>  -----Original Message-----
> From:         Dody Supriyadi  
> Sent: Monday, September 04, 2006 11:02 AM
> Subject:      Ramadhan Hampir Tiba, Apa Persiapan Kita ?
> 
> Ramadhan Hampir Tiba,  Apa Persiapan Kita ?
> Selasa, 11 Juli 06 - oleh : iqbal 
> <http://ramadhan.gamaisitb.org/?pilih=pesan&id=14> 
> Sumber : Buletin An-Nur - Alsofwah 
> 
> [ usahamulia.net ] 
> 
> Sebelum Ramadhan 
> 
> Sebelum memasuki bulan Ramadhan ada beberapa persiapan yang perlu dilakukan 
> diantaranya: 
> 
> * Berdo'a kepada Allah agar kita dapat bertemu dengan bulan Ramadhan. Juga 
> memohon KepadaNya supaya memberikan kekuatan untuk melaksanakan shaum, 
> qiyamul lail dan amal shaleh lainnya didalam bulan tersebut. 
> 
> * Membersihkan jiwa dan hati, bertaubat dengan sebenar-benarnya dari dosa dan 
> perbuatan maksiat. Jangan sampai mengotori bulan Ramadhan dan puasa dengan 
> berbagai kemaksiatan dan dosa. Tak sepantasnya seorang yang melakukan puasa 
> Ramadhan berbuka dengan makanan dari hasil riba, uang sogok dan 
> penghasilan-penghasilan haram lainnya. Tidak patut seorang yang menjalankan 
> puasa disatu sisi namun disisi lain ia meninggalkan shalat lima waktu yang 
> merupakan rukun Islam kedua. Demikian pula mereka yang pada siang hari 
> menahan lapar dan dahaga namun malam harinya tenggelam bersama dentuman 
> musik, asap rokok dan minuman beralkohol. 
> 
> Untuk mengantisipasi semua itu maka jauh-jauh sebelum memasuki Ramadhan 
> setiap muslim harus segera bertaubat dan berhenti dari segala apa saja yang 
> dapat merusak nilai-nilai kesucian bulan tersebut. 
> 
> * Mempersiapkan diri dengan banyak beramal shalih pada bulan Sya'ban terutama 
> sekali puasa. Ini sangat bermanfaat untuk pembukaan dan pengantar sebelum 
> memasuki arena yang lebih besar (Ramadhan). Bulan Ramadhan merupakan bulan 
> dibukanya seluruh kebaikan dan rahmat, hanya mereka yang memiliki 
> ketangguhan, keuletan dan semangat tinggi yang mampu menuai pahala 
> sebanyak-banyaknya. Berpuasa di bulan Sya'ban ini dicontohkan oleh Rasulullah 
> Shallallaahu 'alaihi wa sallam . 
> 
> * Berusaha untuk tafaqquh (memahami) hukum-hukum berkaitan dengan shaum, 
> mengetahui petunjuk Nabi Shallallaahu 'alaihi wa sallam sebelum memasuki 
> Ramadhan, mem-pelajari syarat-syarat puasa, syarat sahnya, 
> pembatal-pembatalnya. Demikian pula kewajiban-kewajiban, larangan, 
> sunnah-sunnah dan yang dibolehkan dalam puasa. Juga tentang amalan lain yang 
> berkaitan dengan bulan Ramadhan seperti qiyamullail, zakat fithrah dan 
> perilaku Rasulullah Shallallaahu 'alaihi wa sallam berkaitan dengan diri dan 
> keluarganya ketika bulan Ramadhan. 
> 
> * Mempersiapkan acara-acara (kegiatan) dalam mengisi bulan Ramadhan. Diantara 
> kegiatan yang perlu ditekankan adalah qira'atul Qur'an, mempelajari dan 
> menghafalnya, qiyamullail , acara buka puasa bersama, umrah Ramadhan, 
> I'tikaf, shadaqah, dzikir, penyucian jiwa serta amal-amal shalih yang lain 
> secara umum. 
> 
> 
> 
> Beberapa petunjuk berkenaan dengan puasa Ramadhan 
> 
> 1. Seorang yang dalam keadaan junub tetap harus berniat puasa, meskipun ia 
> mandi janabah setelah terbit fajar (Shubuh). 
> 
> 2. Wanita yang suci dari haidh sebelum fajar tiba (bulan Ramadhan), maka 
> wajib berpuasa walaupun ia mandi besar setelah terbit fajar. 
> 
> 3. Seseorang yang sedang berpuasa dibolehkan mencabut gigi, mengobati luka 
> atau menggunakan obat tetes mata/telinga. 
> 
> 4. Diperbolehkan bagi yang sedang berpuasa untuk bersiwak baik diwaktu pagi 
> maupun siang hari, bahkan itu termasuk sunnah nabi. 
> 
> 5. Untuk mengurangi rasa panas dan dahaga diperbolehkan mempergunakan AC atau 
