digunakan untuk berteduh dan mereka pun masuk, tiba-tiba ada batu yang besar dari atas bukit menggelinding dan menutupi pintu gua. Sehingga mereka tidak bisa keluar, salah seorang diantara mereka berkata: > ">  Sungguh tidak ada yang bisa menyelamatkan kalian dari bahaya ini kecuali kalian berdoa kepada Allah dengan menyebut amal shalih yang pernah diperbuat> "> . Akhirnya setiap orang menyebut amal shalihnya. Yang pertama ( menyebutkan ) perbuatan baiknya kepada orang tuanya. Yang kedua ( menyebutkan keadaannya yang ) meninggalkan maksiat ( zina ) karena takut kepada Allah, padahal sudah berada diantara kedua kaki perempuan. Yang ketiga ( menyebutkan ) amanahnya, yaitu dia menyerahkan gaji pembantunya yang sudah lama pergi meninggalkannya > "> .10
> *> Tawassul dengan doa orang shalih yang hadir dan masih hidup. Sebagaimana yang diriwayatkan oleh Anas yang artinya, > ">  Bahwa seorang Arab Badui mendatangi Nabi dan beliau sedang khotbah jum'at. Ia mengadukan kekeringan yang terjadi, dan minta untuk didoakan supaya turun hujan. Rasulullahpun mendoakannya. Beliau belum turun dari mimbar sementara air hujan mengalir di jenggotnya > "> .11 Begitu juga yang dilakukan oleh para sahabat, mereka bertawassul dengan doanya al-Abbas. Juga tawassulnya Muawiyah dengan doa al-Aswad bin Yazid al-Jurasy.
> 4.Berdoa dalam kebaikan bukan untuk dosa dan memutuskan silaturrahim. Rasulullah saw bersabda, > ">  Doa seorang hamba akan dikabulkan selama tidak berdoa untuk dosa dan memutuskan kerabat > "> .12
> 5.Husnuzhan ( berbaik sangka ) kepada Allah bahwa Dia akan mengabulkan doa kita, kalaupun  tak dikabulkan itu karena hikmah yang Allah lebih mengetahuinya.Dari Abu Hurairah, Rasulullah saw bersabda, > ">  Berdoalah kepada Allah sambil kamu meyakini bahwa Allah akan mengabulkannya > "> .13
> 6.Menghadirkan hati dalam berdoa serta berusaha memahami makna dari doanya.Karena Rasulullah saw bersabda, > ">  Ketahuilah sesungguhnya Allah tidak akan menerima doa dari hati yang lalai > "> .14
> 7.Memperbaiki makanan dengan berusaha memakan yang halal. Diriwayatkan oleh Abu Hurairah, Rasulullah saw bersabda, > ">  Ketahuilah sesungguhnya Allah itu Maha Baik, tidak menerima sesuatu kecuali yang baik. Dan Allah memerintahkan kepada orang-orang mukmin sebagaimana Dia memerintahkan kepada para Rasul > "> . Allah SWT berfirman, > ">  Hai para Rasul makanlah segala sesuatu yang baik, dan lakukanlah pekerjaan yang baik > "> . Allah SWT juga berfirman, > ">  Hai orang - orang yang beriman, makanlah apa-apa yang baik dari yang telah Kami rizkikan kepadamu > "> . Kemudian Rasulullah menceritakan seseorang yang menempuh perjalanan jauh,rambutnya kusut masai dan penuh debu, dia menengadahkan tangannya ke langit sambil berdoa: > ">  Wahai Tuhan, wahai Tuhan > "> , sedangkan makanannya haram,minumannya haram, pakaiannya dari yang haram dan perutnya dikenyangkan dengan makanan haram, aka bagaimana mungkin permohonannya dikabulkan.15
> 8.Sebaiknya berdoa dengan doa-doa yang ada dalam Al Qur'an.
> 9.Menghindari i'tida' ( melampaui batas ) dalam berdoa. Allah Swt berfirman, > ">  Berdoalah kepada Tuhanmu dengan merendah diri dan suara yang lembut. Sesungguhnya Allah tidak menyukai orang-orang yang melampaui batas ( baik pada cara meminta dan apa yang diminta )> "> . ( QS. Al A'raf(7):55 )
> 10.Mengawali doa dengan pujian dan sanjungan kepada Allah SWT, kemudian bershalawat kepada Nabi saw, dan ditutup dengan shalawat itu pula.
> 11.Berdoa dalam keadaan lapang maupun sempit ( sulit ).
> 12.Berdoa secara perlahan dan tidak tergesa-gesa.
> 13.Tidak berdoa untuk kebinasaan keluarga,harta,anak-anak, dan diri sendiri.
> 14.Merendahkan suara ketika berdoa antara tidak bersuara dan bersuara keras.
> 15.Mengakui dosa-dosa ( yang telah dilakukan ) kemudian memohon ampun kepada Allah SWT, mengakui nikmat yang telah diberikan-Nya dan bersyukur kepada-Nya.
> 16.Tidak memaksakan diri menggunakan ungkapan-ungkapan sajak ( puitis ).
> 17.Meninggalkan kezhaliman disertai taubat.
> 18.Mengulangi doa sebanyak tiga kali.
> 19.Menghadap kiblat.
> 20.Mengangkat kedua tangan ketika berdoa.
> 21.Berwudhu sebelum berdoa jika memungkinkan.
> 22.Jika akan mendoakan orang lain, mulailah dengan mendoakan diri sendiri.Dalam hadits shahih disebutkan bahwa Rasulullah saw berdoa untuk dirinya dan berdoa untuk orang lain. Akan tetapi, dalam hadits lain disebutkan bahwa beliau tidak mendoakan dirinya terlebih dahulu ketika mendoakan Anas,Ibnu Abbas, Ummu Ismail, dan yang lainnya. Lihat rincian pembahasan ini dalam kitab Shahih Muslim XV/144 yang disyarah oleh Imam Nawawi. Lihat juga kitab Tuhfah Al Ahwadzi Syarah Sunan Tirmidzi 9/328. Hadits ini juga diriwayatkan oleh Al Bukhari yang disyarah dalam kitab Fathul Bari I/218.
> 23.Menegakkan amar makruf nahi mungkar,yaitu menganjurkan kebaikan dan melarang kemungkaran serta menjauhi segala bentuk kemaksiatan.
>

> Insya Allah bersambung....
>
> Shafa Kazhimah
>
> Diketik ulang dari: Suplemen Majalah Nikah Vol.5, No.2, Mei 2006, hal.7-15
>
>
>
>
>
>




Ajaklah teman dan saudara anda bergabung ke milis Media Dakwah.
Kirim email ke: [EMAIL PROTECTED]




SPONSORED LINKS
Rek Beyond belief Islam online
Nation of islam Media


YAHOO! GROUPS LINKS




Kirim email ke