> membasahi kepala dengan air dingin. 
> 
> 6. Bagi penderita sesak nafas meskipun sedang berpuasa diperbolehkan 
> menyemprot mulut denga sesuatu (berupa udara/gas) yang dapat melonggarkan 
> pernafasan. 
> 
> 7. Orang yang sedang berpuasa diperbolehkan membasahi bibir dengan air bila 
> terasa kering dan juga diperbolehkan berkukmur-kumur namun dengan syarat 
> tidak tertelan. > 
> 
> 8. Disunnahkan mengakhirkan sahur hingga menjelang fajar dan segera berbuka 
> setelah matahari terbenam (Maghrib). Diutamakan berbuka dengan kurma rutab 
> (hampir masak), jika tidak ada rutab dengan kurma masak, dan jika tidak ada 
> bisa berbuka denga apa saja yang halal atau cukup dengan minum air apabila 
> tidak menjumpai makanan. 
> 
> 9. Orang yang sedang berpuasa sangat dianjurkan untuk memperba-nyak amalan 
> sunnah, seperti shalat sunnah, membaca Al Qur'an, berdzikir dan bershadaqah. 
> 
> 10. Bagi yang sedang berpuasa tetap diharuskan menjaga dan mengamalkan 
> kewajiban-kewajiban yang lain serta menjauhi perbuatan-perbuatan haram. 
> Hendaklah ia menjaga shalat lima waktu dengan menjalankan tepat pada waktunya 
> dan dengan berjamaah dimasjid bagi kaum pria. 
> 
> 11. Hendaknya selalu menjauhkan diri dari perbuatan-perbuatan tercela yang 
> dapat menghapus pahala puasa seperti: berdusta, berbuat curang, menipu, 
> riba/rentenir, berbicara yang haram dan sebagainya. 
> 
> Aktivitas di bulan Ramadhan 
> 
> 1. Berpuasa 
> 
> Rasulullah Shallallaahu 'alaihi wa sallam telah bersabda, artinya: "Setiap 
> amal baik manusia akan dibalas sepuluh sampai tujuh ratus kali lipat." Allah 
> Ta'ala berfirman: "(Kecuali puasa), amal ibadah ini khusus untuk-Ku dan 
> Akulah yang akan membalasnya. Karena ia telah meninggalkan syahwat makan dan 
> minumnya karena Aku." Bagi orang yang berpuasa ada dua kebahagiaan; 
> kebahagiaan ketika berbuka dan kebahagiaan ketika menemui Rabbnya. Sungguh 
> bau mulut orang yang berpuasa lebih harum di sisi Allah daripada aroma 
> kesturi." (HR Al Bukhari dan Muslim) 
> 
> 2. Qiyamullail 
> 
> Ia merupakan tradisi Rasulullah Shallallaahu 'alaihi wa sallam dan para 
> shahabat. Dalam sebuah riwayat, Nabi pernah bersabda: "Barang siapa shalat 
> malam dibulan Ramadhan karena iman dan mengharap pahala dari Allah, maka 
> diampunilah dosanya yang telah lalu." (HR.Al Bukhari dan Muslim). Aisyah 
> Radhiallaahu 'anha pernah menceritakan bahwa Rasulullah Shallallaahu 'alaihi 
> wa sallam tidak pernah meninggalkan shalat malam, dan jika sakit atau 
> kelelahan beliau shalat dengan duduk. 
> 
> Qiyamullail (tarawih) di bulan Ramadhan ini sebaiknya dilakukan dengan 
> berjamaah agar tercatat sebagai orang yang melakukan qiyamullail (secara 
> sempurna), sebagaimana disebutkan dalam hadits, artinya: "Barang siapa yang 
> mendirikan shalat malam bersama dengan imam sampai selesai maka dicatat 
> baginya shalat satu malam." (HR penulis As-Sunan) 
> 
> 3. Bersedekah 
> 
> Rasulullah Shallallaahu 'alaihi wa sallam adalah orang yang sangat dermawan, 
> terutama sekali pada bulan Ramadhan. Beliau pernah bersabda: "Sebaik-baik 
> sedekah adalah sedekah di bulan Ramadhan." (HR At Tirmidzi). 
> Bentuk sedekah dibulan suci ini ialah dengan memberi makan kepada saudara 
> kita sesama muslim terutama sekali kepada para fakir miskin dan lebih khusus 
> bagi mereka yang taat dalam beragama. Disebutkan bahwa Abdullah Ibnu Umar 
> Radhiallaahuma 'anhu tidak berbuka kecuali bersama anak-anak yatim dan fakir 
> miskin. 
> 
> Cara lain bersedekah di bulan Ramadhan ialah dengan memberi buka puasa kepada 
> orang-orang yang berpua-sa secara umum, mengundang mereka berbuka bersama dan 
> lain sebagainya. 
> 
> 4. Bersungguh-sungguh dalam membaca Al Qur'an 
> 
> Dalam hal ini ada dua poin pokok yaitu: 
> 
> * Memperbanyak bacaan Al-Qur'an 
> Supaya lebih cepat atau lebih banyak dalam menghatamkannya, namun tetap harus 
> memperhatikan kaidah bacaan yang benar. Memperbanyak bacaan Al Qur'an ketika 
> bulan Ramadhan merupa-kan amalan Rasulullah, shahabat dan para Imam kaum 
> muslimin. 
> 
> 
> * Menangis ketika membaca Al- Qur'an 
> Hal ini dapat tercapai dengan cara benar-benar meresapi, merenungkan dan 
> memahami makna dari ayat-ayat yang kita baca sehingga akhirnya tenggelam 
> dalam pengaruh keagungan Al-Qur'an yang menggetarkan hati. Nabi Shallallaahu 
> 'alaihi wa sallam pernah mengomentari para ahli shuffah (kaum Muhajirin yang 
> tinggal di Masjid Nabawi) yang menangis karena mendengarkan Al-Qur'an surat 
> An Najm 59-60, beliau bersabda, artinya: "Tidak akan masuk neraka orang yang 
> menangis karena takut kepada Allah." (HR Al Baihaqi). > 
> 
> 
> 
> 5. Duduk di masjid hingga terbit matahari 
> 
> Rasulullah Shalallahu 'alaihi wa salam bersabda, artinya: "Barangsiapa shalat 
> fajar dengan ber-jama'ah lalu duduk berdzikir (mengingat) Allah sampai terbit 
> matahari, kemudian shalat dua raka'at baginya pahala seperti haji dan umrah 
> yang sempurna, sempurna, sempurna." (HR. At-Tirmidzi dan dinyatakan shahih 
> oleh Al-Albani). Pahala sebesar ini adalah pada hari-hari biasa, maka 
> bagaimana halnya jika itu dilakukan dalam bulan Ramadhan? 
> 
> 6. I'tikaf (Berdiam di Masjid dalam rangka ibadah) 
> 
> I'tikaf merupakan ibadah yang merangkum berbagai macam ketaatan seperti 
> membaca Al Qur'an, shalat, dzikir, doa dan lain sebagainya. Ibadah ini sangat 
> ditekankan pada sepuluh malam terakhir bulan Ramadhan untuk mendapat lailatul 
> qadar. Diriwayatkan bahwa Nabi Shallallaahu 'alaihi wa sallam selalu 
> melakukan i'tikaf pada setiap sepuluh malam terakhir bulan Ramadhan, dan pada 
> tahun kewafatannya beliau beri'tikaf duapuluh hari. (Al Bukhari) 
> 
> 7. Umrah di bulan Ramadhan 
> 
> Tentang umrah dibulan ini Rasulullah Shallallaahu 'alaihi wa sallam pernah 
> bersabda, artinya: "Umrah di bulan Ramadhan menyamai (pahala) haji." dalam 
> riwayat lain, "menyamai (pahala) haji bersamaku." (HR Al Bukhari dan Muslim). 
> 
> 8. Berusaha meraih lailatul Qadar 
> Keutamaan malam ini sungguh amatlah besar, sebagaimana difirman-kan oleh 
> Allah dalam surat Al Qadr, artinya: "Sesungguhnya Kami telah menurunkan Al 
> Qur'an pada malam kemuliaan. Dan tahukah kamu apa malam kemuliaan itu? Malam 
> kemuliaan itu lebih baik daripada seribu bulan." (QS Al Qadr 1-3) 
> Nabi juga berusaha untuk mendapatkan lailatul qadar dan memerintahkan para 
> shahabat dan keluarga-nya agar berusaha meraih malam itu. 
> 
> 9. Memperbanyak dzikir, doa dan istighfar 
> 
> Di antara waktu-waktu yang mustajab untuk dikabulkannya doa adalah: 
> 
> * Ketika berbuka. 
> * Sepertiga malam terakhir, ketika Allah turun ke langit dunia dan berfirman, 
> artinya: "Siapa yang memohon akan Aku beri dan siapa yang minta ampun niscaya 
> akan Aku ampuni." 
> * Beristighfar di waktu sahur. 
> * Hari Jum'at terutama di akhir siang-nya (menjelang Ashar).
> 
> 


[Non-text portions of this message have been removed]





Ajaklah teman dan saudara anda bergabung ke milis Media Dakwah.
Kirim email ke: [EMAIL PROTECTED] 
Yahoo! Groups Links

<*> To visit your group on the web, go to:
    http://groups.yahoo.com/group/media-dakwah/

<*> To unsubscribe from this group, send an email to:
    [EMAIL PROTECTED]

<*> Your use of Yahoo! Groups is subject to:
    http://docs.yahoo.com/info/terms/
 


Kirim email ke